Posts

Showing posts from February, 2011

Re-purposing.....

Image
Perhatikan baju ini...



Mirip ga sama yang ini?
Yup benar, baju tersebut karena tangannya sudah kependekan maka saya transformasikan bentuknya menjadi sebuah TAS hohoho...

Karena kameranya lagi dipinjem maka proses perubahan dari baju ke tas ini tidak bisa didokumentasikan.... Krikrikrik.... (udah sore, banyak jangkrik)

Sweater dari Ayah

Image
Ayah sering ditugaskan ke Bogor. Minimal satu tahun sekali ada tugas ke Bogor. Pelatihan, seminar, dan hal-hal lain yang berhubungan dengan pendidikan. Selama bertugas di Bogor, ayah selalu datang di saat hujan turun dengan tidak santai. Hujan deras disertai petir kencang. Ayah khawatir pada kesehatan anak gadis kesayangannya. Takut di sini sang anak kedinginan. Oh andai ayah tau... dramaga itu puanaaaaas....

Ayah dengan baik hati akan membawakan sweater, jaket, selimut, minuman jahe, water heater untuk anak kesayangannya itu. Luar biasa dah pokoknya. Salah satu sweater pemberian ayah adalah sweater turtleneck ini.



Nah, karena leher kura-kura pada sweater ini, maka sweater ini jadi jarang gue pake. Sayang rasanya barang pemberian ayah klo ga dipake, maka sweater ini menjadi korban kejahilan gue hehehe.... *ketawa mak lampir.


Yah semoga setelah dirombak jadi sering dipake biar berasa dekat ayah selalu... ^^

Dilarang Mati Gaya

Image
Setelah puas menghancurkan hati sendiri dengan nangis-nangis melihat teman-teman diwisuda hari ini. Gue, Adhil dan Reti bersepakat untuk membahagiakan diri sendiri. Mulai dari foto-foto hingga menghancurkan isi lemari hehehe....




Setelah foto-foto selesai, Adhil kembali ke lab-embrio nya, Reti ngungsi ke ruang sebelah dan gue ngacak-ngacak dunia maya. Gue menemukan blog ini, isinya keren chuy... menginspirasi gue buat ngacak2 lemari gue hehehe....

Akhirnya gue putuskan buat merombak baju olahraga yang satu ini.



 Yah pokoknya sedih, muram, galau, apapun itu ga akan bikin gue berputus asa apalagi mati gaya hehehe....

hujan...

Klo kata Anis (sahabat saya di Al Hurriyyah dan dia seorang laki-laki), Bogor itu kota basah. Dari 360 hari, 300 hari selalu turun hujan dan 60 harinya tidak hujan sama sekali. Walaupun belum tentu kebenarannya, tapi saya percaya teori Anis itu.

Sejak dulu saya suka hujan. Walaupun banyak yang tidak suka. Saya tetap suka hujan. Saya pernah mempost tulisan tetang hujan 2 x sebelumnya. Salah satunya ini

"Di dalam hujan, ada lagu yang hanya bisa didengar oleh mereka yg rindu"

rindu... mengapa rindu hatiku tiada tertahan... [tarik maaaanng..]

desni...desni...stop des..
oke..oke... ehm...ehm... [ceritanya ngebenerin kerudung]

Gue pernah baca artikel [ceritanya gue sok bijak], artikelnya tentang hujan dan misterinya. Ada salah satu fakta aneh menurut gue dan odongnya gue percaya hehehe....

