Sunday, July 31, 2011

Internet dan Indonesia

People want to express themselves, to socialize. That provides strong amunition. And when social media was launched, everyone jumped on the bandwagon - Video Linimas(s)a

Dulu sejak zaman saya SD, di pelajaran PPKn (Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, btw sekarang masih ada ga ya?) saya dicekoki dengan pernyataan bahwa manusia adalah makhluk sosial. Saya membenarkan pernyataan ini. Saya adalah bukti nyata bahwa saya (yang tentu saja manusia) adalah makhluk sosial. Saya merasa tidak bisa hidup sendiri. Saya perlu pak tani untuk menanam padi yang saya makan, saya perlu ibu pedagang baju agar saya bisa berpakaian dan masih banyak lagi. Saya juga perlu teman, bertindak untuk mempertahankan hubungan pertemanan, berusaha menambah teman. Istilah lainnya saya melakukan kegiatan bersosialisasi.


Kecenderungan manusia melakukan kegiatan bersosialisasi, mengaktualisasikan dirinya makin menjadi-jadi saat saya dan (saya yakin) kita semua menemukan sebuah media sosial yang bernama internet khususnya situs jejaring sosial atau social networking. Internet membuat sekat-sekat di antara kita seolah-olah menghilang. Mau ngobrol dengan teman yang berada di Amrik sedangkan diri ini ada di pelosok Jawa Barat? Gampang, sekarang dengan internet bisa... Saat sahur merasa rindu keluarga lalu ingin bertatap muka? Gampang, sekarang dengan internet bisa... Mau ngobrol dengan selebritis idola? Gampang... dengan internet bisa. Atau ada wakil rakyat yang ingin berinteraksi langsung dengan rakyat yang dia wakili, ingin kebijakannya dapat dikritisi langsung oleh rakyatnya? Gampang... di internet bisa. Maka tak perlu heran jika situs-situs jejaring sosial di dunia maya laku keras. Situs-situs ini benar-benar menjawab kebutuhan manusia untuk bersosialisasi, mengaktualisasi dirinya secepat-cepatnya dan seluas-luasnya.


Lihat angka-angka ini, kita akan mengetahui betapa bombastisnya efek media sosial di internet :
  • Lebih dari 50% populasi dunia berusia di bawah 30 tahun
  • 96% generasi Millennial (kelahiran 77-98) sudah bergabung di situs jejaring sosial
  • Facebook mengungguli Google dalam lalu-lintas mingguan di Amerika Serikat
  • Social Media sudah mengambilalih posisi situs porno sebagai aktifitas nomor satu di Internet
  • 1 dari 8 pasangan yang menikah di AS bertemu lewat Social Media
Waktu yang dibutuhkan untuk mencapai 50 juta pengguna:
  • Radio 38 tahun
  • TV 13 tahun
  • Internet 4 tahun
  • iPod 3 tahun
  • Facebook kurang dari 1 tahun mendapat tambahan 200 juta pengguna
  • Aplikasi iPod mencapai 1 milyar download dalam waktu 9 bulan
(sumber : Apakah social media hanya buat iseng)


Dewasa ini (caelah.. bahasanyaaaa...), di Indonesia pengguna internet mencapai angka yang sangat tinggi. Dari video yang diunggah Linimas(s)a saya mengetahui bahwa di Indonesia terdapat 45 JUTA pengguna internet, 30 JUTA facebookers (peringkat ke II dunia), dan 6,3 JUTA tweeps (peringkat III Asia). Angka-angka yang sangat besar. Dan bagusnya, di Indonesia kesadaran memanfaatkan internet dan khususnya media sosial dalam hal kebaikan ada dalam posisi baik. Menurut catatan ICT Watch, Indonesia masuk ke dalam 10 negara yang “consumer-friendly” terhadap akses material pendidikan.


Penggunaan internet oleh masyarakat Indonesia sebagai citizen journalism (jurnalisme oleh masyarakat umum bukan wartawan) dikenal sangat produktif. Kegiatan citizen journalism ini berdampak sangat baik bagi perkembangan jurnalistik di Indonesia. Seperti yang kita ketahui, seharusnya media massa seperti televisi, surat kabar dan radio menjadi media yang adil, lugas, tegas, tidak berpihak dan tentu saja tidak ditunggangi oleh kepeningan pihak manapun. Sayangnya sudah menjadi rahasia umum bahwa beberapa media massa di Indonesia “dimiliki” oleh kepentingan-kepentingan tertentu. Maka citizen journalism yang dilakukan masyarakat pengguna internet di Indonesia membuka peluang terdapatnya berita-berita yang adil, lugas, tegas dan tidak berpihak tadi.


Tercatat beberapa peristiwa telah berhasil diangkat ke khalayak ramai melalui internet. Indonesia membuktikan penggunaan internet yang baik dengan menjadikan internet sebagai sarana pemberitaan bencana, hal-hal yang berkaitan dengan kemanusiaan, keadilan dan lain-lain. Seperti yang dicontohkan dalam video Linimas(s)a, pada peristiwa merapi yang terjadi baru-baru ini, banyak relawan yang tergerak hatinya karena membaca berita di mini blog seperti twitter. Lalu kasus yang sangat terkenal yang berhubungan dengan media sosial di dunia maya, yaitu kasus perseteruan Prita dan sebuah rumah sakit di Jakarta. Kasus ini mendapat dukungan dari khalayak dunia maya hingga terbentuklah sebuah gerakan koin untuk Prita. 


Kecerdasan rakyat negeri ini dan kebebasan (di) internet di negeri ini pun tampak dari pemanfaatan internet oleh warganya. Masih ingat dengan peristiwa alamat email DPR RI Komisi VIII? Yup, kasus yang anggota DPRI RI studi banding di Australia dan kebingungan saat ditanya apa alamat emailnya. Berita ini mungkin tidak akan disebar jika tidak ada warga Indonesia yang hadir dalam pertemuan itu, merekam dan menyebar luaskan video kebodohan anggota-anggota DPR RI tersebut melalui situs Youtube. Dulu saat zaman orde baru kita dibungkam tapi sekarang kita sudah bebas, bebas sekali bahkan untuk "ngata-ngatain" pemeritah. Hal ini menjadi pelajaran bahwa benar jika pemerintahnya masih bodoh dan harus menghadapi masyarakat yang sudah cerdas, maka pemerintah harus siap-siap untuk “ga dianggep”.


Contoh-contoh kasus di atas setidaknya telah menggambarkan bahwa penggunaan internet di Indonesia dewasa ini sudah dapat dikatakan baik. Masyarakat mulai menggunakan internet untuk hal-hal yang bermanfaat walaupun masih ada yang menggunakan internet hanya sekedar “iseng”. Karena memang seperti yang dikatakan Iskandar Zulkarnaen dalam blognya “tidak bisa dipungkiri, sebagian orang masuk ke dunia maya, berinteraksi sosial di dalamnya, hanya sekedar melampiaskan kejenuhan dan mencari hiburan sambil bersenda-gurau dengan teman.”


