Sunday, January 30, 2011

Akhirnya Mulai Lagi dari Nol

Sekian lama saya tidak menyentuh corel maupun photoshop, hmmmm... sekitar satu bulanan. Itu golongan lama. Karena biasanya selalu ada pekerjaan yang berhubungan dengan desain mendesain dalam hitungan hari. Dan hampir enam bulan, saya mengerjakan proyek corel dan photoshop tanpa menggunakan mouse. Jadi selama enam bulan saya hanya mengandalkan jari telunjuk dan jempol tangan kanan saya yang tentu saja tidak memiliki tingkat akurasi sebaik mouse (plus tingkat "kepegelan" yang lebih tinggi).

Namun, akhirnya saya dihadiahi seperangkat mouse... Horeeeee... Mouse yang menurutnya tidak canggih. Tapi bagi saya, ini mouse tercanggih yang pernah saya miliki (huwahahaha...). Terima kasih mouse-nya....

Lagi ngerjain template blognya mba rifi (punten mba lama...)
mouse hibah ^^

Sebenernya proyek template blog pesenan dari mba Rifi sudah diminta sejak 18 Desember, tapi belum dikerjain, soalnya kesulitan inspirasi dan kesulitan gerak jempol... (halaaaaah..).

Sekarang saya merasa lebih lega. Alhamdulillah...
*terimakasih banyak mouse-nya.... :*

Thursday, January 27, 2011

Belajar Mewarnai

Oke, jangan berpikiran terlalu positif terhadap gue setelah membaca artikel ini. Jangan mikir gue telah dan sepertinya akan segera mempraktekkan isi artikel ini.

Artikel ini gue dapet dari majalah yang sama dengan edisi yang sama seperti di postingan sebelumnya (Femina 1-7 Mei 2010). Sedikit tentang kecantikan, tentang belajar mewarnai.... Mewarnai bibir hahaha....

Begini, saya rasa, mungkin ini akan berguna jika suami meminta anda untuk berdandan (huwahahaha....geuleuh gue). Yaa... baiklah langsung saja..

Tips pertama :
- Anda harus punya empat pilihan warna saja yaitu merah merona (klo di sini disarankan pilih Lip Gloss - P.A.C dari Martha Tilaar), orange muda (dari DIOR Sparkling Two Compact Lipsticks), nude (dari Lip Twins Yves Saint Laurent) dan fuchsia (dari Liquid Lip Color Sari Ayu).

Tips Kedua, yaitu padu padan warnanya.
Silahkan lihat di gambar ini... (hahaha... *masih bingung kenapa gue nulis ini)

Tips Ketiga
- klo bibir anda penuh, jangan pake produk yang ada gliternya, soalnya bikin bibir tambah keliatan dower
- klo bibirnya kering pake lip balm atau lip conditioner dulu
- klo bibirnya kecil dan tipis, jangan pake warna suram dan gelap, tambah ilang bibirnya
- klo malem pake lip shine (apaan nih?) biar terlihat mewah... *halaaaah.. -_____-"

Selamat merenung... *nyengir

Cantik ya?

Gambar ini diambil dari majalah Femina edisi 1-7 Mei 2010. Cover depan Ersa Mayori hoho...

Satu set kebaya pengantin ini karya Ferry Sunarto senilai Rp 30 juta (what??!!!). Kebaya ini ada di kolom sayembawa. Menurut gue kebaya ini cantik. Terlihat sederhana, indah, elegan, anggun dan tentu saja putih. White wedding... oooooh.... :ngiler:

Pengusahaan Pembahagiaan

Judulnya aneh yak? hehe... Sama kayak yang nulis [lho ngaku...]

