Mbak Thoyib (5 kali lebaran, ga pulang pulang..)

Ibu...
Ternyata 5 kali lebaran di kampung orang, tidak sedikitpun mempengaruhi rasa rindu Uut pada Ibu.
Ut masih belum bisa menemukan formula yang pas untuk bisa mengendalikan rasa rindu Ut pada Ibu.

Ibu...
Tiap kali malam lebaran di kampung orang ini, tiap kali mendengar suara takbir yang bersaut-sautan, Ut masih belum bisa mengendalikan air mata Ut. Ia masih rajin menetes, mengalir, menganak sungai di pipi ini.

Ibu...
Ut rinduuuuuu sekali pada Ibu. Pada belaian tangan ibu, pada hangatnya kasih sayang ibu, pada kue-kue lebaran buatan ibu, pada baju seragam lebaran kita. Pada semua hal yang ada pada diri Ibu.

Ayah...
Ut juga rindu ayah... Bukan karena uang jajan (hehehe...) tapi karena Ut benar-benar rindu. Rindu pada senyum ayah, pada cerita-cerita ayah, pada semua yang ada pada diri ayah.

Ibu, Ayah..
Entahlah kenapa ut menangis... kenapa sudah sebesar ini, sudah sesering ini lebaran di tanah rantau, kenapa Ut masih menangis...


Ayah, Ibu telpon Uut... Ut ga punya pulsa (hahahaha....)

Nb :
diiringi lagu Satu Pagi di Hari Raya (Raihan)

Comments

Popular posts from this blog

Tutorial Menjahit Pashmina Instan ala Nurina Amira

Tutorial Bunga Tulip dari Kain Perca

Repurpose : Mengubah Kemeja dan Rok Jadi Gamis Kekinian