Sekedar intermezo, menurut pengamatan saya sebagai pengguna twitter, rasanya hampir setiap hari Indonesia membuat minimal satu Trending Topic. Mulai dari yang lucu-lucuan seperti #cintabeiber, #tabokselena (halah! -____-“) ketika Justin Beiber show di Indonesi, topik tidak penting #briputunorman ketika ada seorang polisi nyanyi lagu India di Youtube, topik mendukung negeri ini SUPPORT TIMNAS INDONESIA ketika Indonesia berlaga melawan Turkmenistan, sampai ke topik yang serius seperti ASTAGHFIRULLAH SBY ketika presiden negeri ini mengeluh soal gaji (ini bukan trending topic serius ya? Hahaha... bagi saya ini serius ah, masa ada presiden ngeluh - abaikan).




Naaaah.... dengan data-data yang seperti saya paparkan di atas tadi, maka seperti apa sebaiknya pengguna Internet di Indonesia dalam mengatur dirinya sendiri? Sebagai pengguna internet khususnya blogger Indonesia, kita sebaiknya mengikuti etika berinternet (netiket) dan juga etika “ngeblog” yang telah disepakati bersama. Saya mencoba merangkum kedua etika ini :

  • Perhatikan penggunaan huruf kapital. Sebagai mahasiswa komunikasi, saya pun memahami bahwa pengunaan huruf kapital secara penuh hanya digunakan untuk judul, penegasan/penekanan ataupun bentuk dari emosi.
  • Cantumkan referensi. Referensi baik berupa kutipan ataupun gambar harus dicantumkan asalnya. Karena jika tidak dicantumkan hal ini dikatakan plagiarisme.
  • Gunakan bahasa yang sopan. Bahasa verbal dalam bentuk ucapan langsung saja kadang dapat terjadi kesalahpersepsian makna, apalagi dalam bentuk tulisan. Maka penggunaan bahasa yang sopan dalam berinteraksi di dunia maya sangat diperhitungkan.
  • Hati-hati dengan berita bohong tanpa fakta (HOAX).
  • Jika terjadi kesalahan informasi pengguna harus bersedia melakukan ralat terhadap informasinya.
  • Tidak menggandung unsur yang menyinggung SARA
  • Hal-hal pribadi sebaiknya menggunakan private message 
  • Hindari spamming dalam komentar
  • Dan jauhi OOT (komentar out of topic alias ga nyambung)

Kebebasan (di) internet dan internet sehat adalah sesuatu yang tidak bisa dilepaskan. Kebebasan internet haruslah menjunjung tinggi etika berinternet. Dan penjunjungan tinggi terhadap etika berinternet adalah penggunaan internet yang sehat. Dalam pandangan saya, internet sehat adalah internet yang bermanfaat bagi kebaikan. Bermanfaat baik dalam niat, tujuan, proses penulisan dan pesan yang ingin disampaikan.  Dari segi niat dan tujuan, internet yang sehat adalah internet yang yang bertujuan untuk mencerdaskan, berbagi, tidak diniatkan untuk menyakiti, merendahkan atau melecehkan pihak lain. Dari segi proses penulisan, internet sehat adalah internet yang tidak melakukan proses plagiarisme. Dan dari segi pesan yang ingin disampaikan, pesan tersebut haruslah sesuai dengan hukum yang ada di Indonesia. Tidak ada konten bullying, kekerasan, terorisme, pornografi dan lain-lain.


Setelah banyak peristiwa positif yang kita temui dan telah Indonesia lakukan di internet. Kini saatnya kita menggunakan internet dengan sebaik-baiknya. Mari jadikan Indonesi negara yang dapat membuktikan pada dunia bahwa pemanfaatan internet di Indonesai bebas, sehat dan positif. Saatnya kita aktualisasika negeri kita, prestasi-prestasi, kepedulian dan keindahan negeri kita melalui dunia yang penyebarannya secepat kilat, dunia maya. Selamat berinternet. ^^

Saturday, July 30, 2011

Puasa Manusia

mungkin dosa sudah berkerak
hingga perlu sedikit dibuat lapar
untuk menghapunya

mungkin dosa sudah selautan
hingga perlu sedikit dibuat haus
untuk mengurasnya

mungkin dosa sudah menggunung es
hingga perlu sedikit kepanasan
untuk mencairkannya

mungkin dosa sudah terlalu tebal
hingga perlu satu bulan bersabar
untuk menipiskannya

lalu bertanya-tanyalah manusia
mengapa puasa terasa begitu pahit menyiksa
karena kataNya, surga itu manis rasanya...



-------------
Puisi ini ditulis sendiri dalam rangka mengikuti kompetisi blog islami "i-fun 1432 H"

Cuma di Bulan Ramadhan Part 2

Setelah berserius-serius ria di postingan sebelumnya. Saatnya kita (kita? Lo aja kali des..) ngegeje lagi. Horeee... plakplakplak.. (tabok). Ada banyak hal yang cuma ada di bulan Ramadhan dan ga ada di bulan lainnya. Ada banyak hal yang bikin Ramadhan di Indonesia jadi tambah seru dan tambah berkesan. Markicek (mari kita cek -___-")

1. Salah satu indikator datangnya bulan Ramadhan adalah banyak iklan SIRUP
Bayangkan di hari yang panas terik, kita sedang lapar dan kehausan karena puasa, menonton tivi yang isinya iklan siruuup semua. Ngiler deh kita. Iklannya macem-macem pula. Ada yang gambar sirup ditumpahin ke buah, ada yang gambar sirup dituang di atas es buah... Sluuuurppp.... Bahkan ada iklan sirup yang pake episode bersambung-bersambungan segala. Seorang temen bercanda lewat "kicauannya" di twitter, @rinaldyusuf, katanya
Udah liat akhir iklan Marjan? Itu kakek sama cucu akhirnya amnesia dan lanjut ke season 2
2. Cuma di bulan Ramadhan panti asuhan kebanjiran "orderan", undangan, bingkisan dan sedekahan.
Mungkin karena efek bulan Ramadhan yang penuh berkah jadi semua orang berlomba-lomba melakukan kebaikan, bersedekah dan menyantuni anak yatim. So, apa mau dikata panti asuhan di bulan Ramadhan kebanjiran orderan. Mungkin kita akan mengalami kesulitan untuk santunan karena semua panti kosong soalnya sudah full booked selama ramadhan :p

3. Cuma di ramadhan resto, cafe, rumah makan, warteg laku keras buat buka bareng
Ramadhan selain bulan ibadah kadang dijadikan juga bulan reunian. Mendekati lebaran sekolah, kampus, kantor semua libur, sehingga banyak orang yang memanfaatkan waktu libur untuk bertemu dan berkumpul dengan teman-teman yang lama tak tampak (halah..). Dan biasanya acara kumpul-kumpul ini dilakukan di resto, cafe dan tempat-tempat makan lainnya atau minimal dilakukan dengan memesan makanan ke tempat-tempat tersebut. Sehingga bulan ini rumah-rumah makan mengalami orderan yang melimpah.