Apa maksud judulnya? Emmm... maksudnya kira-kira seperti ini, kadang kita  merasa perlu membahagiakan orang lain. Banyak caranya dan cara-cara itu pun sangat objektif. Setiap orang akan mendapatkan perlakuan berbeda agar bisa dibuat bahagia. Misalnya saya akan bahagia jika diajak jalan-jalan ke toko buku, tapi ada juga yang bahagia jika nonton ke bioskop, bahkan ada yang bahagia walau hanya ditemani duduk diam seharian.

Orang-orang terdekat dalam hidup saya telah melakukan berbagai macam bentuk Pengusahaan Pembahagiaan. Ada yang dengan memberikan hadiah, ada yang mengirim oleh-oleh, ada yang mengajak jalan-jalan, ada yang memberikan sms, ada yang mengirim foto lucu, ada yang mengirim lagu, ada yang mengirim surat, ada yang menyediakan bahunya buat saya basahi saat saya menangis, ada yang dengan riang mengajak saya tertawa dengan cerita-cerita humornya dan masih banyak lagi.

Hadiah, kata Rasulullah adalah salah satu alat pengikat hati. Maka saya biasanya dengan sangat teliti [baca : takut-takut] menyimpannya. Saya takut kalo hadiah itu hilang. Berikut beberapa hadiah yang saya terima sebagai bentuk Pengusahaan Pembahagiaan dari orang-orang terdekat dalam hidup saya.

dari Adhil, hadiah ulang tahunku
gantungan kunci dari banyak orang, dari ery (logo Salman), kiki dan bayu (dari Pangandaran), rizka (logo Salam)
Gantungan kunci raflesia, dari Ana, calon mahasiswa IPB dari Bengkulu yang kebetulan menginap di kamar saya
Gantungan handphone berbentuk hati berwarna biru
 
Hadiah ini saya dapat dua tahun yang lalu






Ayo ada lagi yang mau membuat Pengusahaan Pembahagiaan untuk saya? hehehe....*ngarep

Monday, January 24, 2011

Salah Gaul 2

Job-seeker
Gue udah pernah cerita tentang lingga kan? Iya... Lingga yang lucu itu (fitnah), yang temen sekamar gue itu lho... Lingga kan ceritanya sekarang udah ga di kamar lagi. Doi lagi balik ke Cilegon. Biasa dia heboh lagi hunting a boy to marry kerjaan. Nah karena statusnya yang keren itu (job seeker), Lingga sering dibecandain temennya...

Temen Lingga yang Nama Baiknya Harus Diselamatkan (TLNBHS) : Ling, lo lagi nyari kerjaan ya???

Lingga : [dengan muka putus sedih] Iyaaaa niiiih... belum dapet-dapet kerja..

TLNBHS : Lo mau kerjaan ga, gajinya lumayan, kadang klo lagi banyak objekan bisa kaya raya, Ling....

Lingga : wuidiiiih mau dong..

TLNBHS : tapi shift malem ga apa-apa?

Lingga : ga apa-apa deh...

TLNBHS : oh yaudah... mulai minggu depan kita kerja ya.. Lo bagian lapang ga apa-apa kan?

Lingga : sip.. ga apa-apa...

TLNBHS : oke selama lo di lapang, gue yang jagain lilinnya....

Lingga : [melonggo] ?????$$$##@@==++

TLNBHS : Iya lo yang keluar, ntar biar lo aman klo tiba-tiba dikejer warga, gue jagain lilinnya di rumah...

Lingga : Sialaaaan... NGEPEEEEEET....

Pesan moral :
Lingga tidak sama dengan B*bi ngepet hahahaha....


Calon Suami
Percakapan antara gue dan Lingga dikala sore tiba...

Gue : Ling, doain ye, gue besok mau ketemu bapak...

Lingga : Sugooooi... Semangat ya cintae...

Gue : semoga februari gue bisa turun lapang lagi, trus maret gue lulus, mei gue wisuda... aamiin

Lingga : aamiin... Trus langsung deh nikah...

Gue : ah.. yang udah sepuh dulu deh...

Lingga : mau dong cariin yang berkualitas ya...

