Kisah Seorang Wanita Cantik

Saya masih ingat jelas hari itu, 14 Agustus 2006. Hari pertama registrasi mahasiswa baru jalur SPMB (sekarang SNMPTN) di Institut Pertanian Bogor. Hari itu saya diantar kedua orang tua. Ayah dan ibu mengantar sampai saya masuk ke dalam gedung registrasi. Saya sempat beberapa kali menengok ke belakang untuk memastikan ayah dan ibu masih berada di luar gedung. Saat itu saya harus menunggu lumayan lama dan saya harus berkonsentrasi penuh memperhatikan jika giliran saya untuk registrasi tiba. Saat ituah saya tidak memperhatikan keberadaan orang tua saya. Padahal saya sebenarnya takut sekali jika terpisah dengan mereka, karena saya lupa mengisi pulsa telpon genggam.

Tahap registrasi 1 telah selesai, saya masih harus menjalani tahapan-tahapan lainnya. Jeda inilah saya menyempatkan diri keluar gedung sebentar dan mencari kedua orang tua saya. Dan (jengjeeeeeng) mereka tidak ada. Tidak ada dimana-mana. Saya panik. Bingung dan hampir menangis. Saat itulah seorang wanita datang menghampiri saya. Beliau memakai kerudung putih lebar dan di baju kaos putihnya ada tulisan sablon SALAM ISC AL HURRIYYAH. Senyumnya yang luar biasa tulus membuat saya tenang. Beliau dengan sangat ramah menyapa saya.

Sang kakak kelas (S) : ada apa dek?

Desni (D) : saya nyari orang tua saya mbak..

S : emang orang tuanya mana?

D : ga tau mbak.. *mata beraca-kaca*

S : lho ga ditelpon atau sms?

D : Ga punya pulsa...

S : jadi gimana? mbak bisa bantuin apa?

D : mbak dimana ya tempat jual pulsa terdekat, saya mau beli pulsa..

S : yaudah biar mbak aja yang beliin, kamu masih registrasi kan dek?

D : beneran mbak? Ga apa-apa?

S : iya ga apa-apa.. berapa nomernya?

D : 081373439343 *nomer lama*

S : yaudah ini nomerku simpen ya dek (menyebutkan nomer hpnya), nanti aku kasih tau kamu kalo udah di depan, sekalian ngasih kembalian...

D : makasih ya mbak...

S : kenalan dulu dong, namaku riski, aku dari fmipa.. *senyum*

D : oh iya, desni mbak... *linglung, mengulurkan tangan*

Beberapa saat kemudian pulsa di telpon genggam saya bertambah dan ada sms masuk
"Dek, mbak udah di depan, mau ngasih kembalian"

Ah sampai saat ini saya masih begitu takjub dengan pertemuan kami ini. Bagaimana bisa saya percayakan uang seratus ribu saya pada orang yang baru beberapa detik saya kenal (pelit ya gue? haha..). Dan bagaimana mbak Riski begitu baik pada saya yang juga baru dikenalnya.

Saya mencoba-coba menganalisis, mungkin karena saya memiliki pemahaman bahwa dengan penampilan kami yang mirip (berjilbab lebar), dia pasti "saudara" saya. Pikir saya dia pasti orang yang memiliki pemahaman agama minimal mirip-mirip saya. Dan dengan pemahaman agama yang cetek ini saya tidak akan menipu saudara saya (insyaAllah).

Jilbab lebar ini memang membantu banyak. Walau sebenarnya ukuran jilbab bukan indikator kesholehan seorang muslimah. Tapi setidaknya saya lebih nyaman dengan yang menutup auratnya lebih rapat. Bukankah fitrahnya manusia suka pada kebaikan? Inilah mungkin alasan saya percaya mbak Riski.

Selain itu wajah mbak Riski memancarkan betapa dia "dekat" dengan Allah. Ibadah-ibadah istimewa miliknya membuat mbak Riski terlihat begitu baik di mata saya. Dan ketulusan senyumannya membuat saya nyaman.

