Kami bertanya pada rumput yang bergoyang

Judul ini ga nyambung dengan isinya hehe... Biasanya saya dengan riang-riang bahagia akan menambahkan kalimat "mana musiknya, mput?" [bertanya pada rumput, kenapa dia goyang-goyang]. Geje!

Sebenarnya saya sedang terkagum-kagum bertasbih pada kekuasaan Allah yang menjodohkan saudara-saudara seperjuangan kami di IPB. Azka Madihah dan Ahmad Dawamul Muthi. 26 Desember 2010 ini. Subhanalloh...

 
beranda wedding blognya azka ahmad  "today, i marry my best friend"



Saya tidak begitu mengenal Muthi. Tapi saya mengingat Azka sebagai rekan seperjuangan di divisi acara MPKMB [Masa Perkenalan Kampus Mahasiswa Baru] Agraris 44. Dan rasanya hanya laki-laki yang "wuah, subhanalloh..." yang bisa menjadi imam bagi wanita se-super Azka. Subhanalloh...

Saya mengutip cerita Azka tentang jawabannya atas pinangan Muthi.

Perempuan itu mengamati, dalam deretan lelaki yang bersujud, ada seseorang yang berlama-lama di atas sajadahnya. Menikmati setiap dzikirnya. Menghayati setiap doa yang terpanjat. Menggeser sedikit posisinya lantas berdiri menunaikan ba'diyah. Tidak henti di situ, lelaki itu mengeluarkan mushaf kecil dari tasnya, dibacanya ayat demi ayat. Hingga membayang bening di ujung mata lelaki itu.
Perempuan itu menemukan definisi keromantisan dalam diri lelaki itu, yang dengan khusyuk bermesraan dengan Kekasihnya. Memahami bahwa shalat bukanlah sekadar kewajiban. Dzikir bukan sebatas guliran tasbih. Pun sunnahnya. Pun alunan ayat sucinya.
Di saat itulah, tanpa disadari perempuan tersebut, ada tetesan yang mulai mengalir dari keran hatinya. Satu. Satu. Satu.
...
Lelaki itu tidak tahu ada seseorang yang mengamatinya. Memperhatikan gerak dan geriknya. Lelaki itu juga tidak tahu, bahwa perempuan yang dipinangnya sebulan lalu -perempuan yang telah dikaguminya sejak jumpa pertama-, kini telah menetapkan sebuah jawaban.
...
Semesta bertakbir.
Memuja. Memuji.
Dua hati telah saling mencinta.
Karena-Nya. Untuk-Nya.

Subhanalloh... Saya bergetar membacanya. Belum lagi membaca puisi yang ibunda Azka baca saat malam keluarga Muthi datang meminang. Kata Azka dalam webnya "Puisi yang mengharubirukan suasana kala itu". Berikut puisinya.

Apa yang sungguh bisa aku lihat darimu
Wahai pemuda yang datang meminta anakku
Pasti bukan tampanmu
Tidak, sama sekali tidak
Tak tertarik aku untuk tahu berapa hartamu
Pula gelar atau kepandaianmu

Lalu apa yang berharga darimu?
Kesungguhanmu untuk menjadi
Imam bagi putri sulungku
Bahwa kau akan nakhodai
Biduk rumah tangga
Berlayar dalam lautan jihad
Berjuang meraih ridha  Allah
Untuk berlabuh pada jannah

Lagi
Apa yang sungguh-sungguh dapat dibanggakan darimu?
Tentu bukan
Berapa berkilat mahar emas perakmu
Justru
Tekadmu untuk menjadi mulia dengan memuliakan isterimu
Berbahagia dirimu karena membahagiakan belahan jiwamu
Kesadaranmu untuk akui kekuranganmu
Yang menyiapkanmu menerima ketidaksempurnaan permata hatiku

Ia  pendamping hidupmu
Tak hanya di cantik mudanya
Tanpa beda sedikit pun pada saat  pudar cahaya di senja usianya
Janji bahwa kau mencintai ia ketika  sehat berlari riang bertualang bersamamu
Tapi  tetap kau genggam  sayang tangannya dalam sakit lemahnya

