Wednesday, September 28, 2011

Sedikit-Sedikit Galau

Ini bukan curhat, ini ngamuk *melet-melet*

Kalau yang kenal baik dengan gue, mohon baca tulisan gue ini dengan nada ngotot, jutek, judes, ala gue… oke?!

Sebenernya sih bukan salah kakak J atau ikhwan A (nyebut merk sekalian minta maaf, maaf ya kak, maaf ya Bro :D) yang tiba-tiba komen di status gue dan status Izzah. Cuma akibat komen mereka gue jadi mengakumulasikan sensitivitas gue terhadap kata-kata “GALAU”. Apa deh, dikit-dikit galau, bikin status yang rada “manis” gue dikatain galau. Hellooooow… kitty… -____-

Begini ya cinta….
Pertama kita bahas dulu pengertian GALAU. Apa sih galau itu?
Kalo kata Randi Swandaru yang sambil buka KBBI, galau berarti kacau (tentang pikiran), kegalauan berarti sifat (keadaan hal) kacau.

Kedua kita lihat lagi dengan lebih bijak, kan sekarang kita udah tau pengertian galau menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, jadi sekarang kita udah bisa menganalisa dengan lebih baik apa itu ciri-ciri galau. Nah stereotype manusia Indonesia khususnya jama’ah twitter dan facebook, kaum galau punya ciri sendiri misalnya :

Galau itu suka nulis status yang berhubungan dengan cinta padahal hubungan cintanya bermasalah (-____-“)
Galau itu suka nulis status tentang nikah padahal belum nikah
Galau itu suka nulis kata-kata romantis bin manis


Kemaren gue bikin status “I knew I loved you before I met you” dan dengan sekate-kate gue dibilang galau… Heloooooooooowwwww…..

Begini lho, gue bikin status itu karena gue jalan-jalan ke blog nikahannya kak Okta dan mba Lily, di blognya itu ada lagunya Savage Garden yang judulnya “I knew I loved you before I met you” dan karena gue hapal lagunya plussss lagunya terngiang-ngiang (secara gue anak audio) jadilah sang judul lagu gue tulis di status gue. Galau? Yaenggalaaaaaaaaaaaaah…
Kenapa coba gue mesti galau? Apa yang harus gue galauin? Ihsan nulis komen juga nih (sebut merk lagi sekalian minta maaf), katanya kalo temen kanan-kiri udah pada nikah wanita biasanya galau. Haduh San, gue kan bukan wanita biasa. Lo tau sendiri siapa gue (ahaha..).

Gue jelasin lagi nih… pertama sahabat-sahabat gue yang udah nikah ga berubah sedikitpun, malah jadi lebih perhatian, bener deh.. Tau sendiri kan gimana juteknya Kalia dan gimana datarnya Adhil. Tapi setelah menikah mereka makin manis lho… makin suka sms, makin suka nanyain kabar.. Walau sekarang rada susah ketemu mereka tapi it’s fine… Masih ada Septina, Izzah, Noni, dan banyak lagi wanita jomblo terhormat lainnya (ga perlu gue sebutin semua temen liqo gue kan? *habis ini gue digetok noni haha..)

Nih ya, lagian kenapa juga gue mesti pake acara curhat begituan di facebook atau twitter. Heloooooooow… Gue punya temen kaliiiii… Masih ada temen liqo gue yang jumlahnya ga pernah berkurang tapi selalu bertambah. Gue juga punya ayah, ibu, Alvin, Mia buat dicurhatin. Dan tentu saja gue masih punya Allah buat galau-galauan… Galau sama Allah ga bikin gue tampak bego dan memalukan. Serius!

Trus apa yang bikin galau? Gara-gara gue belum nikah??? Haduuuuuh.. kemana aja cyiiiiin.. Gue udah punya calon suami kaliiiii, udah ada tanggal pernikahannya lagi… tinggal akad aja… Jangan pake ciye-ciye-an dulu… Calon suami gue, calon suami eloooh, calon istri eloooh, eloh dan eloh udah ada dari jaman kapan tau di lauhul mahfuz. Lauhul mahfuz itu tempat Allah nulis semua takdir tentang gue, eloh, eloh dan eloh (hahaha…). Trus dengan pemahaman yang cukup tentang konsep itu, masih penting kah gue galau? Tentu tidak kan..

