Tuesday, July 31, 2012

Tips Anak Mamih

Pas pertama kali tinggal jauh dari orang tua, gue adalah anak manja yang kurang ilmu buat bekal merantau. Gue ga tau cara nyuci, nyuci perdana sambil nelpon ibu gue. Gue ga tau cara nyetrika kalo ga sambil ngeliatin orang-orang pas antri nyetrika di asrama. Gue ga tau bedanya ketumbar sama lada kalo ga googling dulu. Dan satu lagi, gue ga tau caranya masukin tali sarung guling ke sarung gulingnya.

Gue juga orang yang gengsinya tinggi buat sekedar nanya "ini gimana ya cara masukinnya?"
Alhasil, satu tahun di asrama, guling gue dipake dengan sarung yang ga diiket ujungnya. Dan bagusnya tiap pagi tu sarung udah musuhan aja sama gulingnya haha...

Saat pindah ke kostan, akhirnya gue nemuin cara buat masukin tali sarung guling ke sarung gulingnya. Gue nemuin fungsi alat yang biasanya cuma nangkring di kepala gue saat gue lagi ga bersama jilbab. Apa itu? Jepitan rambut hahaha...


Gimana caranya? Ujung tali diikat ke ujung jepit rambut.


Lalu masukkan jepit rambut ke lubang untuk tali sarung guling, tarik hingga jepitan keluar di sisi lain lubang. Ikat. Selesai deh...


 Tadaaaaaaaa....



Iyeeee... Tauuu... postingan ini emang ga penting haha... tapi kali-kali aja ada yang nasibnya kayak gue, kan sekarang jaman udah canggih, ga tau ya tinggal googling hehe..

Sekian dulu tips memasukkan tali sarung guling ke dalam sarung guling. Sampai jumpa di postingan aneh berikutnya.

Muslimah Merawat Diri


Diawali dengan keingintahuan yang besar tentang “apasih yang ditulis orang-orang buat lomba #kosmetikhalal?” maka gue pun googling. Gue pake keyword antara lain “kosmetik halal wardah” atau “kosmetik halal wardah lomba” dan “kosmetik halal lomba blogdetik” haha.. Setelah nemu gue telusuri ke gambarnya. Gue cari gambar produk wardah yang diambil dengan kamera amatir dan akhirnya nemu link blognya andininova yang ini.

Ternyata dia ga ikutan lomba, tapi salah satu tulisannya yang ditulis 1 Juli 2012 kemaren menceritakan tentang seminar di kampusnya yang diisi oleh dokter kulit gue, dr. Dewi Inong Irana, Sp.KK. Nah kalo baca tulisan gue yang ini, dokter Inong-lah yang gue maksud dengan salah satu dokter spesialis terbaik yang dimiliki Rumah Sakit Ibu dan Anak Restu Kramatjati.

dr. Inong (nyomot dari web RS Permata Cibubur)


Di kalangan akhwat (dalam bahasa arab berarti perempuan, namun menjadi sebutan tidak baku untuk wanita dari jama’ah Tarbiyah ehehe..) dokter Inong ini terkenal. Banyak faktor, pertama karena memang bagus kualitasnya, kedua karena beliau juga orang lama di Tarbiyah, dan ketiga karena ramahnya luar biasa, dan paling penting karena murah meriah untuk ukuran dokter spesialis kulit.

Jadi intinya, sebenernya gue pengen nulis ulang apa yang andininova tulis di blognya yang juga ia kutip dari materi dari dokter Inong. Mulai ya.. Mari disimak.

Perawatan diri muslimah diklasifikasikan menjadi beberapa bagian yakni rambut, wajah dan leher, gigi mulut dan bibir, tubuh (bawah leher hingga ujung kaki), dan organ kewanitaan. Berikut penjelasan singkat yang sempat saya catat mengenai cara merawat diri dari dr. Inong.

(1) Rambut
dr. Inong bercerita, pernah ada seorang pasiennya (wanita) yang mengeluhkan bahwa rambutnya menjadi rontok semenjak berkerudung. Sebelum datang ke dr. Inong, wanita ini sempat mengunjungi dokter kecantikan lain. Ketika ia mengatakan, "Dok, rambut saya rontok, sepertinya semenjak memakai kerudung." Tau nggak apa jawaban dokter itu? "Siapa suruh pakai kerudung!" Jiah... gubrak! Begini nih kalau datang ke dokter yang sesat, dapat sarannya pun kacau, hehehe.

dr. Inong pernah melakukan penelitian tentang korelasi pemakaian kerudung dengan rontoknya rambut. Dan, hasilnya menunjukkan bahwa tidak ada korelasi yang berarti antara pemakaian kerudung dengan kerontokan rambut. Hasil penelitian ini sudah tersebar kemana-mana, termasuk media luar negeri. Subhanallah! Jadi, buat yang belum berkerudung karena alasan takut rontok, argumennya terpatahkan yaaa ^_^

Sekarang, bagaimana kita peduli akan kesehatan rambut kita. Yaaa dirawat dong. Jangan mentang-mentang berkerudung dan rambutnya tidak kelihatan, akhirnya keramasnya satu minggu sekali atau bahkan sebulan sekali (Oh Noooo!). Ditambah lagi, ikatan rambut nggak pernah dibuka bahkan saat tidur, ckck. Itu sih jelas kesalahan bukan pada kerudungnya, tapi tabiat kita!

Buat kita yang berkerudung, hampir setiap hari rambut kita diikat dan tidak mendapat udara. Nah, disarankan jangan mengikat terlalu kencang dan buka ikatan saat tidur. Keramaslah dua hari sekali, gunakan shampo sesuai dengan kebutuhan dan kondisi kulit kepala serta rambut kita. Menurut dr. Inong, produk perawatan rambut jarang sekali ada kandungan yang berpotensi haram.