Saya agak menyesal karena saat bertemu lagi dengan mbak Riski untuk mengambil kembalian, saya sangat linglung. Entahlah, saya selalu linglung di keramaian. Saya jadi lupa mengucapkan terima kasih.

Dua tahun kemudian, saya mendapat amanah yang sama dengan mbak Riski saat penyambutan mahasiswa baru, yak jadi panitia SALAM ISC AL HURRIYYAH. Acara penyambutan yang diadakan oleh LDK Al Hurriyyah IPB. Dan akhirnya saya mengerti kenapa mbak Riski baik sekali mau membantu saya. Menjadi panitia SALAM ISC merupakan tugas yang berat, kami diwajibkan menjaga amal ibadah harian, seperti tilawah 1 juz/hari, sholat dhuha, qiyamul lail, puasa sunah. Kami juga diwajibkan bersikap ramah kepada mahasiswa baru. Tawarkan bantuan semaksimal mungkin. Seperti kaum Anshar yang diberkati Allah yang menawarkan kebaikan saat menyambut kaum muhajirin.

Nah saat menjadi panitia SALAM ISC ini saya jadi teringat kembali pada mbak Riski dan saya yang belum sempat berterima kasih. Saya berusaha mencari-cari info tentang mbak Riski. Dan sayangnya tidak satupun orang yang saya tanyai mengenal mbak Riski.


Dalam kepanitian SALAM ISC ini saya di tempatkan di konseptor acara AGENT 45, acara yang menyuguhkan diskusi menarik dengan Presiden Mahasiswa (saat itu kak Wahyu), Pengusaha Muda (kak Elang, siapa coba yang ga kenal kak Elang :D), dan mahasiswa berprestasi nasional (kak Danang dari Ilmu Teknologi Kelautan IPB adalah mahasiswa berprestasi nasional saat itu). Peminat acara ini membludak. Kami harus menutup registrasi dua minggu sebelum acara dimulai. Kami juga menolak ratusan mahasiswa baru yang telah mendaftar. Sedih rasanya, kan jarang-jarang acara LDK seramai ini hehe...

Kak Danang yang sedang berada di Jepang hanya bisa kami hadirkan dalam bentuk video yang beliau buat sendiri. Video yang luar biasa menginspirasi. Video yang dalam hitungan bulan sepertinya sudah menyebar ke seluruh Indonesia. Saat pertama kali menerima kiriman video ini dari kak Danang, kami menangis, terharu.


Liat Videonya disini deh

Dua tahun kemudian saya mendapat kabar Kak Danang Ambar Prabowo (yang saat itu sedang jadi idola mahasiswa di Indonesia, ga lebay, ini beneran) akan segera menikah. Dan wanita yang akan ia nikahi bernama Riski Kurnia Ariyanti dari FMIPA IPB angkatan 41. Angkatan yang menjadi panitia Salam ISC saat saya masih berstatus mahasiswa baru.

Jantung saya degdegser.. Benarkah mbak Riski yang dimaksud adalah mbak Riski yang selama ini saya cari. Saya coba add facebooknya. Saya kirimi beliau message. Dan alhamdulillah betul, beliau mbak Riski yang saya cari. Alhamdulillah.


Ah beliau memang wanita cantik, cantik hati yang terpancar jelas. Cantik yang membuat beliau pantas mendapatkan suami sespekakuler kak Danang. Kak Danang pun orang yang luar biasa pantas untuk mendapatkan wanita sebaik mbak Riski.

dari FBnya mbak Riski

*tulisan ini didedikasikan untuk Mbak Riski, saya tiba-tiba teringat beliau saat sholat dzuhur di Al Hurriyyah tadi siang

Comments

  1. Lama ga main ke sini..,.kangeeeennn...hehe

    ReplyDelete
  2. Assalamu'alaikum wr wb......

    Salam kenal mba Desni, mau follow blognya ya

    Tulisannya bagus, saya juga kenal dengan BU Riski

    Suaminya juga banyak menginspirasi saya dengan video tentang mimpi-mimpinya

    (^^)

    ReplyDelete

Post a Comment

Terima kasih sudah membaca, silakan tinggalkan komentar di tulisan ini

Popular Posts