Emang sih bisa jadi hal-hal di atas bikin galau kalau kita lupa sama konsep lauhul mahfuz, konsep kalo semua yang ada di bumi ini sudah diatur sama Allah SWT. Jadi klo orang yang paham konsep ini, jauh-jauh deh dari kata galau..

Lagian gue lebih sering ga pake hati kalo fesbukan sama twiteran, gue pakenya tangan (ahaha…) jadi rasanya kalo gue update judul lagu, gue ga perlu galau-galauan, karena gue emang suka nyanyi, suka dengerin musik. Kadang kata-katanya bagus, kutip aaah.. just it, cuma itu, ga lebih… Emangnya semenye-menye apa gue di mata lo semuaaaaaa… *ngamuk, banting orang* hahaha…  

Tau ga, hal yang bikin gue galau (pikiran gue kacau), itu lho kalo gue lupa naro kunci, lupa naro atm, lupa naro kacamata, udah deh, galau deh gue hahaha…

Saturday, September 24, 2011

Izha berkata

"Desni itu orangnya tenang ya...."

Hah???? ooo... hohoho... *idungkembangkempis*

"... sama kayak Desni, kalo marah serem.."

Hah??? Emang sih hehe...

"Waktu pertama kali ketemu Desni, aku takut lho, soalnya Desni itu kayaknya pendiem, jutek, sombong gimana gitu.."

Hah??? Aseeeeek... acting gue keren juga sampe bisa bikin pencitraan awal yang mengesankan hahahaha....

Monday, September 19, 2011

Penting Ga Penting Yang Penting Memorable

Dua orang bersahabat, yang satu sudah menikah (sebut saja Adhil) dan sedang dititipkan suaminya (sebut saja Kiki) di kostan gadis manis - jomblo ambigu - berkacamata tebal (sebut saja GUE! Desni).

Adhil datang ke kostan gue beberapa menit sebelum hujan deras turun. Doi datang dengan membawa sayur kangkung, jamur merang, jagung manis, cabe, dan tahu.

Jam 4 sore Adhil mulai memasak dan gue mulai berdoa. Iya, gue bantuin Adhil dengan doa hahaha.... Adhil memasak sayur jamur jagung dengan hiasan berupa sayur kangkung. Sebenernya masakan tersebut adalah cah kangkung gagal. Karenga gue sayang sahabat gue yang satu ini dan ga tega bikin dia sedih (preeeeet!) jadilah gue bilang

"Adh, sayur jamurnya enak...".

Resmilah sayur ini menjadi sayur jamur bukan cah kangkung walau Adhil tetep manyun-manyun dikit hahaha...

Sebelumnya gue yang seharian puasa ga pake sahur dan pada akhirnya diomelin seseorang yang dulu datang di saat hujan di suatu hari di suatu bulan di suatu tahun, sudah terlebih dahulu berbuka dengan gorengan 2 tahu isi, 1 bakwan, dan 1 tempe. Yang kesemuanya dimakan bersama cengek alias cabe rawit. Mantep banget perut Sumatera gue. Setelah itu buka puasa spesial ini disambung dengan ngemil maicih level 5. Gue perlu nih makan maicih, buat menyamakan kadar otak gue dengan orang lain. Kan katanya kalo makan vetsin bisa menurunkan kecerdasan *meletmelet*.

Gue masih berasa jadi cewek paling kece di Dramaga gara-gara menu buka puasa ini, sampe suatu ketika jarum jam menunjukkan pukul 21.00 Waktu Insan Berjamtangan terjadilah percakapan spesial paling penting abad ini...

Gue : Adh, kok kentut gue bau ya?
Adhil : [baru keluar kamar mandi] mules?
Gue : iya kentut mulu, bau lagi, gue udah mau pingsan...
Adhil : gue juga, ini lagi nahan-nahan kentut...
Gue : Efek belagu makan maicih.... [kemudian kentut dan melenggang dengan santainya melewati Adhil yg keracunan gas gue :p]

Hari ini kami tutup dengan saling mengentuti... Selesai...

Saturday, September 17, 2011

Apalah Arti Sebuah Nama


Fragmen 1
Di meja registrasi sebuah acara
Petugas : Namanya mbak?
Gue : Desni Utami
P : Maaf?
G : Desniiii Utamiii, Desni pake n
P : Desti?
G : Desni mbaaaak... pake "en" de-e-es-en-i (ngeja) Desni
P : Oooo... Siapa tadi?
G : *jedotinkepaladitembok*

Fragmen 2
Seorang sahabat saya biasa dipanggil Dodo, taukah kalian nama aslinya? Namanya Andri. Nama panjangnya Andri Widodo? 100% salah!!!