Oya, teman-teman tau kan tentang larangan mengecat rambut menjadi warna hitam?

Dari Jabir radhiyallahu ‘anhu, dia berkata, ”Pada hari penaklukan Makkah, Abu Quhafah (ayah Abu Bakar) datang dalam keadaan kepala dan jenggotnya telah memutih (seperti kapas, artinya beliau telah beruban). Lalu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Ubahlah uban ini dengan sesuatu, tetapi hindarilah warna hitam.” (HR. Muslim).
Ulama besar Syafi’iyah, An Nawawi membawakan hadits ini dalam Bab “Dianjurkannya menyemir uban dengan shofroh (warna kuning), hamroh (warna merah) dan diharamkan menggunakan warna hitam”.

Ketika menjelaskan hadits di atas An Nawawi rahimahullah mengatakan, “Menurut madzhab kami (Syafi’iyah), menyemir uban berlaku bagi laki-laki maupun perempuan yaitu dengan shofroh (warna kuning) atau hamroh (warna merah) dan diharamkan menyemir uban dengan warna hitam menurut pendapat yang terkuat. Ada pula yang mengatakan bahwa hukumnya hanyalah makruh (makruh tanzih). Namun pendapat yang menyatakan haram lebih tepat berdasarkan sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam: “hindarilah warna hitam”. Inilah pendapat dalam madzhab kami.”

Nah, di islam kan sudah jelas tuh larangan untuk mengecat rambut dengan warna hitam. Ketika hadits tersebut dikritisi kedalam ranah sains alam, maka didapatkan sebuah hikmah yang dapat dibenarkan. Kebenaran yang terdapat pada larangan tdrsebut yakni cat rambut berwarna hitam pada umumnya mengandung bahan kimia yang berbahaya. Kandungan cat rambut hitam pada umumnya terdiri dari senyawa para-phenylenediamine (PPD).

Senyawa PPD tersebut adalah senyawa yang tidak berwarna tetapi mempunyai warna yang kaya ketika bereaksi dengan oksigen yang terkandung dalam bahan-bahan pewarna rambut, seperti hidrogen peroksida. Senyawa PPD akan membentuk warna hitam apabila kontak dengan rambut. Bahan sintetik tersebut dapat menimbulakan alergi diantaranya ruam ringan. Senyawa sintetik tersebut dapat mengakibatkan reaksi menjadi parah, yakni menyebabkan iritasi kulit yang serius, atau bahkan anafilaksis (reaksi alergi akut dan hebat). 

Salah satu kasus mengenai pengecatan rambut dengan warna hitam adalah yang dialami oleh Bethany Rodd. Gadis 16 tаhυn іnі harus mengalami pembengkakan раdа wajah dаn mata уаng nyaris buta ѕеtеlаh mewarnai rambut dеngаn cat semi permanen. Usai mewarnai rambut dеngаn cat warna hitam, dіа tаk merasakan gejala apapun. Nаmυn seminggu kеmυdіаn, ѕааt warna catnya mυlаі memudar, Bethany mυlаі merasakan sesuatu уаng berbeda. Wajahnya mυlаі membengkak dаn membuat matanya nyaris tertutup. Diduga, іtυ akibat раrа-phenylenediamine (PPD), pewarna kimia digunakan ѕесаrа lυаѕ уаng  dapat memicu reaksi alergi. (dilansir dari beberapa media online dan pernah ditayangkan di Spotlite Trans 7).

Merubah warna rambut menjadi warna hitam adalah larangan dalam agama islam, terbukti banyak korban alergi PPD, sedangkan merubah warna rambut selain warna hit`m adalah diperbolehkan oleh agama islam (pembuktiannya yakni belum terdapat alergi menggunakan cat rambut warna selain warna hitam).

dr.Inong sendiri saat mengikuti sebuah konferensi internasional di luar negeri mengenai kecantikan dan kesehatan (saya lupa nama negaranya), mendengar sebuah pernyataan dari seorang Profesor (nonmuslim). Kira-kira begini, "Saat ini, sangat banyak masyarakat yang mewarnai rambutnya dengan berbagai warna. Terlebih para remaja. Di Amerika sendiri, bahkan anak usia dua belas tahun sudah mulai mengecat rambutnya. Belum lagi para orang tua yang mengecat rambutnya dengan warna hitam untuk menutupi rambutnya yang memutih (uban), padahal cat warna hitam adalah yang paling berbahaya kandungannya." Subhanallah! dr.Inong langsung bergetar saat itu dan menitikkan air mata. Betapa Allah begitu luar biasa Maha Kuasa...

Lantas, bolehkah menggunakan jenis pewarna lainnya –selain inai dan pacar, inai saja, za’faron dan wars- untuk mengubah uban semacam dengan pewarna sintetik? Jawabannya: boleh karena yang penting adalah tujuannya tercapai yaitu merubah warna uban selain dengan warna hitam. Sebagaimana keumuman hadits:

 “Ubahlah uban ini dengan sesuatu, tapi hindarilah warna hitam.” (HR. Muslim). Di sini menggunakan kata syaa-i’, bentuk nakiroh, yang menunjukkan mutlak (baca: umum). Namun kalau pewarna tersebut tidak menyerap ke rambut, malah membentuk lapisan tersendiri di kulit rambut, maka pewarna semacam ini harus dihindari karena dapat menyebabkan air tidak masuk ke kulit rambut ketika berwudhu sehingga dapat menyebabkan wudhu tidak sah. Wallahu a’lam. (dikutip dari sini : http://rumaysho.com/hukum-islam/umum/2873-hukum-menyemir-rambut.html)

 (2) Wajah dan Leher
Perawatan dasar untuk wajah dan leher yakni facial wash (sabun cuci muka) yang rutin dipakai dua kali sehari yakni saat mandi. Kemudian, sangat dianjurkan untuk memakai sun block (tabir surya) sekitar lima belas menit sebelum melakukan aktivitas di luar ruangan (terkena sinar matahari). dr. Inong menganjurkan untuk memakai tabir surya ketika akan keluar rumah, kalau habis berwudhu dan kira-kira akan terkena sinar matahari, maka pakaikan lagi. Pakailah tabir surya secara tipis dan merata ke seluruh wajah dan leher.