4. Cuma di bulan ramadhan semua channel tv indonesia ada ceramah singkat sebelum adzan maghrib
Biasanya ada stasiun tivi tertentu yang ga nyiarin adzan maghrib, tapi di bulan ramadhan semua stasiun tivi di Indonesia muter ceramah singkat dulu sebelum adzan maghrib. Dan rata-rata penduduk Indonesia udah siap di meja makan saat ceramah ini diputer. So, jangan heran pas nonton ceramah banyak orang yang ngedengerin sambil ngiler (hahaha... lebay).

5. Karena pas puasa kita disunnahkan untuk sahur, maka jam 3 pagi biasanya kita udah bangun buat persiapan sahur. Dan cuma di bulan ramadhan selama sebulan orang-orang udah rame nonton tv jam 3 pagi.
Stasiun televisi di Indonesia emang ga ada tandingannya deh buat bikin hiburan buat menemani sahur. Tivi jam 3 pagi isinya ngelawaaaaaaaaaak semua, atau yang beda-beda tipis ada sinetron ramadhan. Ga tau ya tapi kok jadi ngerasa negara kita kayaknya cuma butuh hiburan doang... -_____-"

6. Entah kenapa... Tapi rasanya jumlah pengemis dan orang miskin di bulan Ramadhan jadi bertambah banyak
Mungkin karena ini bulan kedermawanan ketika beribadah nilainya berlipat ganda, maka orang-orang ramai berzakat, bersedekah. Dan anehnya ada aja orang-orang juga ramai-ramai pengen dizakati, pengen disedekahi. Jadi banyak deh pengemisnya...

7. Cuma di bulan Ramadhan ada kegiatan yang namanya ngabuburit
Ngabuburit sering diartikan sebagai kegiatan menunggu buka puasa (sumber) Biasanya anak-anak muda kegiatannya nongkrong sambil menunggu buka puasa.

8. Cuma di bulan Ramadhan khususnya di Indonesia ada tradisi yang namanya mudik
Mudik atau pulang kampung sudah menjadi tradisi yang mendarah daging di Indonesia. Kurang lengkap rasanya jika tidak lebaran di kampung halaman. Maka tradisi mudik sudah tentu menjadi tradisi yang dilakukan di bulan Ramadhan. Iklan obat biar ga mabok di perjalanan, iklan mobil atau motor, berita arus mudik dan arus balik melimpah di televisi.

9.  Cuma di bulan Ramadhan ada tradisi beli baju baru (buat lebaran)
Ada kali ya orang-orang yang mikir lebaran itu harus pake baju baru jadi ada aja orang yang cuma beli baju baru pas mau lebaran. Tradisi mudik, baju baru sama bikin makanan enak buat lebaran sebenernya jadi potensi meningkatkan jumlah kejahatan di Indonesia. Lihat sendiri kan banyak rampok, copet di bulan ramadhan. Tragis...


10. Walau ga cuma di bulan Ramadhan sih, tapi di bulan Ramadhan makin banyak orang yang ngeledakin petasan

11. Ada beberapa makanan khas yang cuma ada di bulan Ramadhan
Kurma sudah tentu makanan yang di Indonesia cuma ada di bulan ramadhan. Ada lagi yang lain kah? Berdasarkan hasil pengamatan saya (eeeiiitdah..) timun suri termasuk buah yang cuma dijual banyak pas bulan ramadhan. Begitu juga dengan kolangkaling, kolangkaling yang biasanya memang banyak dijual dengan es buah, ketika ramadhan jadi bisa dengan mudah ditemui di pasar-pasar. Kolak juga merupakan makanan khas berbuka.

12. Cuma di bulan Ramadhan artis-artis yang biasa nyanyi cinta-cintaan jadi nyanyiin lagu religi
Sebut saja Ungu, biru, abu-abu, Vidi Aldiano, Gigi, gusi, lidah, Afgan, Tompi, yang kalo Ramadhan datang mereka nyanyiin lagu-lagu yang temanya religi. Bahkan nih Indah Dewi Pertiwi yang biasanya pake baju adeknya, pas ramadhan dia bikin video klip yang pake bajunya sendiri (abaikan).

13. Cuma di bulan Ramadhan penjualan baju koko, jilbab, peci, al-quran, tasbih dll jadi meningkat

Masih banyak lagi info unik seputar ramadhan, rasanya kalo saya tulis disini bisa gempor jari-jari tangan. Yowes kita sudahi dulu... Smangat Ramadhan!!!


-------------
Artikel ini ditulis dalam rangka mengikuti kompetisi blog islami "i-fun 1432 H"

Cuma di Bulan Ramadhan

Bismillah...

Allah SWT berfirman :
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمْ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ
“Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kalian berpuasa, sebagiamana telah diwajibkan atas orang-orang sebelum kalian agar kalian menjadi orang yang bertaqwa”. (Al-Baqoroh:183)

Ramadhan akan segera tiba, bisa jadi besok bisa jadi lusa... Masih belum pasti. Kita semua masih menunggu keputusan dari Kementerian Agama RI. Dibanding bulan-bulan di kalender Hijriah (kalender Islam), kehadiran bulan Ramadhan begitu diperhitungkan dan diperhatikan. Hal ini disebabkan begitu spesialnya bulan ramadhan dibanding bulan-bulan lainnya.


Selain perhitungan masuk bulan ramadhan, masih banyak hal lainnya yang hanya ada di bulan ramadhan dan tidak ada di bulan lainnya. Berikut akan kita coba gali hal apa saja yang cuma ada di bulan Ramadhan. Let's check it out...