ANDRI WIJAYA

Nemu dimana coba panggilan dodo. -____-"

Sumber Gambar

Ada lagi Anggi. Tau nama aslinya? Agustin. Nama panjangnya AGUSTIN ROSALINA HANDAYANI. Dimana orang tuanya nemu kata Anggi??? Gue juga pasrah.... (piss temen-temen)


Fragmen 3
Salah dua (maksudnya dua orang) saudari terdekat saya di kampus punya perpaduan nama yang unik. Yang satu bernama Nuri Izzatil Wafa, biasa dipanggil Ijah. Dan yang satu bernama Noni Husnayati. Coba bayangkan kalo mereka saling panggil

Noni : Ijaaaaaaaaah... jaaaaah... ijaaaaaah...
Ijah : Iya nooon....

Mirip percakapan patron dan klien (materi Sosiologi Umum :p)

Fragmen 4
Sepasang pemuda-pemudi merencanakan nama anak
Wanita : Nanti nama anak kita siapa ya?
Pria : yang bagus2 aja... kan doa...
W : Klo huruf depan sama kayak nama kamu gimana? 
P : Boleh... Siapa kira-kira?
W : Klo nanti namanya Salman? Salim? Salam?
P : Hmmmm.. Gimana kalo Sudimampir, Sopoyono, Sederhana... (mulai mendata nama-nama rumah makan)
W : lupakan.... lupakan... -____-"

Friday, September 16, 2011

The moment when we were MPKMB committee

Kemarin, ayah mengirimkan laptopnya (lagi) untuk saya. Ga perlu saya jelaskan kenapa laptopnya ayah bisa berada di tangan saya. Yang jelas saya menemukan video ini di salah satu folder di laptopnya ayah.

Video yang membuat kita senyum-senyum sendiri, video saat kita - angkatan 43 menjadi panitia ospek Masa Perkenalan Kampus Mahasiswa Baru (MPKMB) menyambut mahasiswa baru angkatan 44. Video masa-masa kita masih cupu (halah.. sekarang juga masih cupu). Video saat kita masih jadi NAIF YOUNG WOMEN (sekarang kita adalah NAIF BIG GIRLS :p). Coba lihat gambarnya, lalu jika menemukan wajah culun sahabatmu, beritahu dia (haha...). Selamat bernostalgia.


Btw masih hafal lirik dan gerakannya?
Ini dia liriknya..


Go Agraris!
44 generasi muda
penuh harapan  membangun masa depan
dengan pertanian mari bergandeng tangan
mengukir masa depan yg mapan


44 bersama agraris
ciptakan cinta dan juga rasa bangga
pada pertanian di Indonesia
bersama di agraris 44


Hapuskan luka
Hilangkan lara
Dalam tangis dan tawa kita songsong harapan
Kini saatnya kita meraih cita bersama kita bisa dalam kebersamaan


Empat-empat...
Dalam hati berjanji 
Fourty four is the best
Lets be the agent of change
wujudkan impianmu


Di sini di IPB kita
kembangkan diri
jadi yang terbaik....

Sunday, September 11, 2011

Cinta Dewasa

Dulu saat remaja, perasaan itu datang dalam bentuk degup-degup kencang, tangan yang dingin, wajah yang bersemu merah. otak yang tidak karuan. Kini rasanya perasaan itu datang dalam bentuk yang lebih dewasa, tenang, damai, menentramkan.

Dulu dia bagai api, membuat kepanasan hat ini, menggebu-gebu...sekarang dia bagai selimut di musim hujan, melindungi, menghangatkan....

Dulu perasaan ini menjelma dalam lagu-lagu, puisi dan cerita romantis ala remaja. Kini ia datang dalam rupa yang jauh lebih menawan, jauh lebih menyentuh. Dalam bentuk penjagaan, perlindungan, kasih sayang, pengorbanan... Kini cinta membuatmu merasa aman, nyaman, kuat dan tentram.

Dulu, kini, dan nanti cinta adalah kekuatan. Sesuatu yang menguatkanmu, menguatkan fikirmu, menguatkan hatimu, menguatkan amalmu, menguatkan imanmu. Cinta tidak akan melemahkanmu, jika kau lemah karena perasaanmu pada seseorang, itu bukanlah cinta...

*ini kayak tulisan orang yang lagi jatuh cinta aja ya...