Gue : boleh, mau yang mirip siapa? ntar gue cariin KW* nya [berasa produk cina]

Lingga : hahaha...

Gue : gue cariin yang KW-3 nyiehehehehe...

Lingga : -_____-" hahaha....
* KW = kualitas (sebutan buat produk tiruan, KW 1 berarti paling mirip, KW 3??? paling ancur hehehe..)


Lingga sayang, semangat yaaaa..... doaku menyertaimu nak.... #kabuuuuurrr....

Bros Bunga Perca

Setelah mendalami cara membuat bunga dari kain (halaaaah...) dan googling tentang bunga dari kain, maka gue tertarik bikin bros dari kain perca. Wanna see??? yes you want lah ya hehehe.. (bahasa mana nih)

bros bunga kain coklat
segini ni ukurannya klo dibandingin sama gunting kecil dan benang
bros bunga item
bukan orang "gila" biasa
Ayo anak-anak IPB, mau pesen ga? ahahaha....
*ayo des lulus des..... -______-


Setelah tiga tahun postingan ini dibuat, akhirnya saya beneran bikin turotial bikin bunga perca di blog ini. Silahkan klik disini dan temukan tutorialnya. Selamat mencoba. 

Wednesday, January 19, 2011

Bunga Perca

Belajar bikin bunga dari kain di blognya mba nurul
Kalo punya mba nurul jadinya begini...



Klo punya gue jadi begini

Monday, January 17, 2011

Tas Perca




Inilah kegiatan klo bosen baca buku [lebay], dan setelah ngeliat hasil akhirnya gue speechless, bertanya-tanya dalam hati... "kenapa gue jadi beginiiiiiii????"

Ada yang bilang ini keren karena ini hand-made alias buatan tangan ga pake mesin. Tapi bagi gue, akan lebih keren kalo ini jadi foot-made [krik..krik...krik...krik...]

Michael Buble - Home

Another summer day
Is come and gone away
In Paris and Rome
But I wanna go home
Mmmmmmmm

Maybe surrounded by
A million people I
Still feel all alone
I just wanna go home
Oh I miss you, you know

And I’ve been keeping all the letters that I wrote to you
Each one a line or two
“I’m fine baby, how are you?”
Well I would send them but I know that it’s just not enough
My words were cold and flat
And you deserve more than that

Another aerorplane
Another sunny place
I’m lucky I know
But I wanna go home
Mmmm, I’ve got to go home

Let me go home
I’m just too far from where you are
I wanna come home

And I feel just like I’m living someone else’s life
It’s like I just stepped outside
When everything was going right
And I know just why you could not
Come along with me
But this was not your dream
But you always believe in me

Another winter day has come
And gone away
And even Paris and Rome
And I wanna go home
Let me go home

And I’m surrounded by
A million people I
Still feel alone
Oh, let go home
Oh, I miss you, you know

Let me go home
I’ve had my run
Baby, I’m done
I gotta go home
Let me go home
It will all right
I’ll be home tonight
I’m coming back home

Kangen ibu... Kangen ayah... Beberapa hari ini saya mengabaikan teleponnya, hanya karena skripsi ini belum selesai. Saya hanya mengirimi mereka pesan singkat. Saya rindu. Ingin pulang. Biarlah kerinduan ini menjadi motivasi untuk secepatnya pulang menemui mereka lagi..

