Bahagia Itu Mudah

-->
Bagi gue bahagia itu mudah. Cukup tarik ujung bibir ke atas lalu tersenyumlah dengan hati yang tulus. Klo gue, gue akan merasa bahagia seketika. Tapi kenapa gue jarang tersenyum? Entahlah... mungkin karena senyum hanyalah kabahagian sejenak. Rasanya semu. Saat gue lagi sedih, gue coba tersenyum, gue bahagia, tapi hanya sejenak. Setelah itu kembali sedih lagi.

Cara lain untuk bahagia bagi gue adalah memandangi langit. Luas, begitu indah, begitu menyejukkan. Gue bisa duduk berdiam diri sendirian di atas loteng kostan sambil memandangi langit Bogor. Langit yang warnanya cepat sekali berubah. Kadang terik kadang mendung.

Saat langit Bogor mulai gelap, angin mulai bertiup riang-riang, gue juga bahagia. Gue bahagia melihat daun-daun kuning yang berguguran ditiup angin. Gue bahagia merasakan angin membelai mesra ujung kerudung gue.  Bahagia yang mudah.

Dan saat hujan turun adalah saat yang paling membahagiakan bagi gue yang sedang sendiri. Hujan datang membawa rombongan rintik. Membuat hati gue merasa ramai. Mereka menari-nari di kaca kamar gue, mereka meliuk-liuk di atas genteng, mereka berirama seperti mengajak bicara.  Mereka mengajak gue merasakan dinginnya udara hari itu. Membuat gue menggigil dan gue mau tidak mau harus bahagia dengan kondisi itu. 


Gue bahagia klo liat pelangi... Bagi gue, pelangi itu seperti sebuah harapan. Seolah-olah dia mau bilang
"hujan deras berpetir yang menyeramkan dan menakutkan itu cuma sebentar, setelah itu lo dapet bonus lukisan dari Allah. Ni gue, nikmatin aja..." 


Gue juga bahagia klo ada pengamen dengan gitar gedenya yang nyanyi "buat gue". Gue suka klo dia nyanyinya bagus. Gue bahagia.

Gue juga bahagia klo liat anak-anak kecil tertawa. Alangkah indahnya... 

Gue bahagia menghirup bau rumput yang baru dipangkas di pagi hari. Bercampur bau embun. Rasanya nyaman sekali.
Sebenernya bahagia itu mudah. Kadang kita ga perlu beramai-ramai buat bahagia. Sendirian juga bahagia. Sama kayak saat ini, gue bahagia. Di kamar yang hanya ditemani tivi yang nyiarin bola dan lagu C.I.N.T.A nya d'bagindas yang mengalun dari winamp [menurut Lingga gue jadi alay klo dengerin lagu ini, cuiiiihh...semena-mena]. 

Gejegejegeje....


Comments

  1. hmmm.. menarik banyak cara untuk bahagia, cuma yang paling penting adalah cara kita melihat "kebahagiaan" itu sendiri. Nice share

    Salam kenal sobat

    ReplyDelete
  2. buset....kaget gue.. malem2 ada yg komen wkwkwk...
    he'eh.. salam kenal juga bro...

    ReplyDelete
  3. mank bibir punya ujung ya ??? bukannya itu namanya tepi mulut....

    ReplyDelete
  4. yeee ni anak... yg penting kan "kesamaan makna"..
    lagian istilahnya emang ujung bibir wee...

    ReplyDelete

Post a Comment

Terima kasih sudah membaca, silakan tinggalkan komentar di tulisan ini

Popular Posts