Oia, muslimah yang memakai kerudung biasanya memiliki masalah pada wajah yakni bagian kulit wajah yang tertutup kerudung dan yang tidak menjadi belang (yang terkena sinar matahari lebih gelap dibanding bagian yang tertutup kerudung). Nah, tabir surya ini menjadi salah satu solusinya. Pakailah secara rutin sebelum akan beraktivitas di luar ruangan. Buat muslimah yang gemar memasak, pakai juga ketika berhadapan di depan kompor atau penggorengan. Karena panas yang berasal dari kompor dan penggorengan tersebut juga berdampak pada kulit wajah kita.

dr. Inong menyarankan untuk memakai perlengkapan kecantikan dan kosmetik yang halal. Di Indonesia sendiri, sudah ada tiga brand produk kecantikan yang memiliki label halal yakni Wardah, La Tulipe (termasuk LT-Pro), dan Ristra. Kenapa harus halal? Jelaslah, bahwa sebagai seorang muslim apapun yang kita pakai harus halal dan baik. Salah satu mengapa sertifikat halal menjadi penting, karena banyak produk kecantikan yang masih mengandung kolagen dan gelatin yang berasal dari bagian tubuh babi (karena paling murah dibanding hewan lain). Jelasnya bisa dibaca disini http://almanhaj.or.id/content/3170/slash/0/jual-beli-produk-yang-mengandung-gelatin-dari-babi/

(baca juga tulisan gue yang diikutkan lomba #kosmetikhalal pada postingan terdahulu)
Selain sabun cuci muka dan tabir surya, sebelum tidur dianjurkan untuk membersihkan wajah menggunakan susu pembersih. Caranya mudah, cukup oleskan secara merata susu pembersih ke seluruh wajah dan leher, pijat dengan lembut beberapa saat (arah pijatan ke atas ya, agar pipi tidak turun), lalu bersihkan dengan kapas atau tisu wajah. Lebih bagus lagi kalau punya face tonernya. Kemudian, cuci muka, keringkan, dan oleskan krim malam ke seluruh wajah dan leher.

rangkaian pembersih wajah wardah

produk "pernak pernik" wajah wardah

(3) Gigi, mulut, dan bibir
Seperti standar pada umumnya, sikat gigi minimal dua kali sehari yakni pagi hari setelah sarapan (jangan saat mandi, karena habis mandi kan makan) dan sebelum tidur. Ini wajibbbbbb! Boleh juga memakai obat kumur setelah menyikat gigi, cari yang nonalkohol ya. 

Perawatan bibir sendiri bisa dilakukan dengan memakai pelembab bibir (lip gloss) yang bermanfaat untuk menyembuhkan bibir pecah-pecah, kering, dan kehitaman agar kemballi sehat, lembab, dan cerah. 

pasta gigi yang saat ini dipakai keluarga Wilopo

ada label hala MUI


(4) Tubuh
dr. Inong menganjurkan agar para muslimah mandi setiap hari (yaiyaaaalaah), dua kali dalam sehari tentunya. Dan, mandinya jangan asal mandi jebar-jebur, tapi harus serius. Mandi adalah salah satu cara merawat tubuh yang paling efektif, efisien, dan murah. Jadi, jangan asal-asalan. Biasakan mandi menggunakan air (jangan pakai pasir), lalu memakai sabun yang PH-nya sesuai, standarnya PH 5,5. Buat yang pakai lulur scrub juga boleh, tapi pilihlah scrub yang butirannya kecil dan lembut

Untuk deodorant, dr. Inong menyarankan menggunakan produk deodorant dari Wardah, selain halal juga terbukti tidak meninggalkan bekas kuning pada baju dan tidak membuat ketiak hitam (dr. Dewi adalah pemakainya jadi teruji secara klinis, hehehe). Buat yang punya masalah bau badan, rutin pakai deodorant ya, kan malu juga muslimah tapi bau peyeeem :p

Apalagi yaa... hmm oia! Hand and body lotion. Hand and body lotion ini bermanfaat untuk membuat kulit lembut, cerah, dan terlindung dari matahari. Khususnya bagi muslimah dimana hanya telapak & punggung tangan dan wajahnya yang kelihatan dan terkena sinar matahari, ini menjadi perlu. Wajah kan sudah dilindungi oleh tabir surya, dan hand and body lotion ini melindungi bagian tangan. Oleskan secara merata ke seluruh tubuh ya (kecuali wajah dan leher).

produk perawatan tubuh dari wardah
 
PENTING! dr. Inong menganjurkan kita untuk olah raga setiap hari, nggak usah yang berat-berat, cukup jogging atau berjalan kaki dengan kecepatan 20-40 km/jam selama tiga puluh menit setiap harinya. Dan... usahakan sebelum jam delapan pagi biar sinar matahari yang terserap ke tubuh melalui tangan dan wajah adalah sinar matahari yang baik, dimana itu berguna untuk tulang kita supaya nggak cepat keropos. FYI, dr. Inong mengatakan bahwa sudah banyak penelitian yang menunjukkan bahwa tubuh yang terkena paparan sinar matahari setiap hari sangat rentan terkena resiko kanker kulit. Beruntung banget ya kita yang berhijab, terlindungi. Subahanallah-nya lagi, memang bagian tangan dan wajah sajalah yang tahan dan aman meski terkena paparan sinar matahari. Subhanallah! perintah Allah memang pasti mengandung maslahat :)

(5) Organ Kewanitaan
Struktur anatomi organ kewanitaan dari atas ke bawah : lubang kencing (uretra), jalan lahir (vagina), dan anus dibagian paling belakang. Pada wanita ketiga organ ini sangatlah berdekatan, lain halnya pada laki-laki. Oleh karena itu kita sangat perlu memperhatikan dan menjaga kebersihan daerah kewanitaan kita.

