Melankolis Anarkis

Setelah hampir dua tahun menjadi pengguna situs jejaring sosial Facebook dan diberi gelar oleh teman-teman sebagai "aktivis fesbuk" ( "- -), saya sekarang memberanikan diri mengeluarkan teori baru. Saya mengamati fenomena kehadiran situs jejaring sosial yang bisa dikomentari seperti facebook dan twitter, telah memunculkan satu karakter baru. Karakter baru ini merupakan modifikasi dari empat karakter Hippocrates (korelis, melankolis, sanguinis dan plegmatis). Karakter baru ini adalah MELANKOLIS ANARKIS (plok...plok...plok.. huehehehe...).

Agak sulit menjelaskan karakter melankolis anarkis ini jika tanpa contoh. Contohnya begini :

08.00 Huwaaaaa... hujan deras di Bogor, tapi tetap harus jalan :(
08.15 Angkotnya sepi euy... aseeeek..
08.20 Ni abang2nya nyebelin banget, ngetemnya lamaaaaa....
08.45 Nyampe juga di terminal BS
09.10 Cewe sebelah gw menor banget bo...
dst..dst...dsb..dll..dkk...

Eh busetdah.. statusnya deskriptif sekali hehehe...

Atau yang gini...
Januari (lagi pedekate) 
"Kamu tau ga, aku ga perlu ngeliat bintang di langit, cahaya wajahmu mengalahkan indahnya bintang...."
*preeeet... lo kira mukanya petromak, bercahaya segala...

Februari (jadian)
namanya diganti jadi "Fulanah sayang banget sama fulan" atau klo misalnya nama yayangnya Fulan Kertadiningrat, namanya diganti jadi "Fulanah Kertadiningrat" owalaaaaah....

Statusnya juga di-mention segala "sayangku @fulan, kamu kayak molto deh, melembutkan hatiku..."

April (mulai ribut)
"kamu maunya apa sih? aku udah capek hati... :'("


Juni (putus)
"Laki-laki emang brengsek!!!!"
"Lelaki buaya darat... buset aku tertipu lagi uwo..uwo..auwoooooo...."
"Gw benci banget laki-laki berhati busuk, ke laut aja lo!!!"
dan status-status sadis berisi kutukan bak ibunya malin kundang lainnya...

Faham kan maksudnya?
Punten ya.. Ga ada maksud apa-apa selain ingin mendeskripsikan hehe... *nyengir

Tapi saya punya saran buat penganut karakter melankolis anarkis ini, sebaiknya statusnya disimpan baik-baik dulu, sampai kisahnya ada klimaksnya lalu dijadikan cerpen trus dikirim ke media. Kalo diterbitin lumayan tuh bisa buat makan-makan. Atau barangkali bisa jadi skrip sinetron. Kan lumayan bisa jadi sinetron di Ind*siar hehehe...

Damai..damai...santaaaaaiiiiii.....

Comments

  1. awalnya mau gw tag ke orang2 yang terdeteksi "melankolis anarkis" cit, tp gw ga tega hehehe...

    ReplyDelete

Post a Comment

Terima kasih sudah membaca, silakan tinggalkan komentar di tulisan ini

Popular posts from this blog

Tutorial Menjahit Pashmina Instan ala Nurina Amira

Tutorial Bunga Tulip dari Kain Perca

Repurpose : Mengubah Kemeja dan Rok Jadi Gamis Kekinian