Katanya hujan memiliki kemampuan untuk menghipnotis manusia untuk me-resonansi-kan ingatan masa lalu. Wah menurut gue nih, intinya hujan itu bikin kita jadi bengong. Nah klo bengong [ahli be…

Menjadi "IBU"

Bagi saya, ibu adalah idola saya. Selama ini saya menjadikan ibu sebagai panutan. Semua yang ada pada diri ibu adalah pesona. Saya mengagumi ibu, ibu yang telah melahirkan saya dan ia dengan tulus membesarkan saya bersama ayah.
Ibu saya hanyalah ibu rumah tangga biasa. Beliau bukan wanita karier. Sebagian orang bangga pada ibu yang bekerja di luar rumah. Mungkin karena dengan menjadi wanita karier, ibu mereka terlihat lebih cantik, modis, gaul dan elit. Tapi tidak dengan saya, saya bangga pada ibu saya yang ibu rumah tangga biasa.
Ibu selalu ada. Ya, ibu selalu ada. Beliau selalu di sisi saya, ayah atau adik-adik saat kami terbaring lemah karena sakit. Beliau selalu ada saat saya dan adik-adik butuh bimbingannya. Beliau selalu bisa menyiapkan makanan bergizi dan terbaik untuk keluarga kami. Beliau mengurus rumah dengan baik sehingga kami merasa nyaman di rumah. Sehingga saya yang berada di perantauan ini selalu punya alasan untuk merindukan ibu. Dan saya bersyukur karena sampai detik i…

14 Februari

Image
14 Februari itu hari spesial bagi keluarga kami. Karena di tanggal itu, 23 tahun yang lalu keluarga kecil kami dimulai. Yup, 23 tahun yang lalu, 14 Februari 1988 ayah mengucapkan janji suci, mengucapkan mitsaqan ghalizha dengan cara meminang ibu.

Happy Anniversary Ayah, Ibu... Semoga Ayah semakin sayang Ibu, Ibu semakin sayang Ayah, Ayah Ibu semakin sayang Uut, Alvin dan Mia, kami bertiga juga semakin sayang ayah ibu, keluarga kita makin sayang Allah, dan Allah makin sayang keluarga kita. Aamiin...

Melankolis Anarkis

Setelah hampir dua tahun menjadi pengguna situs jejaring sosial Facebook dan diberi gelar oleh teman-teman sebagai "aktivis fesbuk" ( "- -), saya sekarang memberanikan diri mengeluarkan teori baru. Saya mengamati fenomena kehadiran situs jejaring sosial yang bisa dikomentari seperti facebook dan twitter, telah memunculkan satu karakter baru. Karakter baru ini merupakan modifikasi dari empat karakter Hippocrates (korelis, melankolis, sanguinis dan plegmatis). Karakter baru ini adalah MELANKOLIS ANARKIS (plok...plok...plok.. huehehehe...).

Agak sulit menjelaskan karakter melankolis anarkis ini jika tanpa contoh. Contohnya begini :

08.00 Huwaaaaa... hujan deras di Bogor, tapi tetap harus jalan :(
08.15 Angkotnya sepi euy... aseeeek..
08.20 Ni abang2nya nyebelin banget, ngetemnya lamaaaaa....
08.45 Nyampe juga di terminal BS
09.10 Cewe sebelah gw menor banget bo...
dst..dst...dsb..dll..dkk...

Eh busetdah.. statusnya deskriptif sekali hehehe...

Atau yang gini...
Januari (lagi pede…

Bros Manik

Image
Masih inget postingan tentang pernikahan Azka dan Muthi? Naaah... sekarang Azka dan Muthi sudah menikah (prok..prok..prok..). Mereka tinggal di komplek Perumahan IPB Alam Sinarsari Dramaga. Tadi gue dan sahabat tercinta, neng-nong Adkhilni Utami main-main ke rumah barunya Azka dan Muthi. Kita berdua emang berencana buat belajar bikin souvenir dari manik-manik bareng Azka.

Dan ternyata bukan hanya kita berdua peserta "kursus-kursusannya" tapi ada Isya (sepupunya Muthi) dan seharusnya ada Ovi (sang Senior Residence Asrama yang tak kunjung datang -_______-"). Suasana kacau mulai berasa saat Azka menjelaskan cara pembuatannya dan kami bertiga tak kunjung faham. Suasana mecekam mulai merasuki saat kami mulai buntu kreasi (agak-agak didramatisir).

Akhirnya buatan kami jadi juga, ayeeey.... Alhamdulillah berasa kurang puas. Artinya nanti harus belajar dan nyobain bikin lebih banyak lagi.