Cara membersihkan daerah kewanitaan yang terbaik ialah membasuhnya dengan air bersih. Satu hal yang harus diperhatikan dalam membasuh daerah kewanitaan kita, terutama setelah buang air besar (BAB), yaitu dengan membasuhnya dari arah depan ke belakang (dari vagina ke arah anus), bukan sebaliknya. Mengapa demikian? karena apabila kita terbalik arah membasuhnya, maka kuman dari daerah anus akan terbawa ke depan dan dapat masuk ke dalam vagina. Apabila kita menggunakan sabun untuk membersihkan daerah intim kita, sebaiknya gunakan sabun yang lunak (dengan pH 3,5), misalnya sabun bayi yang biasanya ber-pH netral.

Bagaimana dengan sabun atau pembersih khusus vagina?
Sebaiknya kita menghindari pemakaian berbagai jenis pembersih vagina, sebab di dalam vagina kita sebenarnya telah ada suatu mekanisme alami yang telah diciptakan Allah SWT, dimana mekanisme alami ini akan mempertahankan keseimbangan keasaman vagina kita. Mekanisme ini diperankan oleh bakteri normal yang secara alami terdapat dalam vagina kita. Apabila keseimbangan tersebut terganggu, bakteri baik dalam vagina akan mati dan malah akan berkembang bakteri jahat yang dapat menimbulkan penyakit.

Apabila kita membersihkan daerah kewanitaan dengan sabun dan sejenisnya, sebaiknya hanya dibagian luar saja. Misalnya bagi wanita yang sudah besuami, setelah berhubungan suami-istri, kita boleh menggunakan pembersih vagina, yaitu untuk mengembalikan keasaman vagina, karena sifat sperma laki-laki adalah basa. Tapi sekali lagi dr. Inong menekankan hanya di bagian luarnya saja, jangan disemprotkan kedalam vagina.

Sebaiknya gunakan sabun bayi karena biasanya sabun bayi memiliki pH netral. Setelah memakai sabun, hendaklah dibasuh dengan air sampai bersih (sampai tidak ada lagi sisa sabun yang tertinggal), karena kalau masih ada sisa sabun yang tertinggal malah dapat menimbulkan penyakit. Setelah dibasuh, harus dikeringkan dengan handuk atau tissue, tetapi jangan digosok-gosok.

Dr. Inong juga menekankan jangan menggunakan bedak untuk daerah kewanitaan, termasuk juga pada bayi terutama bayi perempuan. Sebab menurut penelitian terbaru, pemakaian bedak pada daerah tersebut terutama pada bayi dapat berdampak buruk. Mengapa demikian? Karena bedak tersebut dapat masuk kedalam vagina yang dikemudian hari dapat mengakibatkan berbagai macam penyakit seperti misalnya tumor (granuloma, dsb).

Jika kita ingin menggunakan bedak, cara yang terbaik ialah dengan mengusapkan terlebih dahulu ketelapak tangan kita, baru kemudian kita usapkan ke daerah lipatan paha dan pantat bayi yang biasanya lembab dan mudah teriritasi. Hal ini untuk menghindari supaya bedak tidak sampai masuk ke dalam vagina bayi.

Hal lain yang juga ditekankan oleh beliau adalah jangan pernah menyemprotkan minyak wangi ke dalam organ intim kita. Apabila kita menggunakan WC umum, sebaiknya sebelum duduk siram dulu WC tersebut baru kemudian kita gunakan. Hal ini penting karena banyak penderita penyakit kelamin, setelah ditelusuri ternyata mereka pernah menggunakan toilet yang sebelumnya digunakan oleh penderita penyakit kelamin. Biasanya para penderita penyakit kelamin ingin supaya orang lain juga terkena penyakit yang sama, sehingga mereka menempuh berbagai cara untuk menularkan penyakitnya tersebut. Salah satunya ialah dengan tidak menyiram WC yang mereka gunakan.

Hal lain yang tidak kalah pentingnya ialah air yang kita gunakan untuk membasuh apabila kita menggunakan toilet umum. Sebaiknya ambil air langsung dari kran, jangan mengambil air yang sudah ada di bak mandi, karena menurut penelitian air dalam bak mandi sudah banyak mengandung bakteri.
Apabila kita tinggal atau berada di luar negeri, dimana tidak ada air di toilet, maka sebaiknya kita selalu membawa air mineral, untuk persediaan apabila sewaktu-waktu kita hendak ke toilet.

Pemakaian celana yang ketat banget juga sebaiknya kita hindari, karena menyebabkan kulit susah bernafas dan akhirnya bisa menyebabkan daerah kewanitaan menjadi lembab dan iritasi. Pemilihan bahan juga tidak kalah pentingnya, sebaiknya dianjurkan menggunakan bahan yang nyaman dan menyerap keringat, seperti katun. Jadi, jangan asal pilih celana dalam ya...

Pemakaian pantyliner setiap hari secara terus menerus juga nggak dianjurkan. Pantyliner sebaiknya digunakan pada saat keputihan banyak saja, dan jangan memilih pantyliner yang berparfum karena dapat menimbulkan iritasi kulit. Menurut dr. Inong, daripada memakai pantyliner lebih baik kita membawa celana dalam untuk ganti. Begitu juga dengan pemilihan pembalut wanita, sebaiknya pilihlah pembalut yang tidak mengandung gel, sebab gel dalam pembalut kebanyakan dapat menyebabkan iritasi dan menyebabkan timbulnya rasa gatal.

