Entahlah wahai calon suamiku...

-->
Entahlah...
Hari ini aku berangan menjadi seorang istri...
Tiba-tiba saja, begitu ingin menjadi yang halal bagimu...

Saat kau pulang kerja, aku ingin sekali menjadi wanita yang menantimu dengan senyuman di depan pintu rumah kita...
Jika kau lelah, aku ingin sekali bisa memijat punggungmu, melepaskan penat dari tubuhmu...
Saat kau merasa jenuh, ingin sekali aku bisa menemanimu hingga senang rasa hatimu, hingga tenang jiwamu...
Saat kau merasa sedih, aku ingin meminjamkan bahuku (hehe pasti sakit, bahu isinya tulang semua) agar kau merasa nyaman...

Aku ingin kau selalu tersenyum...
Begitu inginnya aku selalu memasakkan makanan yang enak untukmu...
Betapa inginnya aku bisa melahirkan anak-anak yang lucu, pintar dan sholeh untukmu...
Betapa inginnya aku bisa tampil cantik untukmu...
Betapa inginnya aku menjadi “qurrota a’yun” untukmu...

Aku tak ingin apa-apa wahai calon suamiku...
Aku tak minta kekayaan, aku tak minta perhiasan...
Aku hanya ingin bisa mendampingimu, sampai akhir hayatku...
Aku tak ingin apa-apa wahai calon suamiku...
Aku tak minta kau berikan kemewahan...
Aku hanya ingin bisa selalu menemanimu sampai di surga nanti...

Jika nanti setelah aku tak ada dan kau beristri lagi
Aku juga tidak apa-apa wahai calon suamiku...
Aku hanya ingin, di akhirat nanti kau berkenan memilihku untuk menemanimu di syurga

Aku tak hanya ingin berbagi suka denganmu
Aku ingin kau pun selalu menyadari, aku akan ada bahkan di saat duka paling buruk yang menimpamu...


Teruntukmu calon suamiku...
Dalam doa setelah berpuasa...

Comments

  1. hah? gue baru ngeh klo ada yg baca ni blog... wadooo.. tata siapa ya???

    ReplyDelete

Post a Comment

Terima kasih sudah membaca, silakan tinggalkan komentar di tulisan ini

Popular Posts