Romantis

Saat saya menuliskan tulisan ini, more than words-nya Westlife mengalun indah di udara kamar saya yang dingin. Hari ini hujan turun terus menerus, membuat mengantuk, melankolis abis...

Dulu.. waktu saya masih ABG [sekarang udah lebih tua], saya sering membayangkan akan ada seorang pria [cieeee....] yang akan bermain gitar untuk saya. Menyanyikan sebuah lagu yang manis untuk saya. Memandangi mata saya dan tersenyum. Lucu ya?

Tapi itu dulu.. duluuuuu sekali saat saya masih sering membaca komik atau novel remaja ala Jepang. Saat saya masih memakai rok pendek ke sekolah. Saat saya masih rajin main basket di halaman rumah. Saat saya masih sering bolong-bolong sholatnya hehe...Sekarang saya mungkin sudah lupa mimpi masa "muda" saya itu. Walau kadang saya masih menyimpan keinginan itu. 

Pengen deh suatu hari nanti suami saya menyanyikan sebuah lagu buat saya. Halah....

Tapi kok kadang saya berpikir, saya ga mau ya punya suami yang bisa nyanyi, ngegombal, romantis... Saya takut.. Saya takut dia melakukan hal yang sama pada wanita lain tanpa pengetahuan saya. Saya tidak mau dia menghafalkan sebuah lagu yang saya suka lalu lagu itu dipakai untuk menggombali wanita lain. Saya tidak mau dia  melakukan itu.

Tapi saya jadi inget kata-kata pak Mario.. "Jadilah orang yang pantas"
Emmm... 

Owalah nduuuuk... suami aja belum punya tho... Piye...
Yoweslah.. malam yang aneh dengan semua kelelahan tapi mata masih belum mau berdamai. Ayolah mata.. terpejamlah... zzzz..zzzz....

Comments

Popular Posts