Kapan saatnya kita mengganti pembalut? Yaitu apabila di permukaan pembalut telah ada gumpalan darah sebaiknya kita segera mengganti pembalut kita, walaupun baru saja kita ganti pembalut. Alasannya ialah karena gumpalan darah yang terdapat di permukaan pembalut tersebut merupakan tempat yang sangat baik untuk perkembangan bakteri dan jamur.

BAGAIMANA CARA MEMBERSIHKAN BULU KEMALUAN YANG BENAR?

Pada prinsipnya kita tidak boleh membersihkan bulu daerah kemaluan dengan cara mencabutnya. Sebab, apabila kita mencabut bulu kemaluan, maka akan timbul lubang pada bekas cabutan tersebut, dan ini dapat menjadi jalan masuk bagi kuman atau bakteri dan jamur yang dapat mengakibatkan timbulnya iritasi dan penyakit kulit di daerah tersebut.

Menurut hadist Rasulullah, minimal setiap 40 hari sekali kita dianjurkan untuk merapikan bulu kemaluan kita.

Bulu kemaluan yang terlau lebat (yang tidak pernah dirapikan) dapat menjadi tempat tumbuhnya kutu, bakteri, kuman serta jamur, yang pada akhirnya dapat menimbulkan berbagai macam penyakit. Sereeem, kan?

Menurut dr. Inong, merapikan disini bisa hanya dengan memendekkan saja. Misalnya dipendekkan kira-kira setengah sentimeter dengan menggunakan gunting. Atau apabila kita mau mencukurnya bisa menggunakan busa sabun terlebih dahulu dan menggunakan alat cukur khusus yang lembut yang sebelumnya sudah kita cuci dahulu dengan sabun dan disiram air panas. Setelah digunakan, alat cukur dicuci kembali dan disimpan ditempat yang bersih dan kering, jangan disimpan ditempat yang lembab, karena bisa ditumbuhi jamur dan bakteri. Juga jangan menggunakan alat cukur secara bergantian, walaupun dengan suami kita.

Kalau kita mengalami tanda-tanda keputihan yang tidak normal sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter, karena ini tanda dari suatu penyakit. Dan jika kita menemukan benjolan apapun yang tidak wajar serta adanya luka seperti luka sariawan atau luka lecet di daerah kemaluan kita sebaiknya segera konsultasikan dengan dokter.

Bagi pasangan yang hendak melangsungkan pernikahan dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan laboratorium lengkap sebelum menikah, misalnya: pemeriksaan penyakit kelamin (herpes, chlamidya, syphilis), pemeriksaan darah, pemeriksaan toksoplasma, dsb.

Lebih lanjut dr. Inong menekankan agar para orang tua berusaha mendekati putra-putrinya sebagai teman. Orang tua harus pandai dan bijak dalam menanamkan nilai-nilai agama dan menyampaikan informasi pendidikan seksual kepada anak-anaknya. Sebab penderita penyakit seksual sekarang ini bukan hanya orang dewasa saja, namun anak-anak pun sudah mulai menjadi korban. Kita harus mengajarkan cara-cara menjaga kebersihan daerah intim sejak dini kepada anak-anak kita terutama putri-putri kita. (Referensi : dr. Dewi Inong dan Kharisma.com)


-------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Sekian deh tulisannya, semoga bermanfaat. Semangat menggunakan produk HALAL bersertifikasi dari MUI :)

Eh iya, mungkin ditulisan selanjutnya gue mau cerita soal 5 hal yang harus dirawat tadi versi gue.

Satu lagi, perlu diingat, merawat diri ga berarti genit. Sama kayak pake baju bersih tiap hari, ga berarti genit kan? Salam peace love and gaooool haha...

Friday, July 27, 2012

Raih Berkah Cantikmu Bersama Wardah


Sejak ABG (anak baru gede), saya termasuk orang yang anti dandan. Sampai saat ini juga masih anti sama yang namanya dandan, lebih tepatnya sama dandanan yang berlebihan (menor). Tapi sebenarnya saya suka ke salon, beauty center, spa dan kroni-kroninya itu. Nah kok ga konsisten?

Ya, saya ke salon dengan tujuan lain, bukan buat cakep-cakepan, bagi saya tampil segar (cantik, indah, memesona atau apalah sebutannya) setelah ke salon hanyalah bonus. Tujuan utama saya ke salon adalah pengen dipijat. Kenapa pijat harus ke salon? Ada banyak alasan, salah satunya kalo ke salon aroma yang dicium adalah wangi-wangi segar aroma terapi, tapi kalo manggil tukang pijat yang ada hanya aroma minyak angin, kadang malah minyak jelantah. Petugas salon juga penampilannya segar, kalo manggil tukang pijat biasanya yang datang nenek-nenek hehe.. Bercanda.

Hobi ke salon saya lakoni sejak kelas dua SMA (sekitar 2004). Awalnya cuma ikut-ikutan menemani sahabat memotong rambutnya. Saya sebenarnya penasaran sekali dengan salon jenis apa yang sahabat saya itu datangi. Kenapa? Karena seperti saya, dia pun berjilbab.  Ternyata sahabat saya itu mengajak saya ke salon muslimah. Berbeda dengan salon lainnya, salon ini tertutup, isinya hanya perempuan. Rasanya menyenangkan menemukan tempat memanjakan diri yang aman bagi muslimah. Sejak saat itulah saya suka ke salon.



Ternyata hobi ke salon setiap dua minggu sekali tidak memberikan pengaruh gaya berkosmetik saya. Saya tetap tidak memakai lotion, bedak, sunblock, lipgloss. Apapun... Saya hanya memakai deodorant. Dianugerahi kulit putih, muka tanpa jerawat dan bebas minyak membuat saya merasa tidak membutuhkan perlengkapan kosmetik (suombuooooong). Hingga akhirnya saya harus berkuliah, tinggal di asrama dan sekamar dengan dua orang wanita lainnya. Teman-teman sekamar setiap habis mandi pasti pakai lotion, juga tidak lupa pakai krim-krim sebelum memakai bedak wajah ga peduli semepet apapun waktunya. Lalu saya pun bertanya-tanya, untuk apa?

