Tami Kiki Episode 2

Kita lanjutin cerita dari postingan sebelumnya.

Jadi sampe desain pertama jadi, si Nong belum deg-degan sama sekali. Cenat-cenut. Sebagai temen gue cemas dong ya.... Gue takut Nong malah naksir gue karena semua faktor kekerenan gue bukannya kiki (jedotin kepala ke bantal). Beberapa kali berguman di hati, "Ya Allah buatlah Nong cenat cenut klo mikirin nikahannya..."

Dan akhirnya gumanan ini terjawab. Suatu malam saat gue udah siap buat tidur. Lampu kamar udah gue padamkan, dan gue udah mulai masuk ke selimut, tiba-tiba ada sms masuk. Lupa gimana redaksinya. Tapi kira-kira begini...

"Rasanya menyenangkan ya, mengetahui di belahan bumi Allah lainnya, ada seorang pria yang menginginkanmu menjadi pendamping hidupnya.... :P"

Seketika gue merekah. Dan langsung berkata "ihiiiiy...." hahaha... serius, gue spontan ngomong "subhanallah... ihiiiy..."

Ini adalah desain kedua yang gue buat... Kartu undangan mini. Let's see...
 depan

dibanding tangan eike bo..

belakang

ada stiker logo tami-kiki

dalem

isi

ada sekitar 4 lembar isi

Desain ini cantik sebenernya. Imut. Sayangnya ga jadi dipake karena agak ribet nyetaknya. Dan klo ribet nyetak berarti ribet dengan biaya juga. Sehingga desain ini jadi simpenan kami berdua.

Comments

Popular Posts