1. Cuma di bulan Ramadhan umat muslim diwajibkan BERPUASA SELAMA SEBULAN PENUH

2. Cuma di bulan Ramadhan terdapat shalat malam yang berbeda dari shalat malam di bulan lainnya, TARAWIH

3. Cuma di bulan Ramadhan ada satu malam yang dijanjikan apabila beribadah di malam tersebut maka pahalanya akan berlipat-lipat, lebih baik dari seribu bulan, LAILATUL QODR

4. Cuma di bulan Ramadhan ibadah sunnah diberi ganjaran seperti ibadah wajib, dan ibadah wajib ganjarannya dilipatgandakan
Diriwayatkan oleh Salman, bahwa pada suatu hari di penghujung bulan Sya'ban Rasulullah saw. bersabda, "Wahai sekalian manusia, telah datang kepadamu bulan yang agung, penuh keberkahan, di dalamnya terdapat satu malam yang lebih baik dari seribu bulan; diwajibkan padanya puasa; dan dianjurkan untuk menghidupkan malam-malamnya. Maka barang siapa yang mengerjakan satu kebajikan pada bulan ini, seolah-olah ia mengerjakan satu perintah kewajiban di bulan lain, dan siapa yang mengerjakan ibadah yang wajib, seakan-akan ia mengerjakan tujuh puluh kali kewajiban tersebut di bulan yang lain." -- sumber
5. Cuma di bulan Ramadhan memberi makan orang berbuka mendapat pahala seperti berpuasa
Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda,
مَنْ فَطَّرَ صَائِماً كَانَ لَهُ مِثْلُ أَجْرِهِ غَيْرَ أَنَّهُ لاَ يَنْقُصُ مِنْ أَجْرِ الصَّائِمِ شَيْءٌ (رَوَاهُ التِّرمِذِيُّ وَقَالَ حَدِيثٌ حَسَنٌ صحيح)
“Barangsiapa yang memberi makanan berbuka bagi orang yang berpuasa, maka baginya pahala yang semisal orang yang berpuasa tersebut tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa tersebut sedikit pun.” (HR. At Tirmidzi, beliau berkata, “Hadits Hasan Shahih”) -- sumber
6. Cuma di bulan Ramadhan terdapat zakat khusus yang bernama ZAKAT FITRAH

7. Cuma di bulan Ramadhan bau mulut orang yang berpsuasa sangat diistimewakan, bahkan disebut-sebut lebih wangi dari misk.



-------------
Artikel ini ditulis dalam rangka mengikuti kompetisi blog islami "i-fun 1432 H"

Friday, July 29, 2011

Resep Buka Puasa : Puding Pisang Coklat

Gue pernah denger dari seorang ustadz kalo ramadhan (baca romadhon) itu dalam bahasa Arab berarti panas terik. Keyakinan gue bertambah (haaaiiisss... lebay bener) pas wikipedia juga menyatakan hal yang sama, katanya...
Ramadan berasal dari akar kata ر م ﺿ , yang berarti panas yang menyengat atau kekeringan, khususnya pada tanah. Bangsa Babylonia yang budayanya pernah sangat dominan di utara Jazirah Arab menggunakan luni-solar calendar (penghitungan tahun berdasarkan bulan dan matahari sekaligus). Bulan ke sembilan selalu jatuh pada musim panas yang sangat menyengat. Sejak pagi hingga petang batu-batu gunung dan pasir gurun terpanggang oleh segatan matahari musim panas yang waktu siangnya lebih panjang daripada waktu malamnya. Di malam hari panas di bebatuan dan pasir sedikir reda, tapi sebelum dingin betul sudah berjumpa dengan pagi hari. Demikian terjadi berulang-ulang, sehingga setelah beberapa pekan terjadi akumulasi panas yang menghanguskan. Hari-hari itu disebut bulan Ramadan, bulan dengan panas yang menghanguskan.
Setelah umat Islam mengembangkan kalender berbasis bulan, yang rata-rata 11 hari lebih pendek dari kalender berbasis matahari, bulan Ramadan tak lagi selalu bertepatan dengan musim panas. Orang lebih memahami 'panas'nya Ramadan secara metaphoric (kiasan). Karena di hari-hari Ramadan orang berpuasa, tenggorokan terasa panas karena kehausan. Atau, diharapkan dengan ibadah-ibadah Ramadan maka dosa-dosa terdahulu menjadi hangus terbakar dan seusai Ramadan orang yang berpuasa tak lagi berdosa. Wallahu `alam.

Sebenernya gue juga heran kenapa prolog buat nulis resep makanan berbuka aja segini panjangnya... -___-"
Intinya mah gue mau bilang Ramadhan itu bulan yang "panas" baik secara konotatif maupun denotatif jadi wajar jika kita punya keinginan untuk berbuka dengan yang segar dan manis. Naaaah... gue punya resep yang udah gue coba di dapur gue, dan diakui "lumayan" bisa dimakan oleh orang-orang tersayang yang gue buatin resep ini.

PUDING PISANG COKLAT

Bahan :
- 1 bungkus agar-agar bubuk putih
- 200 gram gula pasir
- 750 ml santan
- 3 buah pisang ambon matang, 2 buah dihaluskan, 1 buah diiris tipis-tipis
- 4 sendok makan coklat bubuk dilarutkan dengan 5 sendok makan air panas
- 1/4 sendok teh garam

Cara Membuat :
- pertama sebelum menyalakan kompor, campurkan agar-agar, gula, garam
- lalu masukkan pisang yang sudah dihaluskan
- masukkan santan
- kemudian campurkan coklat yang sudah dilarutkan
- nyalakan kompor, masak sambil terus diaduk
- didihkan lalu angkat
- masukkan setengah adonan ke dalam loyang
- lalu beri irisan pisang di atasnya, tunggu sampai sedikit mengeras
- masukkan sisa adonan ke dalam loyang yang sama
- lalu beri irisan pisang di atasnya
- dinginkan, setelah membeku, potong melebar

Puding ini cukup untuk 18 porsi.

Eh, BTW maaf ya klo gambar pudingnya rada mengerikan. namanya juga belum ahli :P

Thursday, July 28, 2011

Husnudzon Wee lah...

Kemaren ada lomba blog, namanya LOMBA BLOGGER KEMANUSIAAN. Lombanya ga online kayak biasanya tapi offline alias kopi darat sesama blogger. Dengan saran dari temen-temen, akhirnya gue ikut lomba itu sendirian. Huh... Mana nih temen-temen gue? *sewot

Awalnya ngajakin Adhil, tapi dengan manisnya dia cuma bilang  
"Ayo Nong kamu ikutan..." (itu artinya dia ga mau ikut).

Ngajakin seseorang di negeri antah berantah, beliau cuma jawab
"huuuuu..." (apa ituuuuu.... reaksi macam apa ituuuuu....).

Ngajakin Randi, dia sih udah ngasih harapan tapi...   
"Des, gue mau banget ikut, tapi tanggalnya... gue wisuda".
Aaaaaarrrgggg.. Iya.. Iyaaaaah, kemaren itu di IPB ada wisuda. Dan gue malah ikutan lomba bukannya diwisuda. -______-"

Yah gue sih berangkat dengan senang hati ke Parung. Sebenernya alasan gue ikut lomba ini karena temanya tentang zakat. Gue suka. Soalnya obrolan favorit gue dan seseorang yang jauh di negeri antah berantah sana adalah soal zakat dan rezeki manusia itu udah ada yang ngatur. Ntar deh gue ceritain gimana bentuk obrolan kita (abaikan).