Kenapa memakai kosmetik?
Saya punya sahabat yang sering sekali memakai body lotion. Kayaknya hidupnya ga lengkap gitu kalo ga pake body lotion. Habis kena air dia selalu pake body lotion, hampir tiap tiga jam dia pake body lotion. Suatu hari saat dia main ke kosan saya dan sedang sibuk dengan lotionnya, saya tanyai dia.

“Ti, kenapa lo pake lotion mulu?”

“ya butuh aja, lo ga pake ya?” jawabnya

“enggak, emang buat apa?” tanya saya lagi

“Sini deh liat..” dia menarik tangan saya “bandingin…” sambungnya sambil menempelkan tangannya dan dan tangan saya.

Hmm… saya mengerti, kulit saya boleh lebih putih dari kulitnya (karena emang faktor genetik), tapi kulitnya jauh lebih halus dan lebih enak disentuh dibanding kulit saya. Tidak seperti kulit saya yang menyerupai tanah gurun, kering, pecah-pecah dan bersisik, kulitnya lembab dan seakan sehat sekali. Juga teksturnya, kulit saya kasar dan kulitnya halus.

Sejak saat itulah saya mengerti ternyata kosmetik mengambil peranan penting dalam menjaga tubuh.  Ada body lotion dan body butter yang mencegah kulit badan agar tidak kering, ada pelembab muka dan sunscreen yang mencegah wajah menua dan hitam akibat sinarUV, ada juga lipbalm, lipgloss dan lipstick yang membuat kita segar tidak seperti orang penyakitan yang bibirnya pecah-pecah.

Kesadaran akan pentingnya kosmetik ini mengubah paradigma saya tentang kosmetik. Dulu saya berpikir, air wudhu cukup menjaga kesegaran kulit. Tapi ternyata tidak, kurang lengkap. Karena perubahan kondisi atmosfer bumi,  semakin banyaknya debu dan lain-lain meyebabkan tubuh kita membutuhkan proteksi lebih dari sekedar air wudhu.

Selama ini alasan lainnya mengapa saya menghindari kosmetik karena khawatir tabaruj (bersolek), akhirnya saya memahami bahwa kosmetik tak harus untuk bersolek menor-menoran. Kosmetik menjadi penting karena dapat menjaga diri kita dari kerusakan, membuat kita lebih amanah terhadap tubuh kita sendiri, juga bagi yang telah bersuami tampil menarik dan terawat di hadapan suami adalah kewajiban.

Rasulullah SAW bersabda kepada Umar, “Maukah kuberitahukan sebaik-baik simpanan seseorang? Dia adalah wanita shalihah, yaitu jika suami memandangnya, dia menyenangkannya.”


Mungkin ada yang berpikir dengan kosmetik atau riasan membuat kita tampak tidak natural. Coba renungkan quote berikut :

Quote



Kenapa harus halal dan diakui kehalalannya?
Setelah sadar akan pentingnya kosmetik, saya berburu jenis kosmetik yang baik untuk kebutuhan seluruh tubuh. Saya akhirnya menjatuhkan pilihan pada rangkaian kosmetik terkenal yang berasal dari Inggris dan katanya aman karena terbuat dari bahan alami. Tiga tahun sudah saya memakai kosmetik ini. Sampai akhirnya 8 Juli yang lalu saya melihat pengumuman di fan page blogdetik tentang lomba kosmetik halal. Lomba yang seketika membuat saya tertarik untuk terlibat menjadi pesertanya.

Sebenarnya saya sudah lama mendengar tentang kosmetik halal, tapi jujur saya baru “ngeh” kenapa kosmetik harus halal gara-gara mencari referensi untuk lomba ini. Awalnya saya berpikir, makanan memang harus halal, karena makanan jelas masuk ke dalam tubuh dan sudah jelas pula dalilnya. Kalau kosmetik? Ternyata kosmetik juga harus halal, mengingat kosmetik seperti body lotion, pelembab wajah, sunscreen, dan krim-krim lainnya akan masuk ke pori-pori dan  terserap tubuh. Belum lagi kosmetik di area bibir yang punya kemungkinan besar tertelan dan langsung masuk ke tubuh.  Bagaimana jika kosmetik-kosmetik itu haram? Tentu berbahaya.

Selain itu kosmetik yang tidak halal dan/atau belum diakui kehalalannya kemungkinan memiliki kandungan haram dan najis. Jelas sekali haram dan najis jika melekat pada tubuh akan menjadi penghalang ibadah kita kepada Allah. Ibadah bisa jadi tidak sah. Na’udzubillah.
Najis adalah sesuatu yang menjadi penghalang beribadah kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala yang berbentuk kotoran yang menempel pada zat, tubuh, pakaian atau benda lainnya. (sumber : Bab Najis, Majelis Fikih)
Produk alami seperti yang saya pakai, jika tidak memiliki kejelasan halal atau haramnya bisa jadi berbahaya. Alami bisa saja terbuat dari tumbuhan atau hewan. Jika sudah begitu kita tentu akan bertanya tanya hewan apakah yang digunakan sebagai bahan? Atau bisa juga dari organ tubuh manusia seperti plasenta. Kalau begitu perlu sekali adanya kejelasan halal atau haramnya.

Indonesia sebagai negara dengan Islam sebagai agama mayoritas penduduknya, kejelasan halal-haram telah diurus oleh lembaga resmi yaitu LLPOM MUI. Kenapa harus adanya label halal MUI? Karena  MUI telah mempunyai standardisasi halal bagi produk makanan, obat dan komestik yang saat ini beredar di tengah masyarakat. Juga telah sesuai dengan hukum syar'i yang dapat diterima oleh ulama di dalam negeri maupun di dunia Islam dan ulama di berbagai negara lain.