Hmmmmm... aroma jadi ibu rumah tangga semakin kuat tercium di sekitar saya. Wahai mas-mas…

A New Me...

Gue ganti alamat blog...

dari 

www.putribiru88.blogspot.com

jadi 


www.desni-utami.blogspot.com

suasana baruuuuu..... :)

Hari Acak

Image
Pagi di Hari Acak
Hari ini dimulai dengan "perasaan yang aneh". Entahlah, gue juga ga tau kenapa...

eh bentar... sorisorisori jek... ni tulisannya rada curhat gemanaaaa getho (ababil dah gaya tulisan gw). Sori klo rada ga jelas dan agak sulit dimengerti.

Baik, lanjut... Aneh? Iya aneh... rasanya aneh aja bangun di atas kasur kamar sendiri, bersama boneka-boneka, dengan lampu yang padam dan tipi masih menyala. Bukannya emang selalu begitu ya? Tapi gue pagi ini merasa aneh. Baiklah... Mungkin gue nya yang aneh hehehe... *ketawa aneh

Lalu pagi sampe siang gue berkutat dengan kegiatan gue yang baru dan mengasyikkan (tapi bo'ong). Gue namain kegiatan itu dengan DRAFTING alias nge-draft. Kegiatannya begitu mengasyikkan. Baca-baca, ketik-ketik, edit-edit, dan cetak-cetak. Asyik kan??? (- -" )

Eits... tunggu dulu, ada catatan penting... Pagi ini gue minum jamu (rutinitas anak kost bukan sembarang anak kost) dan sarapan lontong sayur (yang seminggu ini gue rindukan *ahahaha...…

Egoisme Pribadi

Pernah kehilangan seseorang yang sangat berarti? Pernah ditinggal mati? Bagaimana rasanya? Sedih? Menangis kah? Pernah terpikir kenapa kita menangis saat orang yang dekat dengan kita harus mati lebih dulu? Coba renungi, benarkah kita menangisi kepergiannya, benarkah kita menangisi "masa depannya" di alam sana, atau kita malah menangisi diri sendiri. Jangan-jangan kita malah menangisi masa depan kita tanpa kehadirannya. Kalau benar seperti itu, maka saya punya istilah sendiri untuk kondisi ini...

Emmm... pernah ngedumel saat macet? Pernah mengomeli orang yang menghentikan kendaraannya sembarangan atau orang menyetop kendaraan umum sembarangan? Tapi pernah juga berhenti sembarangan dan turun dari kendaraan umum sembarangan? Jika iya, maka saya punya nama untuk tindakan itu...

Pernah marah saat merasa sendiri? Kecewa karena di saat kita butuh, orang-orang malah tidak ada. Mengutuk mereka. Tapi pernah juga merasa bosan saat ada orang yang mengeluh di dekat kita?

Pernah merasa ti…

Bantal Perca [Part 1]

Image
Ceritanya panjaaaaaang... (lebay). Tapi intinya, gue disuruh baca tesis yang menurut gue bahasanya ga asik banget (namanya juga tesis, des...). Pas jam 00.00 (jam kelahiran gue nih *plak! ga penting) tadi gue mengalami kebosanan teramat sangat. Trus gue istirahat. Sayangnya gue ga ngantuk karena tadi siang gue kena sindrom "males makan, rajin tidur". Jadilah malem ini gue rajin makan dan males tidur nguohohoho...

Karena udah malem dan ga ada bekal makanan, maka gue yang lagi rajin makan dan males tidur ini akhirnya memutuskan untuk membuat BANTAL dari kain perca. Tapi gue ga mau bikin bantal biasa... (sing a song : bantalku bukanlah bantal biasaaaaaa... jika kamu yang memilikiiii....*pletak!). Jadi gue bikinlah bantal yang bentuknya hati dan warnanya biru hohoho....


Segitu aja des???
Weits... Santai... Tunggu dulu dong...
Ini bantalnya belum jadi, baru permbukaan doang, masih ada proses-proses selanjutnya.... karena ini udah jam setengah 3, dan gue harus baca lagi, maka pem…