Saturday, January 15, 2011

Negeri Para Bedebah

Karya:Adhie Massardi

Ada satu negeri yang dihuni para bedebah
Lautnya pernah dibelah tongkat Musa
Nuh meninggalkan daratannya karena direndam bah
Dari langit burung-burung kondor jatuhkan bebatuan menyala-nyala

Tahukah kamu ciri-ciri negeri para bedebah?
Itulah negeri yang para pemimpinnya hidup mewah
Tapi rakyatnya makan dari mengais sampah
Atau jadi kuli di negeri orang yang upahnya serapah dan bogem mentah

Di negeri para bedebah
Orang baik dan bersih dianggap salah
Dipenjarakan hanya karena sering ketemu wartawan
Menipu rakyat dengan pemilu menjadi lumrah
Karena hanya penguasa yang boleh marah
Sedang rakyatnya hanya bisa pasrah

Maka bila negerimu dikuasai para bedebah
Jangan tergesa-gesa mengadu kepada Allah
Karena Tuhan tak akan mengubah suatu kaum
Kecuali kaum itu sendiri mengubahnya

Maka bila negerimu dikuasai para bedebah
Usirlah mereka dengan revolusi
Bila tak mampu dengan revolusi,
Dengan demonstrasi
Bila tak mampu dengan demonstrasi, dengan diskusi
Tapi itulah selemah-lemahnya iman perjuangan

Puisi ini dibacakan di depan gedung KPK dan diulang2 tayangannya di Metro TV. Menyentuh, menyentil...

Update Status!!!

Habis jalan-jalan ke blog lain dan pulang dengan bawa oleh-oleh ini....
GIMANA KALO BINATANG PUNYA FACEBOOK???
Coba bayangin klo hewan-hewan bisa update status. Mungkin begini isinya..
Anjing Pudel : Nunggu mo ke salon nih eke..

Kecoa : Baru aja selamat dari injekan maut, yeah!

Kucing : Anak gue yang ke-5 barusan nanya siapa bapaknya. Gue bingung mau jawab apa. Gue sendiri lupa bapaknya siapa?!

Nyamuk : Ane positif HIV AIDS booo..

Ayam : Teman2... kalo besok gw ga update... berarti gw udah di goreng.. i luv u all.. T_T

Semut : kirii.. kiri.. kiri kanan kiri.. kiri.. kiri.. kiri kanan kiri..

Cumi2 : Abis isi ulang tinta nich..

Kangguru : Duh, anak gue ngambek seharian ga mau keluar nih.. berat..

Babi : Gw difitnah nyebarin flu. Sialan!!!

Kelelawar : Temen2.. pada dimana sih? tiap malem gue keluar sepi amat..

Jerapah : Gebetan gue lehernya panjang bener.. tengsin nih..

Siput : WOIII TUNGGUINNN!!!

Cheetah : Yo guys, ntar malem jangan lupa balap lari di stadion utama jam 10 oke..

Tikus : Baru juga kepala gua yang nongol.. doi udah ngibrit teriak2..

Ular : SShhhh... aduh gue.. ssshhh.. susah banget... sshhhh.. nih mau... sshhh.. ngomong aja.. sshh...

Onta : Nyesel ih kemaren cuma minum sedikit, besok minum segalon deh.. haus book..

Kepiting : Hai teman-teman sekalian.. mengapa hanya aku yang ditakdirkan berjalan miring?! ini tidak adil!!

Burung Bangau : Lo kira kaga pegel ini kaki kayak begini?! Pegel kalee..

Kodok : @Kepiting, hoi.. lo mah masi mending enak jalan.. lah gua lompat2.. capek gila!

Penguin : Brrrr malem ini dingin banget broo..

Cicak : ck ck ck ck.. gue lagi famous nih akhir2 ini.. hehe..

Kambing : Jangan keluar rumah friends! Bentar lagi idul Adha.. T_T

Liat sumbernya disini

Salah Gaul

Kamar gue biasa dipake nampung para pengungsi. Mulai dari pengungsi karena pengen nonton tipi (adhil), pengungsi karena ga punya kostan lagi (lingga, reti, noni), pengungsi karena harus ngepak-ngepak pesenan gantungan kunci (rizka), pengungsi yang iseng-iseng (septina, kalia, ijah), dan masih banyak pengungsi lainnya *halah...