Lombanya sih mulai jam 10 dan peserta harus hadir 30 menit sebelum lomba dimulai. Jadilah gue berangkat dari kostan jam 8. JAM DELAPAN sodara-sodara.... (biasa juga jam segitu belum mandi :p). Sebelumnya mampir ke alfa dulu buat beli sarapan. Sepanjang jalan berdoa, "Ya Allah, Engkau Maha Tau apa yang terbaik buat hambanya..."

Sarapannya "ENERGI UNTUK MENANG TIAP HARI" :)

Sampe disana udah rame. Dan pas kenalan sama peserta (biasa, gue emang suka SKSD) semua yang gue ajak kenalan anak UI. FISIP lagi. Bagoooos.....


peserta yg luaaaar biasa banyaaaak

Sebenernya agak aneh sih lombanya sambil kopdar gitu. Soalnya namanya lomba blog dimana-mana online. Tinggal kirim. Udah deh nungguin pengumuman. Tapi seru lah, kenal banyak orang pluuuus dapet materi, kaos, makan siang, snack dan sertifikat GRATIS hahaha...

Setelah pembukaan dan materi akhirnya lomba dimulai. Periode lombanya (what? periode? hahaha... kosakata gue -____-") dari jam 11 sampe jam 14 lewat dikit. Bentar banget ya... Itu pun kepotong ishoma. Dan gue ga kebagian makan siang gara-gara pas mau ngantri prasmanan yang ngantri semuanya cowok. Saran nih buat panitia, kyknya bagusan dikotakin aja deh makan siangnya :)

Dalam pengumuman lomba yang gue baca di blog detik (eh iya, gue juga punya blog di blog detik), katanya disediakan wifi, jadi peserta tinggal bawa laptop. Karena gue tau yg namanya wifi biasanya bermasalah jadi gue bawa modem sendiri. Saat peserta lain bermasalah dengan koneksi internet, gue ga perlu ikut-ikutan nambah dosa gara-gara ngeluh hehehe....

Menurut jadwal dari panitia, pengumuman pemenang akan dilakukan pada pukul 15.00. Sebenernya gue rada ragu juga sih. Pesertanya buanyak begitu. Gimana mau ngoreksinya. Jadi pas panitia bilang pengumumannya diundur, gue ga perlu ngomel-ngomel. Ah... sudah diprediksi (lagi plegmatis nih ceritanya). Selama penundaan pengumuman ini, sang MC, yang memperkenalkan diri sebagai Suke dari Purbalingga dan bercita-cita jadi Bupati Purbalingga 2027 nanti (-_____-"), mengisi acara dengan mewawancarai peserta. Kebetulan banyak peserta yang berasal dari sekolah SMART EKSELENSIA milik Dompet Dhuafa. Denger cerita adek-adeknya saya takjub. Keren.

Sekolah ini sekolah akselerasi. Cuma 5 tahun SMP-SMA, ada asramanya, anak-anaknya macem-macem dari seluruh Indonesia, dan yang paling keren sekolah ini GRATIS. Dan anak-anaknya emang cerdas. Awalnya saya terseponah (halah.. terpesona) dengan permainan perkusi mereka. Lalu ketika mendengar ceritanya tambah kagum. Terakhir pas liat poster pengumumannya, ternyata lulusannya keren, ada yang keterima di kedokteran UI, trus UGM pokoknya keren-keren (ga ada yg di IPB ya? hadeeeh...).

Balik maning ke lombanya. Akhirnya pengumuman lomba juga. Pukul 17.20 kira-kira. Ngaret banget. Gue menang ga? Ya jelas... Yaaaaaa jelaslah klo gue kalah hahaha....

ini link pemenangnya.. sok baca, trus bandingin sama tulisan gue. Kalah jauh gue mah hahaha...
Juara 1 --> Dini
Juara 2 --> Aryn (anak IPB lhoooo.. angkatan 47 lagi hehehe...)
Juara 3 --> Burhan

Setelah pengumuman hujan turun. Aiiiih bikin gue beneran mikir klo gue beneran putri hujan (abaikan). Eh iya, pas nyampe jembatan yang ada di antara lampu merah angkot parung dan lampu merah SBJ (aih... gw ga tau nama jembatannya), keriiiing... Ga hujan sama sekali. Gue yang basah kuyup tiba-tiba jadi paling garing di dalem angkot. Ah.. hari yang luar biasa...

Akhirnya gue bikin twit tentang lomba kemaren di akun gue @desniutami ...
mau sedikit bercerita, kemaren saya ikut lomba, trus kalah dooong... :D
ternyata saya merasa tetap bahagia walau kalah, krn ada sahabat yg berkata "Gapapa cuuyy.. Itu tandanya lo akn dpt rzki yg lbh gde lagi..;)"

dan sampai detik ini saya masih optimis dan berhusnudzon, mungkin Allah punya takdir lain..
Saya mgkn ga dpt laptop yg jd hadiah lomba itu tp Allah mgkn mau ngasih ipad atau macbook atau bahkan mobil dg cara yg lain.. *ngarep :D

yg paling mbahagiakan, krn saya msh trs semangat walau kalah (melulu). Tdk penting brp sring kita jtuh, yg penting skuat apa kita bangkit :D

dan saya bersyukur walau kalah tapi saya "ga nangis, demam, pusing atau flu" :p

hidup kita itu kyk lomba, ga melulu menang, ada saatnya kalah... jangan melow2 amat, ntar jadi cepet "sakit". Sakit fisik, sakit hati... :D
Well... gue masih semangat nulis lagi. Kalo kata temen-temen tulisan gue LUMAYAN. Cuma rada "beleberan" hahaha...

Wednesday, July 27, 2011

Tumbuh, Suci dan Baarakah

Bismillah…


Kayaknya kita harus banyak berterima kasih deh sama Allah SWT, yang udah baik banget ngasih banyak bencana pada negara kita tercinta ini, Indonesia. Eh tunggu… jangan frontal dulu.. Kenapa kita harus berterima kasih? Karena dengan hadirnya bencana yang meluluhlantakkan negeri ini, “akhirnya” hati kita luluh sudah. Kepedihan saudara-saudara kita yang tertimpa bencana, tangisan mereka, luka-luka di jiwa dan raga mereka, plus lagu-lagu instrumental karya Kitaro atau lagu sedih lainnya yang diputer di tivi-tivi (hehehe…) akhirnya membuat hati kita terketuk untuk kembali menjadi bangsa Indonesia yang peduli.


