Monday, May 31, 2010

Hujan Bulan Juni

tak ada yang lebih tabah dari hujan bulan Juni 
dirahasiakannya rintik rindunya kepada pohon berbunga itu

tak ada yang lebih bijak dari hujan bulan Juni 
dihapusnya jejak-jejak kakinya yang ragu-ragu di jalan itu

tak ada yang lebih arif dari hujan bulan Juni 
dibiarkannya yang tak terucapkan diserap akar pohon bunga itu

Sapardi Djoko Damono

No comments:

Post a Comment

Terima kasih sudah membaca, silakan tinggalkan komentar di tulisan ini