Jadi
Apa yang mata hatiku akan teropong tajam dirimu?
Cita-citamu  untuk anak-anak yang lahir kelak
Bila asma Allah semata pertama kau perdengarkan di telinga suci mereka
Bila lantunan Alquran adalah abjad awal yang kau ajarkan
Bila berani, bangga, dan bahagia ber-Islam kau tanamkan
Pada cucu-cucuku yang diamanahkan padamu

Maka, untuk semua itu
Bismillah...
Cukuplah alasan bagiku
Untuk mengikut  ucapan  Nabiullah, Kekasih Allah
Saat menyambut Ali yang mulia
Meminang Fathimah  binti Muhammad
:  "Marhaban wa Ahlan..."

(Dumilah A, Ibunda dari Azka Madihah, Oktober 2010)

Subhanalloh.... Baarokallahulaka wa baaroka'alayka wa jama'a bainakuma fii khoir...

Comments

  1. bagus.. suka.. *sambil berkaca-kaca..terharu (agak lebay,:)),, subhanalloh... :)

    ReplyDelete
  2. emang keren mereka berdua, dan Maha Keren yang bikin mereka berjodoh... :)

    ReplyDelete
  3. des....gw mampir lg nih

    eh emang lw diva mpkmb y?kok gak tw gw ya...hahaha yg gw tw c pandu doang.
    hebat yah mereka mantap bgt dah pokoknya, pdhl belum pada lulus tp udah merrit aja.

    ReplyDelete
  4. bocah... kan di "geng" kite yang anak diva ada mas bay, adhil, daniel, gw (pencilan haha...)
    btw, emangnya pas TPB dulu lo kenal gw???

    ReplyDelete
  5. assalamu'alaikum... desniii.. terima kasih ya.. atas doa dan postingan spesial ini.. :) :)
    mudah-mudahan kita semua selalu dalam kasih sayang Allah, dipertemukan kembali di jannah-Nya kelak..

    @just_tea: salam kenal.. :)

    @imam: aye kan resminya jadi angkatan 44, pak, karena cuti setahun kemaren.. jadi lulus atau belomnya jangan dijadiin ukuran boleh merid apa kagak atuh ya, hehehe.. lagian salahin temen ente lha, siapa suruh naksir sekretarisnya.. haha.. mohon doanya ya imam kamarudin saleh temanku yang baik hati..

    ReplyDelete
  6. @azka L:
    wuuuussss yg punya hajat dateng...maaf ya bukan maksud...hehehe PISSS ^^V (salting gw ketemu calon mempelainya hahaha)
    pantessan muti adem ayem aja tiba2x jeng-jeng kabarnya langsung menggemparkan...asli ka, speachless gak nyangka...haha padahal abis lebaran ketemu di rumah muti, jiga teu aya nanaon ujug2 weh, jadi...hahaha but selamat ya. gw diundang gak nih ka ke ijab n walimahannya (mw sekalian belajar ama muti..sama mw teriak "SAH.."..mw makan enak gratis..hahaha)

    @desni:tw tp ndak kenal heu...btw sorry pake blog nya buat ngobrol ma azka

    ReplyDelete
  7. @azka : aamiin... lama juga ya nunggu ketemu di jannah, ga bisa ketemu pas walimahnya aja ka? :P
    eh beneran terakhir ketemu azka kayaknya bertahun-tahun yang lalu [beuh... berasa udah tua dah]

    @imam : emangnya ente bro, udah lulus belum nikah-nikah hahaha...

    eh pada ga tidur ye???

    ReplyDelete
  8. Blom ada yg mau ama gw T.T
    gw lagi ngerjain proyek jadi gak tidur nampaknya...(demi sesuap nasi)

    ReplyDelete
  9. how pity you are, imam [in bahasa : "kesian deh lo.."] :p hehehehe...

    ReplyDelete
  10. wa'alaikumsalam @azkamadihah ^^
    salam kenal juga :)

    ReplyDelete

Post a Comment

Terima kasih sudah membaca, silakan tinggalkan komentar di tulisan ini

Popular posts from this blog

Tutorial Menjahit Pashmina Instan ala Nurina Amira

Tutorial Bunga Tulip dari Kain Perca

Repurpose : Mengubah Kemeja dan Rok Jadi Gamis Kekinian