Masih ingat kan tahun 2004 saat Aceh diguncang gempa hebat lalu ga lama kemudian, di hari yang sama dihantam tsunami dahsyat? Tentu saja kita ga akan lupa. Kita mungkin ga ingat betul berapa jumlah korban yang meninggal, berapa kerugian yang ditanggung negara, tapi kita tentu masih ingat betapa pedihnya perasaan kita melihat berita-berita di semua media. Selain dahsyatnya bencana yang melanda kala itu, kita juga pasti masih ingat betapa hebatnya bantuan yang datang. Triliyunan dana terkumpul, ribuan truk berduyun-duyun membawa bantuan dari penjuru negeri untuk membantu Aceh, ratusan bule ganteng datang bantuin Indonesia. Dan sekarang, tujuh tahun setelah bencana itu, saat Aceh sudah kembali bangkit, kita bisa tersenyum kembali dan berterima kasih pada Allah SWT. Berterima kasih karena telah menghancurkan fisik negeri ini namun membangun hati kita untuk bersatu, berduyun-duyun saling membantu, kembali peduli. Maka bagi saya yang awam ini, saya merasa tsunami Aceh adalah titik awal kesadaran beragama terutama kesadaran zakat di Indonesia.


Indonesia punya potensi zakat yang keren banget setelah peristiwa Aceh 2004 lalu. Kalo dilihat dari survey yang dilakukan PIRAC, sekarang tingkat sadar zakat di Indonesia sudah bisa dikatakan tinggi lho… 94 % masyarakat yang disurvey menyatakan diri mereka sebagai muzzaki (pemberi zakat). Okeh, ga perlu pake survey-surveyan segala. Lihat saja dari dana yang terkumpul jika ada bencana. Adik kandung saya pernah mewakili kampusnya membantu masyarakat mengumpulkan dana bantuan. Dia tugasnya cuma berdiri di pinggir jalan sambil bawa kardus yang ditulis “BANTUAN BENCANA”. Ga sampe enam jam sudah terkumpul sepuluh juta rupiah oleh adik saya dan teman-temannya. Belum lagi sekarang zakat kayaknya udah jadi gaya hidup, bahasa kerennya lifestyle. Sekarang zakat ga cuma di bulan Ramadhan. Zakat di bulan lainnya juga banyak. Dulu yang populer Cuma zakat fitrah. Sekarang sudah ada zakat maal, zakat penghasilan, zakat perusahaan dan lain-lain.


Naaah.. di tengah kesadaran zakat yang keren banget tadi, sayangnya masih banyak orang yang menurut saya masih kurang cerdas berzakat. Saya punya kriteria zakat cerdas versi saya sendiri. Sebelumnya biarkan saya bercerita. Begini… Kita pasti masih inget kan kasus pembagian zakat yang berujung maut? Itu lho kasus ada orang kaya yang bagi-bagi zakat di rumahnya terus ada yang meninggal keinjek-injek. 21 orang lagi yang tewas. Masih inget kan??? Menurut saya nih, zakat yang begitu kurang cerdas sodara-sodara… yang mau berzakat dnegan cara begitu ga salah-salah banget sih. Tapi ya kalo mau zakat trus bisa langsung ketemu sama mustahiq (penerima zakat), trus saleman sampe disungkemin, mbok ya zakatnya dianterin ke rumahnya satu-satu. Biar ga rusuh gitu (mode sewot on). Jadi kriteria zakat cerdas versi saya yang pertama adalah jika mau berzakat sebaiknya diantarkan langsung kepada mustahiq bukan mustahiqnya yang dikumpulkan terus desak-desakan di depan rumah kita.


Zakat itu sendiri menurut bahasa berarti tumbuh, suci dan baarakah (sumber). Maka saya beranggapan zakat yang baik adalah zakat yang tumbuh, yang produktif, yang manfaatnya bukan “sekali pakai” tapi dapat berjangka panjang. Dan bagi saya kriteria zakat yang cerdas yang kedua, tentu saja zakat yang efeknya jangka panjang. Maksud saya sebaiknya zakat yang kita berikan tidak langsung habis setelah dibagikan kepada mustahiq tapi setelah diberi zakat sang mustahiq mampu berdikari, lebih keren lagi kalo bisa berubah status jadi muzzaki. Susah ya kayaknya? Tapi banyak kok yang bisa. Dan itu artinya kalo ada yang bisa, orang lain juga pasti bisa.


Saya sebenernya lebih menyarankan agar kita bisa berzakat di lembaga zakat profesional. Kenapa begitu? Karena lembaga-lembaga zakat profesional ini telah memiliki data yang jelas tentang mustahiq. Sehingga pendistribusian zakat lebih merata, lebih jelas dan insyaAllah lebih adil. Kadang kalo kita ngasih zakat langsung ke mustahiq bisa jadi mustahiq yang kita kasih udah dikasih sama muzzaki lainnya (zakat double lah istilahnya), sedangkan ada tetangganya yang mustahiq juga yang malah ga kebagian zakat.


Selain itu lembaga zakat profesional ini juga memiliki program-program yang jelas dan berefek jangka panjang terhadap kondisi ekonomi mustahiq, bahkan kondisi ekonomi bangsa. Ga percaya??? Beuuuh parah.. Sini saya tunjukin. Coba lihat beberapa lembaga zakat yang terkenal, sebut aja Dompet Dhuafa (yang bikin lomba blogger kemanusiaan ini *nyengir*). Dompet Dhuafa punya banyak program, mulai dari program sosial yang meliputi program kesehatan, pendidikan, pengentasan kemiskinan dan bantuan sosial, lalu ada pula program manajemen bencana nasional, ada pula program ekonomi serta program advokasi. Coba buka webnya… Bikin kita melongo trus mikir “ada ya orang-orang yang kepikiran bikin uang zakat jadi keren begini”.


Negara berkembang kayak Indonesia kita tercinta ini emang kompleks banget masalahnya. Masalah kemiskinan, kebodohan (eh maksudnya pendidikan), korupsi, kriminalitas, bisa dengan mudah ditemui. Lihat aja berita di tipi-tipi kalo udah rada siangan. Berita kriminal bertaburan, berita korupsi juga banyak, berita masyarakat kita yang percaya kambing kakinya lima bisa bawa hoki juga bejibun. Walau ibaratnya sakit, Indonesia ini kayak kena kanker seluruh tubuh. Biar begitu masih ada kemungkinan sembuh. Masalah komplek begini ga bisa diselesain satu-satu. Harus ada solusi yang menyeluruh. Lalu apa solusinya? Bisa ga zakat jadi solusinya? InsyaAllah bisa. Dengan kehendak Allah SWT pasti bisa. Kalo yang kaya berzakat harta mereka jadi suci, trus yang miskin bisa hidup. Semoga jika yang kaya berzakat lalu hatinya suci sesuci hartanya bisa jadi menurunkan angka korupsi. Lalu yang miskin bisa dibuatkan program-program jangka panjang yang membantu memperbaiki hidupnya, maka sejahterahlah Indonesia. Masalah pendidikan juga terpecahkan dengan zakat. Ada lembaga zakat yang bikin beasiswa, ada juga yang bikin sekolah unggul.