Kamar gue punya dua tempat tidur, jadilah anak-anak biasa mengungsi di tempat tidur bagian kolong hehe.. Kehadiran para pengungsi ini membawa kebahagiaan sendiri bagi gue yang hidup sepi, sendiri aku benci di kamar kost ini. Banyak hal lucu yang mereka bawa ke kehidupan gue. Seperti di bawah ini :

1. Malem-malem bareng Reti dan Adhil
Reti : [ke toilet bolak-balik]

Adhil : [sambil tiduran] kenapa ti?

Reti : Pengen pipiiiiiiisss... [nutup pintu toilet]

Desni : Reti beseeeeerr.... hahaha...

Reti : [diam ga bergeming]

Adhil : Beser itu... wuaaah, gedungnya beser sekali... beser dan luas

Desni : hahaha... beser itu... beseran dikit dong duduknya, sempit nih...


epilog : adhil terpingkal-pingkal sampe ketiduran, reti terpingkal-pingkal sampe ga kuat keluar dari toilet lagi (dusta)

2. Ekspresi Lebay Lingga
Lingga suka banget nonton Korea, suatu pagi dia nonton di saat gue melanjutkan ekspedisi ke alam mimpi. Tiba-tiba gue kebangun karena mendengar suara orang nangis. Gue kira itu makhluk apa ternyata...
Desni : Ling, kenapa???

Lingga : huhuhu... hikshiks... [nangis ceritanya], pilemnya des sedih banget tau... endingnya jadi blablablablablablabla... [nyeritain filmnya]

Desni : hah? zzzzzzzzzzz..... [tidur lagi]

btw sekarang dia juga lagi nonton "secret garden" di sebelah gue... -____-"

main-main ke taman rektorat IPB

Saturday, January 8, 2011

Karpet Perca (Part 2)

Akhirnya proyek karpet perca ini selesai juga. Dikerjainnya mulai dari tanggal 29 Desember 2010 kemaren dan baru selesai hari ini (8 januari 2011). Lumayan lama juga ya.. Soalnya ngerjainnya sambilan, sambil ke perpus, sambil jalan-jalan keliling Bogor bareng "keluarga" plus sambil ogah-ogahan hehehe...

Ini dia bentuknya...

Dari sisi miring...
ga rapih haha..

Detailnya...
dari baju kaos Dept Kebijakan Nasional BEM KM IPB bersatu jaman dulu hehe

Walau ga rapih tapi lumayan puas karena hasil keringat sendiri (lebay)...
Baiklah kita kembali dengan buku-buku komunikasi berbahasa Inggris lagi (hadeeeeeh..)

Sunday, January 2, 2011

Gerakan Peduli Mukena Bersih

Pernah sholat di musholla lantai dua Botani Square Bogor? Belum? Aduh gimana siiiiih... Ga gaol banget hehehe... di Botani Square (anak IPB yang paling kejam akan menplesetkan penyingkatannya menjadi "Boker") terdapat beragam pilihan jika ingin melaksanakan sholat. Bisa di basement dekat parkiran atau di lantai dua di belakang ATM BNI.

Klo gue lebih nyaman sholat di lantai dua. Alasannya :
1. Ga jauh. Masih berada di dalam mall jadi ga perlu jauh-jauh jalan. Yaaaa...walaupun lokasi mushollanya dipelosok mall tapi setidaknya lebih dekat dibanding kalo sholat di basement.
2. Ga pengap. Namanya juga basement ya, lebih penggap. Jadi klo mau sholat di tempat yang lebih segar, silahkan sholat di lantai dua. Di lantai dua juga lebih sejuk soalnya pake AC sedangkan di basement klo ga salah cuma pake kipas angin.
3. Mukenahnya lebih wangi. Yup, soalnya ada ibu-ibu baik hati yang menamakan dirinya "Gerakan Peduli Mukenah Bersih" yang sepertinya berkomitmen memastikan mukenah di musholla lantai dua Botani selalu bersih. Andai ya semua musholla ada ibu-ibu yang peduli seperti ini ya. Betah deh gue di musholla. Lho??? bukannya lebih baik sholat di rumah ya? yaaa... kan namanya juga lagi "perjalanan". Perjalanan di mall hehehe...

