Untold Cinderella Story

-->
Pangeranku...
Aku tau dirimu telah menemukan sepatuku. Aku juga tahu kalau kau juga telah mengetahui bahwa aku adalah sang pemilik sepatu. Tidak apa-apa jika kau tak mau mengembalikannya. Tidak apa-apa jika kau ingin menyimpannya. Menjadikannya benda kenangan dari seseorang di masa lalumu. Tidak apa-apa pula jika kau ingin membuangnya jauh-jauh. Tidak masalah bagiku. Karena bagiku, sebelah sepatu yang ada padaku lebih penting dari yang ada padamu

Pangeranku...
Aku sungguh tak berharap kau mengembalikannya. Sungguh kemarin aku terlupa bahwa setulus hatiku mencintaimu. Dan aku tak berharap engkau harus membalas semuanya sama seperti yang ku rasa

Jika kau meminta pada Tuhan
“Ya Rabb, apakah ia merasakan apa yang aku rasakan.. jikalau tidak, maka jauhkanlah ia dari pikiranku.."

Maka aku akan meminta yang berbeda
“Ya Allah yang Maha Pengasih, Maha Pembolak-balik hati... Jika ia tidak merasakan apa yang aku rasakan. Izinkan aku hanya mencintai-Mu, jangan hadirkan siapapun lagi. Aku mohon dengan sangat ya Allah”

Pangeranku...
Mungkin kau telah menghadirkan Cinderella lain di hatimu, menggantikanku... Tidak mengapa bagiku. Sungguh... tak mengapa bagiku jika cintaku tak berbalas. Aku hanyalah orang yang mencoba mencintaimu sepenuh hati tanpa meminta balasan.

Pangeranku...
Jika suatu saat kau melupakanku, izinkan aku menyapamu... tidak agar kau ingat padaku. Tapi hanya agar aku bisa mendengar lagi suaramu, suaramu yang selalu menghibur hatiku.

Aku resah menunggumu pangeranku. Walau aku tau mungkin kau tak pernah datang
Aku gundah menantimu pangeranku. Walau aku tau mungkin cintamu tak akan hadir bagiku

Aku putus asa menunggumu pangeranku. Tapi aku tak akan pernah pergi dari sisi hatiku yang selalu menantimu

Sepenuh hatiku untukmu, pangeranku...

Comments

Popular posts from this blog

Tutorial Menjahit Pashmina Instan ala Nurina Amira

Tutorial Bunga Tulip dari Kain Perca

Repurpose : Mengubah Kemeja dan Rok Jadi Gamis Kekinian