Aaah… rasanya bangsa ini sudah banyak terbantu dengan adanya lembaga zakat. Sekarang sudah banyak BAZ (Badan Amil Zakat) dari pemerintah dan LAZ (Lembaga Amil Zakat) milik swasta yang profesional, berpengalaman serta terpercaya. Sekarang lembaga zakat juga mudah banget ditemui. Inget, MUDAH BANGET. Zakat bisa dibayar secara online. Zakat juga udah ada yang bisa dijemput. Di mall-mall juga ada. Lalu apa lagi masalah kita buat berzakat??? Ayo berzakat dan jadilah heroooo… Penyelamat Indonesia, penyelamat duniaaaaa….


—————
Bogor, 27 Juli 2011
Ditulis dalam rangka Lomba Blogger Kemanusiaan
dipublish juga di blog saya yang lainnya  

Tuesday, July 26, 2011

Nyanyian Hati

Ini sudah lewat tengah malam... Saya terbangun, tersenyum dan dengan jantung yang masih berdebar-debar saya menyalakan laptop. Saya ingin menulis.

Saya masih tersenyum-senyum sendiri. Saya bukan terbangun karena bermimpi. Hanya terbangun. Dan gelombang bahagia itu hadir dengan sendirinya. Kalau kata Colbie Caillat dalam lagunya You Got Me, "it feels so good, it must be lo**". Uuupss...

Otak bawah sadar saya tiba-tiba mengajak saya mengingat suatu senja. Saat saya duduk di dalam sebuah rumah makan modern di tepian sungai musi. Hari itu suara angin yang datang bersama aliran air sungai musi, dentingan suara piring, sendok dan garpu yang beradu terdengar seperti melodi yang manis.

Saat itu saya agak samar-samar mendengarkan asisten manager resto yang mendatangi meja kami untuk menjelaskan banyak hal tentang tempat itu. Samar-samar karena hati saya begitu berbunga. Saya membiarkan mata saya sesekali memandang ke arah jembatan Ampera yang berdiri angkuh. Hmmmm... Mengapa semua begitu indah dilihat, begitu sedap dipandang, seolah kuingin slalu tersenyum...

Adzan maghrib datang menyelamatkan saya yang luar biasa kesulitan menyembunyikan senyum. Saya segera berwudhu, sholat di musholla sederhana di dalam rumah makan itu. Sebelum sholat, saya menyempatkan diri menengok sebentar ke luar. Dari jendela tampak lampu jembatan Ampera sudah mulai menyala dan bulan purnama menyembul di dekatnya. Subhanallah indahnya semua ini.

Selesai sholat saya menengok ke depan, dua shaf di depan saya ada seorang pria yang terdunduk, saya tidak berani memandangnya, saya menundukkan kepala, dan air mata saya menetes. Pria itu ya Allah...

Oh Allah... Beginikah rasanya???

Saya berjalan pelan di belakangnya dan mulai mendengar suara-suara dari konser tunggal Michael Buble yang bernyanyi riang di hati ini..

L is for the way you look at me
O is for the only one I see
V is very very extraordinary
E is even more than anyone that you adore

Sebelum meninggalkan area parkir saya melihat kembali tempat itu. Ya, insyaAllah disana. InsyaAllah. Dan sore itu saya membiarkan diri saya memohon kekuatan dan kesabaran dalam masa menunggu yang sungguh tidak sebentar itu. Baarakallahulana... Semoga Allah memberkahi kami...

Saturday, July 9, 2011

Kisah Juli (Halah...)


Pembukaan
Gue akan bikin beberapa tulisan tentang perjalanan gue dan adek gue selama di Bogor beberapa hari ini. Jadi siap-siap ngiri liat betapa “noraknya” kita berdua muter-muter Bogor-Jakarta.

ada yang tau tangan siapa yg di belakang kepala gw?

Kedatangan adek ke Bogor diawali oleh peristiwa 30 Juni 2011. Allah belum menakdirkan adek lulus SNMPTN 2011 ini. Jadi si adek dengan senang hati datang ke Bogor lagi untuk ikut UTM IPB dan ikut SMBB Telkom. Sebenernya si adek baruuuuuu aja pulang ke Palembang setelah dari tanggal 9-19 Juni main ke Bandung-Bogor. Di Bandung kemaren si adek udah daftar SMBB Telkom dan milih lokasi ujian di Palembang. Setelah pengumuman SNMPTN keluar, adek buru-buru didaftarin abang buat ikut UTM IPB (yang lokasinya di Bogor dan pendaftarannya diperpanjang satu hari) plus daftar lagi SMBB biar bisa ngambil lokasi ujiannya di Bogor aja. Dan atas keputusan mendaftarkan adek SMBB di Bogor ini adek ga usah muter-muter Bogor-Palembang dalam sehari untuk UTM IPB tanggal 2 Juli di Bogor, dan SMBB tanggal 3 Juli di Palembang. (pusing ga bacanya? Gue aja yang nulis pusing hehehe....).

Adek dapet tiket pesawat dari Palembang ke Jakarta tanggal 30 Juni jam 16.40 WIB. Ini perjalanan pertamanya sendirian naik pesawat. Sebelum keberangkatan kita berdua smsan untuk mengalihkan perhatiannya terhadap ketakutannya naik pesawat sendirian. Pesawatnya telat bangeeeeeet, di delay sekitar dua jam. Kami akhirnya baru bisa bertemu di Bandara jam 8 malem. Alhamdulillahnya ada Om Dedy yang jemput kita di Bandara dan rela nganterin kita ke Bogor. Setelah nganterini kita, Om Dedy mengalami trauma nganter ke Bogor. Soalnya beliau kesasar muter-muter Bogor buat balik lagi ke rumahnya di Jakarta hahaha....

Tes-tes... 1,2 Tes...
Setelah tanggal 1nya kita ngeliat lokasi UTM di kampus plus ngajak adek sedikit jalan-jalan di IPB. Tanggal 2 adek mulai tes di IPB. Tesnya dari jam 7 lewat sampe jam  4 pas. Tes kali ini agak sedikit riweuh karena bareng sama nikahnya temen se fakultas gue, Wi Rudy. Gue ke nikahan Wi Rudy di Ciampea jam 11 (gara-gara yang jemput gue ketiduran - ___ -“) dan harus ada di IPB lagi jam 12.30 buat memenin adek ishoma. Ketara banget kan gue ke Wi Ridy ngapain.. Yaiyalah Cuma numpang makan plus numpang ngeksis di foto pernikahannya hehehe... Btw, Wi, lo beneran udah nikah? Gue masih ga percaya hahaha....