Kenapa harus Wardah?
Wardah
Setelah mengetahui tentang pentingnya produk kosmetik halal, saya segera mengganti produk kosmetik yang selama ini saya pakai dengan kosmetik yang bersertifikasi halal dari MUI. Semuanya. Saya menjatuhkan pilihan pada Wardah dan saya punya banyak alasan kenapa memilih Wardah.
  
 Halal dan diakui kehalalannya
Wardah adalah kosmetik pertama di Indonesia yang mendapatkan sertifikasi halal dari MUI. Sudah 13 tahun sejak mendapatkan sertifikat halal, Wardah konsisten memperpanjang selalu sertifikatnya sebelum masa sertifikat berakhir. Wardah juga telah mendapatkan halal award 2012 (sumber : halal MUI). Status halalnya ini menjadikan wardah nyaman dipakai bahkan untuk ibadah

Alami
Selain halal, wardah memegang prinsip bahwa produknya alami dan tidak mengandung bahan berbahaya. Selain itu produk wardah juga dibuat sesuai dengan kulit wanita asia (sumber : wardah).

Kualitas produk
Beauty expert adalah salah satu prinsip produk wardah. Kualitas wardah sekarang sudah tidak bisa dipandang sebelah mata. Wardah yang telah berdiri sejak 1995 telah melakukan banyak perubahan. Awalnya wardah hanya menargetkan pada pasar muslimah, seiring perkembangan wardah telah mengubah target pasar dari hanya muslimah menjadi semua wanita. Terlihat dari iklannya, wardah tak hanya menampilkan model berjilbab tapi juga yang belum berjilbab.

Wardah sekarang juga telah banyak mensponsori make up untuk banyak kegiatan. Sebut saja yang paling populer baru-baru ini wardah menjadi cosmetic-sponsor untuk acara Indonesia Idol. Acara yang sudah tentu menarik perhatian seluruh Indonesia. Ini membuktikan kualitas wardah karena acara sekelas Idol tidak akan sembarang memilik make up untuk acaranya.  
 
Wardah

Banyaknya jenis produk
Seiring dengan pengembangan kualitasya, wardah juga mengembangkan jenis produknya. Ada sekitar 200 produk, bahkan ada produk khusus untuk umroh dan haji. Wow... saya pikir ini keren. Karena untuk urusan ibadah, haji dan umroh memiliki persyaratan lebih ketat dalam urusan kosmetik.

Produk dalam negeri
Memakai produk lokal yang telah diformulasikan sesuai dengan kondisi iklim kita sepertinya adalah alasan yang tepat menjadikan wardah pilihan. Mencintai produk lokal berarti membantu negara kita menjadi negara yang lebih berdikari.

 Harga yang sangat bersahabat
Karena bebas biaya impor, harga wardah jadi sangat bersahabat. Teringat produk kosmetik yang dulu saya pakai, membeli satu itemnya seharga dengan membeli delapan item wardah. Ah.. wardah memang pilihan paling tepat.


Produk Wardah Favorit?
Sebagai pengguna produk wardah, rasanya sayang sekali jika pada tulisan ini saya tidak menuliskan produk wardah favorit saya. Semua produk wardah saya suka, tapi kalau ditanya produk wardah yang paling saya suka adalah body butternya. Saat ini saya pilih Body Butter Passion Fruit. Teksturnya lembut, langsung menyerap, tidak lengket, kulit jadi terasa lembab tidak kering, dan nilai plus banget wanginya enak bikin tenang. Body butter wardah ini bener-bener mood booster. Kalau sedang lelah, lalu pake body butter ini jadi semangat lagi.

saya dan wardah
Cantik memang tidak melulu tentang fisik, tapi menjaga fisik titipan dari Allah dengan hal-hal yang halal dan baik serta sesuai ketentuannya akan memberi nilai lebih, hingga cantikmu bukan hanya cantik biasa. Cantikmu cantik yang berkah.

Semoga tulisan di blog ini dapat memberikan pencerahan kepada kita yang ingin hidup seimbang, memperhatikan dunia tanpa melalaikan akhirat. Halal is my life, halal is our lifestyle.

Friday, July 20, 2012

Maafin ya

Haihai semua, lama ga muncul ya...

Setelah meminta maaf atas lamanya jeda waktu ga update blog, sekarang gue mau minta maaf karena kedepannya gue bakal sering nulis tentang hal yang jarang gue singgung. DANDAN.

Oke cuy, tabah-tabahin hati ya haha...

Eh by the way, selamat berpuasa, selamat beribadah, semangat puasanya ya... 
tahun ini gue udah bisa menutup ucapan selamat puasa, selamat beribadah, dan selamat idul fitri dengan kata-kata "DESNI DAN SUAMI" haha...

Desni & Suami


love you all
xoxo

*stress

Monday, July 16, 2012

Mendadak Kangen

Martabak Mini Rindu Ummi adalah usaha mandiri empat orang mahasiswa IPB angkatan 43 (2006).



Pendiri sekaligus pemilik usaha Martabak Mini Rindu Ummi ini adalah :

1. Kiki Ahmad Zakiyudin
Karena sikap korelis-melankolisnya Kiki kami tunjuk menjadi direktur Martabak Mini Rindu Ummi. Kiki juga merangkap Research and Development Manager karena ia yang paling suka mencoba-coba, meracik rasa baru martabak. Saat ini Kiki masih berstatus mahasiswa tingkat akhir di Departemen Manajemen Hutan, Fakultas Kehutanan, Institut Pertanian Bogor. Kiki sekarang sudah beristrikan Adkhilni Utami dan memiliki seorang putra tampan bernama Muhammad Hafizh Izzudin.



