Paket Nyasar

Saya "iseng-iseng" punya usaha bersama dua orang sahabat tercinta. Rizka Ardhiyana dan R. Ery Bunyamin Gufron. Kami bertiga menyebut usaha tersebut dengan nama SALMAN CREATIF ART. Usaha ini berhubungan dengan souvenir dari bahan resin dan acrilic.

Sejak Kiki Ahmad Zakiyudin (alias kiki alias udin :p ) bergabung bersama kami, maka SALMAN membelah diri menjadi satu lagi usaha baru. Usaha yang bergerak di bidang kuliner (sungguh peristiwa pembelahan diri yang menghasilkan anak yang jauh berbeda) ini kami namai MARTABAK MINI RINDU UMMI.

Salman tidak mati. Dia masih hidup. Tapi tidak segencar dulu lagi. Kenapa ya? Hahaha....  Ga tau, aneh deh kita... Dan setelah sekian lama seperti mati suri, akhirnya datanglah pesanan berupa gantungan kunci dari teman di Palembang.

Saya meminta paketnya dari produsen kami di kirim ke asramanya Ery terlebih dahulu baru kemudian di kirim ke Palembang. Pintarnya saya, saya baru sadar kalau Ery sedang tidak di Bogor. Sedang 2 bulan berada di Ciwidey, Bandung untuk PKL. Saya sudah lumayan bingung, bagaimana caranya nanti mengambil paketnya dari asramanya Ery. Saya malas sekali ke asramanya yang super angker itu (hehe..).

Keajaiban terjadi di suatu siang yang panas. Tiba-tiba ada petugas pengiriman paket muncul dari balik pagar kostan saya (halah..) dan mencari orang yang bernama Ery Bunyamin. Hah??? Kok??? Saya bersyukur saya sedang berada di kostan siang itu. Jika tidak, paket ini mungkin akan kembali lagi ke Bandung. Karena tidak satupun orang di kostan perempuan ini yang akan mengaku bernama Bunyamin (ehehe..).

Ery di wisma Balsem booo...

 isi paket


wanita berwajah aneh (- -" )


Usut punya usut ternyata saya mengirimkan alamat yang salah ke produsen. Bukannya mengirimkan alamat asramanya Ery. Saya malah mengetik alamat kostan saya. Luar biasa. Betapa dodolnya saya heuheu...

Comments

Post a Comment

Terima kasih sudah membaca, silakan tinggalkan komentar di tulisan ini

Popular posts from this blog

Tutorial Menjahit Pashmina Instan ala Nurina Amira

Tutorial Bunga Tulip dari Kain Perca

Repurpose : Mengubah Kemeja dan Rok Jadi Gamis Kekinian