Hadiah buat Wi rudy, wi.. i made it by myself lhoooo... Awas lo klo ga dateng ke nikahan gw!!! hehe


Habis tes ini kita berdua plus abang berencana ngeliat lokasi tes SMBB di SMA 1 Bogor. Sempet rada berantem sama abang karena menurutnya “klo udah sore begini, sekolahnya udah tutup, gimana mau liat lokasinya”. Tapi kita berdua ngotot, klo menurut gue sih yang penting si adek tenang karena udah liat lokasinya. Hasilnya? Sekolahnya tutup, abang ngomel-ngomel daaaaan kita bertiga kehujanan hahaha... Lengkap deh. Kita akhirnya mampir ke Botani buat makan malem. Eh, sekedar info nih ya, naik taksi dari Botani ke Dramaga mahal pisan, 80an chuuuuuy... itu bisa dapet berapa truk kerupuk ya heuheu...

Besoknya adek ikut SMBB telkom di SMA 1. Gue nemenin adek dari awal tes sampe selesai. Dan gue rada syok soalnya dikira calon mahasiswa oleh tiga orang. TIGA ORANG sodara-sodara, catat itu ngahahaha...

Dialog pas adek udah masuk kelas buat tes jam 8
Calon Mahasiswa yang Tesnya Jam 10 (CMTJ10): Eh, kenalan dong, mau ambil Jurusan apa?
Gue : ??? saya mah udah mau lulus kali dek hehe, cuma nganter adek doang tes hari ini
CMTJ10 : oooo... saya kira ikut tes juga
Gue : (dalem ati) perasaan gue udah kayak emak-emak deh, pake gamis begini.... (nyengir)

Pengawas yang Lewat (PL) : Kok belum masuk? Telat ya? Masuk aja...
Gue : saya Cuma nganter pak...
PL : Saya kira calon mahasiswa
Gue : (idung kembang kempis)

Pengawas ruangan adek (PRA) : Calon mahasiswa?
Gue : bukan, cuma nganter...
PRA : kirain telat...
Gue : (terbang)

Tes hari ini diakhiri dengan idung gue kembang kempis dan kepala adek berasep gara-gara kebanyakan tes hehe...

UNO
Adek ke Bogor bawa mainan lho, namanya UNO.  Sejenis kartu yang cara mainnya mencocokan angka atau warna. Simple sih, tapi seru. Kita buat perjanjian, yang kalah mukanya dilipstikin, yang paling banyak lipstiknya harus upload fotonya ke FB (muahahaha...). Si adek mukanya cuma ada dua coretan. Lha gue??? Muka gue penuh banget.  Tapi gue ga ngupload dooooong... Yaaaa jaman sekarang mah, lipstik udah ga harus di bibir tapi bisa pindah ke muka... (- -“ )

Sorenya kita berdua main ke IPB plus nyari makanan. Karena gue ngerasa masuk angin dan agak pusing, jadi kita berdua mampir dulu ke Yellow Corner  IPB buat beli teh. Terjadilah percakapan bego antara gue dan mba penjual teh.
Gue : Mba, es teh angetnya satu ya...
Mba penjual : manis atau tawar?

Merasa ada yang ganjil??? Kita ulangi lagi...
Gue : Mba, es teh angetnya satu ya...
Mba penjual : (bukannya nanya, dingin atau anget, tapi malah nanyain) manis atau tawar?
Kita berdua : hahahaha...

Cimory Resto
Tanggal 4 kita berdua main ke Cimory Resto di Cisarua, Puncak. Tau kan Cimory itu apaan? Buat yang belum tau, Cimory itu perusahaan susu lokal yang berlokasi di Puncak, Bogor yang terkenal banget enaknya.

Sampe disana kita langsung ngiler liat betapa keliatan sedapnya makanan disini. Akhirnya kita berdua memutuskan buat beli dua Strawberry Cheese Cake, satu tiramisu dan satu chocolate mouse. Ketiga jenis kue-kuean ini wueeeenak tenan. Sayangnya terlalu creamy jadinya kita cepet eneg. 

Strawberry Cheese Cakenya nyummy...


Setelah puas makan kue-kuean ini kami memutuskan buat makan yang rada berat. Adek milih makan zupa soup dan gue dengan cerdasnya milih gado-gado. Sampe detik ini gue juga ga habis pikir, ngapain gue jauh-jauh ke puncak buat beli gado-gado. Dan gue juga ga ngerti apa hubugannya Cimory dan gado-gado.

Minuman yang kami pesen juga lumayan aneh. Yang satu Blue Splash yang kayaknya dari Pepsi Blue di combine sama es krim susu Cimory. Dan satu lagi Manggo Tea, teh rasa mangga. Pas awal-awal enak sih rasanya tapi setelah hampir mau habis, kami baru menyadari bahwa rasa Manggo Tea ini lebih mirip pewangi ruangan. Good...

Pas makan gado-gado tadi lahirlah tragedi yang kami sebut dengan Tragedi Cimory.
Bermula dari gado-gado “unik” yang dibagian atasnya ditaburi printilan jagung manis rebus. Gue yang penggemar berat jagung manis langsung dengan bahagianya menyerbu sang jagung. Pas lagi masukin satu suapan jagung lagi ke mulut gue, tiba-tiba udara dingin puncak menyergap. Gue bersin. Dan jagung sukses ketelen tapi nyasar ke hidung gue. Eustacius sialaaaaan... hahaha.... Sang jagung nyangkut di hidung. Sesek banget rasanya. Gue berusaha ngeluarin sang jagung dari hidung gue kayak orang yang mau ngeluarin ingus. Berhasil. Satu printil jagung UTUH keluar dari hidung gue.

Adek ngakak puas banget. Gue menderita. Sang jagung juga kayaknya lega. Dan akhirnya gue sadar SEGEDE apa lubang hidung gue. GEDE BANGEEEEET hahaha....
Adek sampe bilang “Mba, kayaknya klo yang nyangkut kacang panjang juga bisa hahaha...”  Aseeeeeem hahaha....

Klo orang lain datang ke Cimory Resto naik kendaraan pribadi, kita berdua numpang angkot. Dan di angkot ada mba-mba yang dandanannya menurut gue mirip penyanyi dangdut, yang ring tone hapenya kenceng-sekenceng-kencengnya . Hapenya bunyi mulu. Keliatannya si mba ga mau ngangkat hapenya. Jadi klo ada telpon masuk dibiarin aja tuh hapenya berbunyi merusak ketenangan angkot. Taukah kalian apa nada sambung hapenya? Klo gue rasa sih itu mirip intro lagunya KUCING GARONG hehehe.... Iyeeee... gue yakin, soalnya sering denger lagu itu di terminal. Biasaaaa.. orang keren mah gaolnya di terminal -_____-“

Setelah kejadian ini gue jadi mau bikin penelitian sosial tetang hubungan ring tone hape dan kepribadian seseorang. Ngasal.

Oke... Penasaran sama petualangan udung kita lontang-lantung di Jakarta? Nantikan kisah selanjutnya (sok asik) :p