I'm in love....

Awalnya mau saya tambahin embel-embel, sungai musi di depannya nanti jadinya "sungai musi, i'm in love", biar saingan sama filmnya Sandy Aulia dan Sammy yang "Eifell, i'm kelelep" hehe...

Postingan ini ga akan menceritakan tentang laki-laki yang membuat pertumbuhan primer saya terhenti (hai..hai...siapa diaaa...). Ini akan bercerita tentang banyak pria dan tentu saja banyak wanita. Teman-teman sekelas saya sejak kelas I SMA. Hmmmm.....

Kami menyebut diri kami IPA A 2006. Jumlah kami 45 orang,13 pria dan 32 wanita. Biasa saja bukan? Jadi apa yang membuat kami istimewa? Kami istimewa karena kami sekelas sejak kelas I SMA sampai lulus. Dan mereka "bukan teman biasa" bagi saya.

Kemarin, 6 September 2010, kami reunian. Istilah sebenarnya bukan reunian, masa reunian sering banget hehe... Adalah Dodo (nama sebenarnya, tidak disamarkan, tidak ada perlindungan untuk harga diri, karena dia diobral..dipilihipilhdipilih..) yang pertama kali berinisiatif untuk mengumpulkan kami. Ia mengirimkan message untuk kami. Sejak pesan pertama dikirim tanggal 19 Agustus yang lalu, saling balas-balasan message ini masih berlangsung sampai saat ini. Ternyata kami saling rindu.

Langsung ke acara buka bareng kemaren...
Klo di jarkomnya sih, kami harusnya kumpul di sekolah jam 15.00 WIB. Tapi karena saya sudah kenal betul dengan watak teman-teman yang saya cintai ini, maka saya putuskan untuk datang langsung ke lokasi buber. Lokasinya di rumah Uchi (ingat, rumah Uchi, bukan rumah ortunya Uchi). Uchi sudah menikah setahun yang lalu, dan saat ini Uchi telah memberi kami keponakan yang guanteng..teng..teng.. Asyraaf namanya.

Saya sampai di lokasi saat adzan ashar berkumandang, sesampainya di sana saya adalah PESERTA PERTAMA. Sudah dua tahun berturut-turut saya jadi peserta pertama, klo tahun depan masih jadi peserta pertama, saya harus dikasih hadiah piring cantik, mobil cantik juga ndak apa-apa hehe...

Saat datang, Uchi sedang membersihkan eek [ups! ga bisa lebih baik lagi hehe] anaknya, telateeeen sekali. Ia juga memandikan anaknya, seru kayaknya. Mereka tertawa-tawa walau saya tegang minta ampun, heboh sendiri sambil teriak-teriak "Ci ati-ati... Ci, matanya.. aduh Ci airnya...".

Ternyata teman-teman yang lain datangnya ekstra telat, mereka datang beberapa menit sebelum buka. Pegimane itu??? Tapi saya bersyukur, seenggaknya saya punya kesempatan berdua dengan Uchi, mengintrogasinya tentang "Gimana rasanya nikah ci???" hwuehehehe...

Mendengar cerita uchi, saya berkesimpulan.. "Sepertinya menyenangkan, sepertinya tidak seburuk dan semenakutkan yang saya bayangkan hehehe..."

Saat buka pun tiba, kami buka dengan ruakusssnya... Lalu sholat berjama'ah dipimpin oleh sang KERO, Periawan... beri tepuk tangan yang meriah.. plakplakplak...(taboook!!)

Setelah sholat, kami makan besar dengan lebih ruakusss lagi.. Sambil cerita-cerita. Cerita tentang Dodo yang S2 kimia di ITB [gilingan... gw aja eneg liat tulisan KIMIA, gimane cerita bisa ada yang kuliah S2 kimia???]. Tentang Silvi yang S2 di Malaysia, tentang Sonia yang jadi Pramugari Garuda, tentang Boy yang jadi polisi sinting, tentang anak-anak STAN yang udah pada dinas, tentang kami semua, dan tentu saja tentang saya yang belum lulus huhuhu...

Setelah makan-makan kami foto-foto, kegiatan utama sepertinya foto-foto...
Dodo posenya nyebelin amat, tangannya membentuk pola "peace", mengacungkan jari telunjuk dan jari tengahnya bersamaan. Dia lagi pamer klo dia udah S2 hehehe... Dan tentu saja foto-foto kami harus bareng sama sang ponakan tercintah.. Love you dedek...

Tertawa-tawa sama mereka, saya jadi merasa ternyata saya sayang mereka, melebihi rasa sayang saya sama teman-teman saya yang lain. Saya sayang mereka seperti saudara. Saya sayang mereka dan saya bangga pada mereka. ^^

Hmmmm....
Saatnya pulang karena petugas penjemput saya meuni lama (hehe..) jadi saya, Ririn dan Dedy pulang dianter sama Gugun yang baru 3x nyetir... Aaaarrggghhh... Gang ke rumah Uchi sempit, jadi mobil Gugun ga bisa muter. Terpaksalah sang mobil jalan mundur. Demi keselamatan bersama, saya, Ririn dan Dedy memutuskan buat jalan kaki dulu sampai mobilnya Gugun kembali ke jalan yang benar hehe... Tapi kayaknya Gugun niat ngerjain, dia mundurin mobilnya sampe ke ujung jalan boooo... padahal rumah Uchi ada di ujung jalan sisi satunya lagi. Gempooor... Dasar supir amatir!

Alhamdulillah saya sampai dengan selamat di depan pager, sampe telepon dari petugas penjemput masuk dan ngomel2 karena ga ditungguin hehehe piss....

Buat aas : as, mano fotonyo??? Upload dong as...

Comments

  1. kami makan dengan rakusnya..? kami atau saya... hihi,,

    iya emang cinta pertama itu,
    selamanya ia terekam dalam benak

    ReplyDelete
  2. cinta pertama selamanya terekam dalam benak? gitu ya? huffft...

    ReplyDelete

Post a Comment

Terima kasih sudah membaca, silakan tinggalkan komentar di tulisan ini

Popular Posts