Seperti inikah seharusnya CINTA???

Judulnya postingan gue lebay ya??? hehehe.... biasa itu mah :P

eemmmm.... itu kutipan judul novel yang sudah 1 bulan ini gue baca 2 kali ulang [semoga ga pernah melalaikan gue dari baca Al Qur'an. Aamiin].

Judul aslinya : "DIA" seperti inikah seharusnya cinta?
a novel by nonier

Novel ini masuk golongan novel cinta kebanyakan. But eniwey ada yg sedikit spesial. Ada pesan-pesan yang gue tangkap dengan cara berbeda. Yang bikin gue tertarik buat baca novel ini.

Pesan pertama udah pernah gue tulis di blog ini... [gue tulis lagi aje ye...]
"Bagaimana mungkin bisa mencintai seseorang begitu rupa sampai tidak menyisakan tempat bagi yang lain. Menurutnya, itu bodoh, tapi toh dilakukannya. Mau bagaimana lagi, dia tidak berencana begitu, tapi itulah yang terjadi. Mencintai dengan sepenuh hati."

Tulisan ini mengkiaskan perasaan tokoh utama dalam novel ini yang jatuh cinta pada seorang pria yang sudah ia kenal sejak kecil. Sayangnya pria ini tidak mengetahui perasaan tokoh utama. Dan pada akhirnya bertunangan dengan wanita lain. Di kalimat lain dikatakan

"Seperti itulah dia. Diam-diam mencintai lelaki itu dengan sangat dan menyimpan sakit tak berperi saat harus mendatangi pertunangannya dengan perempuan lain. Sedikit pun dia tak berniat menyesali atau berhenti mencintai lelaki itu."

Lalu yang menarik buat gue, penulis seolah-olah membalik kalimat itu dengan pernyataan dan pertanyaan
"Kadang, kita mencintai seseorang begitu rupa sampai tidak menyisakan tempat bagi yang lain. Membuat kita lupa untuk sekedar bertanya, inikah sebenarnya cinta?"

Yup, itukah sebenarnya cinta???

Pesan kedua seolah-olah memberikan pencerahan dari pesan pertama yang begitu kontroversial [bagi gue].
"Bukankah memang begitu cinta seharusnya? Memberikan senyum untuk dia yang kita cinta meski diam-diam menumpuk sedih sangat banyak di dalam hati. Dia yakin, seperti itulah cinta."

Nah pesan ketiga yang bikin gue gusar [gue lebay...gue lebay...]
"Namun, saat semua berbalas, keraguan justru menjelma. Seperti inikah cinta yang selama ini dia tunggu?"

Hufff.... gue ngerti...
Intinya mah cinta itu adalah sesuatu yang membingungkan wkwkwkw....
Bukan ding... cinta itu apa ya...

Emmmm..mungkin cinta itu sesuatu yang butuh kesabaran ekstra, ketekunan berlipat dan membiarkan waktu membawanya ke saat yang tepat agar berakhir bahagia.

Kesabaran ekstra seperti yang ada di pesan kedua. Tersenyum dalam perih, tertawa dalam hati yang tersayat-sayat.

Ketekunan berlipat seperti di pesan pertama. Gue juga ga bisa jelasin sih... tapi bagi gue, pesan pertama itu menggambarkan ketekunan yang ganda dari sang pencinta [hoooeeekkkss] untuk terus mencintai sepenuh hati.

Dan cinta itu butuh waktu. Seperti pesan ketiga. Ia butuh waktu yang tepat agar saat semua berbalas, kita tak perlu lagi meragu, kita tak perlu lagi mempertanyakan "seperti inikah seharusnya CINTA???"


-gue lagi demam, jadi males nonton bola-

Comments

  1. cinta yang membuat kita tidak pernah bisa berfikir dengan baik...., lalu bagaimana kita bisa mau mengerti mengenai cinta jika pada saat itu kita tengah dibuat gila olehnya...(cie..........)

    ReplyDelete
  2. .ekkk kan novell ini ceriitanya blomp beres semua.a,,

    .dda novell terusan.a or gg sii, cz seruu ceriita.a

    ReplyDelete
  3. .lanjuttan darii ceriita novell niich th dda gg sii,,,

    .lw add kasiih tau cz masiih penasarandd

    ReplyDelete

Post a Comment

Terima kasih sudah membaca, silakan tinggalkan komentar di tulisan ini

Popular posts from this blog

Tutorial Menjahit Pashmina Instan ala Nurina Amira

Tutorial Bunga Tulip dari Kain Perca

Repurpose : Mengubah Kemeja dan Rok Jadi Gamis Kekinian