hujan...

Klo kata Anis (sahabat saya di Al Hurriyyah dan dia seorang laki-laki), Bogor itu kota basah. Dari 360 hari, 300 hari selalu turun hujan dan 60 harinya tidak hujan sama sekali. Walaupun belum tentu kebenarannya, tapi saya percaya teori Anis itu.

Sejak dulu saya suka hujan. Walaupun banyak yang tidak suka. Saya tetap suka hujan. Saya pernah mempost tulisan tetang hujan 2 x sebelumnya. Salah satunya ini

"Di dalam hujan, ada lagu yang hanya bisa didengar oleh mereka yg rindu"

rindu... mengapa rindu hatiku tiada tertahan... [tarik maaaanng..]

desni...desni...stop des..
oke..oke... ehm...ehm... [ceritanya ngebenerin kerudung]

Gue pernah baca artikel [ceritanya gue sok bijak], artikelnya tentang hujan dan misterinya. Ada salah satu fakta aneh menurut gue dan odongnya gue percaya hehehe....

Katanya hujan memiliki kemampuan untuk menghipnotis manusia untuk me-resonansi-kan ingatan masa lalu. Wah menurut gue nih, intinya hujan itu bikin kita jadi bengong. Nah klo bengong [ahli bengong bersabda] kita jadi mikir yang aneh-aneh. Dan biasanya kita mikirin hal-hal yang sudah terjadi. Tetesan air hujan yang jatuh perlahan dan menyejukkan [lebay... gue lebay...] memiliki persamaan dengan tetesan air mata. Sehingga yang kita pikirkan [lebih tepatnya "bengongkan'] pada saat hujan turun adalah hal-hal yang membuat kita melankolis.

Coba kita bayangkan klo air hujan yang jatuh menyerupai timpukan bata pas tawuran, kita pasti ga melankolis lagi. Kita pasti udah bermetamorfosa menjadi sosok brutal berambut gondrong, membawa celurit dan berkata-kata kasar [gue ngasal lagi...].

Yah dari analisis gue itu, maka gue simpulkan bahwa hujan emang bikin kita bengong ahahaha....

catatan tak penting 
saat petir mulai bersahut-sahutan
dan aku menunggu hujan turun
Saya suka hujan walau pun saya tidak suka kebasahan. Ya tapi namanya sudah kepalang suka. Saya harus suka sepaket. Itu namanya resiko "suka" (halah!). Suka hujan, suka basah, suka becek, suka banjir hehehe....*geleng-geleng sendiri.

Baiklah, saya menulis ini di kala hujan turun dengan membabi-butanya. Pagi-pagi tiba-tiba hujan deras. Sudah biasa itu di Bogor. Karena klo nonton tivi di kota berpetir kencang ini bahaya, maka saya putuskan menyalakan windows media player dan memutar satu lagu, hanya satu lagu "Malaikat juga tahu". Menganalis lagu di saat hujan turun semakin membuktikan bahwa hujan dapat membuat orang jadi melankolis anarkis hehehe... Mari nyanyi bersama....

Lelahmu...jadi lelahku juga
Bahagiamu...bahagiaku pasti
Berbagi takdir kita selalu
Kecuali tiap kau jatuh hati

Kali ini hampir habis dayaku
Membuktikan padamu ada cinta yang nyata
Setia hadir setiap hari
Tak tega biarkan kau sendiri
Meski seringkali kau malah asyik sendiri

Karena kau tak lihat
Terkadang malaikat tak bersayap
Tak cemerlang, tak rupawan
Namun kasih ini, silakan kau adu
Malaikat juga tahu
Siapa yang jadi juaranya

Hampamu tak kan hilang semalam
Oleh pacar impian, tetapi kesempatan
Untukku yang mungkin tak sempurna
Tapi siap untuk diuji
Ku percaya diri, cintakulah yang sejati

Namun tak kau lihat
Terkadang malaikat tak bersayap,
Tak cemerlang, tak rupawan
Namun kasih ini, silakan kau adu
Malaikat juga tahu
Siapa yang jadi juaranya

Kau selalu meminta terus kutemani
Dan kau s'lalu bercanda andai wajahku diganti
Melarangku pergi karena tak sanggup sendiri

Namun tak kau lihat
Terkadang malaikat tak bersayap,
Tak cemerlang, tak rupawan
Namun kasih ini, silakan kau adu
Malaikat juga tahu
Aku kan jadi juaranya

Baiklah... dan hujan sukses bikin gue jadi geje... tararengkyu hujan...

Comments

  1. gppo,,aneh ajo,,desni yg mnrt gw kategori plegmatis bs bikin puisi melankolis bgonoh,,
    ga biasa2nyo?? :p
    puisinya ampe bikin gw terharu beginih??
    hagz3:p

    ReplyDelete
  2. ups sorry gw bukan plegmatis...
    puisi yg mana sih? perasaan itu lirik lagunya dewi lestari, malaikat juga tau...

    ReplyDelete

Post a Comment

Terima kasih sudah membaca, silakan tinggalkan komentar di tulisan ini

Popular posts from this blog

Tutorial Menjahit Pashmina Instan ala Nurina Amira

Tutorial Bunga Tulip dari Kain Perca

Repurpose : Mengubah Kemeja dan Rok Jadi Gamis Kekinian