Numpang motret mukenah
 
4. Dekat toilet dan toiletnya lebih wangi ketimbang di basement. Mungkin karena dekat sama kantornya Botani ya. Jadi lebih terurus.
5. Lebih luas.Yup, musholla basement lebih sempit soalnya cuma ruang "sisa" yang nyempil di parkiran. Beda sama musholla lantai dua, ruang sisa juga sih tapi ga nyempil di parkiran... *apaaaacoba...
6. Tempat wudhunya lebih aman. Di musholla basement tempat wudhunya berdekatan (lebih tepatnya bersebelahan) dengan toilet pria. Jadi kadang ada cowok-cowok nyasar. 

Naaaah.. itu aja sih... Jadi lebih milih sholat dimana?
Eh by the way, di luar Botani ada masjid Alumni IPB, sholat disana juga enak... ^^

Karpet Perca (Part 1)

Gue diprotes karena berpenampilan lusuh. Sang protesor berpendapat mungkin karena gue suka desain grafis jadi penampilan gue ga "ngenah". Gue coba perbaiki diri sedikit demi sedikit. Mulai meninggalkan sepatu cats, dan sendal gunung, menggantinya dengan yang "lebih perempuan". Mulai pake bedak (walau dilap lagi), mulai pake lotion ini itu (kalo inget), mulai mengurangi warna hitam-putih-abu dan menggantinya dengan pakaian yg lebih "berwarna" dan mulai-mulai lainnya. Zzzzzzzzz.... [otak gw konslet].

Dan puncaknya membongkar lemari pakaian dan memilah-milah pakaian "lusuh". Ternyata emang banyak haha...

hehehe... baju lusuh
mantan selimut

Setelah dipilah-pilah gue akhirnya bingung apa yang harus gue lakukan dengan pakaian ini. Dibuang? Sayang... Disumbangkan? Beuh... katanya "berilah yang kamu suka", chuy.... Masa ngasih baju lunturan begitu. Dijadiin lap? Lap di kamar gue udah banyak (pamer lap ceritanya, ga penting kan? emaaaang). Jadilah gue berdayakan otak gue yang jenius ini. Dengan menggunakan feeling dan sedikit ilmu jahit menjahit souvenir tim sukses PEMIRA (Pemilihan Raya) di kampus (selama lima tahun -___-"), maka gue mulai berkreasi.

Mantan selimut gue yang berlubang itu sebenernya udah gue jadiin alas klo mau nyetrika (hehe...maklum anak kost). Pengen deh sang selimut jadi lebih bermanfaat. Kepikiran, gimana kalo sang mantan selimut ini dijadiin karpet biar lebih anget aja klo mau leyeh-leyeh di lantai. Tapi kan bolong? Ahaaaa... ditambel aja... Maka jadilah ide bikin Karpet Perca.

Ide ini sudah berjalan dari tanggal 29 Desember 2010. Jadi selama nonton final AFF Indonesia Malaysia kemaren, tangan gue sibuk ngegunting-gunting dan ngejahit-jahit, handmade lah ceritanya. Soalnya ga punya mesin jahit dan emang ga bisa ngoperasiin mesinnya klo pun ada hehe... Saat ini sang karpeto udah setengah jalan. Semoga dimudahkan ya... (nah lho???)

Karpeto Perca

Saturday, January 1, 2011

Bedegung Waterfall

Kabupaten Muara Enim merupakan daerah terkaya di Sumatera Selatan karena hasil minyak dan gas bumi serta tambang batubara yang memberikan kontribusi bagi pendapatan negara. Kawasan ini terletak di tengah-tengah propinsi pada posisi 104 – 106 derajat bujur timur dan 4 – 6 derajat lintang selatan seluas 9.575 km persegi yang terdiri dari dataran rendah dan tinggi serta perbukitan gugusan Bukit Barisan. Puncak tertinggi gunung Bepagut (2.817 meter) yang letaknya di kecamatan Semendo yang menjadi basis pertanian di kawasan ini.
 

Tetapi Muara Enim tidak hanya memiliki migas dan batubara. Kawasan ini memiliki perkebunan-perkebunan luas yang terdiri dari karet, kelapa sawit, kopi, kelapa, buah-buahan dan hutan tanaman industri yang menjadi andalan ekonomi bagi 612 ribu penduduk daerah ini. Ibukotanya, Muara Enim, berjarak 183 km dari Palembang dan merupakan kota transit di lintas Sumatera. Karenanya kota ini dapat dicapai dengan kendaraan bermotot baik dari Palembang (181 km) maupun Lahat (4333 km) disamping dengan kereta api dari Palembang atau lubuk Linggau. Sungai Lematang dan Enim merupakan sungai terbesar yang mengalir di daerah ini.
 

Air Terjun Curup Tenang Ini merupakan air terjun tertinggi di Sumatera Selatan yang terletak dekat desa Bedegung , Kecamatan Tanjung Agung sekitar 56 km di selatan muara enim. Air terjun setinggi 99 meter ini bersumber dari mata air yang tak pernah kering di celah bukit barisan dan ke bawah membentuk sebuah sungai kecil yang deras. Curup Tenang merupakan objek wisata alam andalan daerah ini.
 


Panduan Lokasi
Berlokasi di kecamatan Tanjung Agung desa padang bindu
 

Keterangan
Jalan untuk menuju kelokasi wisata air terjun cukup lancar dengan menggunakan kenderaan bis, mobil, motor dengan waktu tempu dari kota Muara Enim 1 jam perjalanan ( 45 Km ) dan dari kota Palembang dengan waktu tempuh 4 jam ( 210 Km )

sumber : Fan Page Facebook Air Terjun Bedegung

Saya pernah ke Bedegung (klo di fan page namanya jadi air terjun Curup Tenang Bedegung) waktu SMA. Tiba-tiba saja saya ingat air terjun ini setelah merapihkan folder foto di laptop. Dulu kami berangkat dengan dua bus [tanpa AC haha..] dan dengan jalan yang masih banyak lubang, sempit dan dipinggir jalan masih bisa menemukan banyak penduduk yang menjemur kopi, gabah dan rempah-rempah.


betapa mesranya dodo dan arsyad hahaha...
Saya menemukan foto yang membuat saya tidak bisa tidak tersenyum ketika melihatnya. Di foto itu saya dan Vidia tertangkap kamera sedang menertawakan Dedy dan Guna yang terpeleset di atas batu. nya mereka sedang rebutan untuk foto-foto, sudah tau batuan di air terjun licin mereka berdua ngotot lari-lari. Alhasil mereka berdua jatuh dan saling timpa (huwahaha...). Guna yang posisinya di atas segera berdiri dan ikutan pose buat di foto. Tapi Dedy yang malang masih berbaring kesakitan di atas batu dan puas ditertawakan oleh dua orang perempuan psikopat (piss ded).  Perhatikan foto ini...

 
ini fotonya
 
Bedegung Tragedy hahaha...
Sebenarnya waktu adegan Dedy dan Guna jatuh, saya dan Vidia sudah panik ingin menolong. Tapi setelah melihat guna yang segera berdiri dan ikutan berfoto, saya dan Vidia sungguh tidak tahan tertawa. Hikmah foto ini, janganlah berfoto jika kepalamu habis terbentur, fotonya jadi JELEK. Hahaha.... ampun guuuun...

Oh iya.. mari berkunjung ke Bedegung.. Dia masih secantik yang dulu ^^