2. R. Ery Bunyamin Gufron
Menjabat sebagai Production Manager, pria yang biasa disapa Ery ini juga baru di wisuda beberapa hari yang lalu dari Departemen Statistika, FMIPA, IPB. Ery ini puitis, melow-melow ga anarkis. Saat ini Ery sedang pelatihan bersama Dompet Dhuafa di Ciputat.



3. Rizka Ardhiyana
Sarjana Teknologi Pertanian ini baru saja mendapatkan gelarnya di bulan Desember 2010 kemarin. Selain bekerja di LPPOM MUI Bogor, Rizka adalah Finance Manager di Martabak Mini Rindu Ummi. Rizka sekarang bertugas di shanghai.


4. Desni Utami
Mahasiswi Depatemen Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia yang satu ini sangat aktif di dunia maya serta memiliki hobi berkutat dengan Corel dan Photoshop. Hal inilah yang menjadikan Desni sebagai Marketing Manager di Martabak Mini Rindu Ummi. Istri dari Setyo Dwi Wilopo ini sedang mengandung empat bulan dan masih berkutat dengan tugas akhirnya sehingga sering bolak balik Bogor-Palembang.

Ya  Allooooh... Mendadak kangen kumpul berempat sambil jualan martabak di masjid Al Hurriyyah. Kadang sambil dimarahin Endah ("penjaga" masjid). Kadang makan martabak gosong. Kadang beli martabak buat dimakan sendiri. Kangennyaaaa.... Semoga nanti bisa buka outlet Martabak Mini lagi yang lebih besar biar bisa jadi tempat reunian bareng Kiki, Ery, Rizka huhuhu... Aamiin..

Wednesday, July 11, 2012

Tukang Asongan

Cerita ini didapat tadi pagi dari program Wisata Hati ANTV.

Jadi ceritanya suami dan saya punya acara tivi yang seolah-olah wajib untuk ditonton. Setiap habis sholat subuh, dzikir dan tilawah, kami biasanya akan langsung menyalakan tivi dan menonton wisata hati yang dibawakan oleh Ust.Yusuf Mansur.

Nah karena adzan subuh sekarang mepet jam lima (acaranya mulai jam 5), jadi nontonnya rada telat. Tapi alhamdulillah masih bisa menyimak cerita yang satu ini.

Kisahnya ada pedagang asongan yang ga rajin sholat. Suatu malam dia disuruh sholat sama istrnya, minta tolong sama Allah biar besoknya dikasih 70ribu buat bayar SPP anaknya.

Akhirnya dia coba sholat isya dan berdoa "Ya Allah, besok kasih saya rejeki 70rebu biar bisa bayar SPP anak"

Besoknya dia sholat subuh lalu berdoa lagi "Ya Allah, hari ini kasih saya rejeki 70rebu biar bisa bayar SPP anak"

Setelah subuh ia berjualan, lama ia menunggu hingga hampir masuk waktu dzuhur tapi sama sekali belum ada yang belanja padanya. Sampai hampir putus asa dia ngebatin  

"Ya Allah, perasaaan pas gue ga sholat kemaren laku-laku aja, kenapa ini pas sholat malah ga ada yang laku..."

 Dan ia mulai ragu buat sholat dzuhur. Tapi segera ia teringat pesan sang istri "Bang, kalo rejekinya kagak dateng di subuh, mungkin datengnya di dzuhur.."

Dia memutuskan untuk sholat dan berdoa lagi "Ya Allah, ga usah 70rebu deh, berapa aja ga apa-apa dah.."

Lama dia menunggu dan benar-benar ga ada yang belanja, hingga mepet waktu ashar, dia kembali ragu untuk sholat. Kenapa ga ada yang laku barang permen sebiji aja. Karena ragu ia jadi terlambat sholat berjama'ah. Masuklah ia ke masjid dengan perasaan galau, ia tinggalkan dagangannya di luar di dekat penitipan sepatu.

Saat hendak sholat dia masih sempat memperhatikan isi musholla, tidak jauh darinya ada seorang pemuda yang sedang sholat. Setelah itu ia mulai sholat. Usai sholat dia berdoa lagi "Ya Allah, masa ga ada yang laku, sebiji permeeeen aja deh, masa ga ada yang laku..."

sumber gambar www.iluvislam.com

Sedang khusyu dalam doanya, sang pemuda yang tadi sholat lebih dulu di depannya menghampirinya.

"Pak, ada permen asem manis..." ujar pemuda

"ada bang, mau beli? berapa?" jawab pedagang asongan

"sebiji aja.."

sontak jawaban pemuda membuat dia kaget, sambil masih menengadahkan tangan dia berkata dalam hati "Ya Allah, serius amat, bener-bener nih ada yang beli permen sebiji"

 "Bang bener mau beli sebiji aja?" tanya pedagang

"Iya, nih uangnya" sambil mengeluarkan uang seratus ribu.

"Yaelah, dia becanda aja, kegedean itu duitnya, serebuan aja bang" ujar pedagang asongan sambil tertawa

"Pak, bapak kan butuhnya 70ribu, ini buat bapak, kembaliannya ambil aja..." jawab sang pemuda

Sang pedagang asongan langsung tersungkur bersujud di depan kekuasaan Allah. Ia jadi tersadar, bukankah pemuda ini tidak tau kalau dia pedagang asongan, mengingat sang pemuda telah masuk lebih dulu ke dalam musholla. Bukankah sang pemuda juga tidak tau dia butuh 70ribu. Saat tersadar, ia ingat bahwa belum mengambil permen dan belum berterima kasih kepada sang pemuda. Dia mencari-cari sang pemuda tapi tidak dia temukan.

Lalu ia terpikir mungkin pemuda tadi bukan manusia, mungkin malaikat yang diutus Allah untuk memberikan ucapan selamat datang kepada sang pedagang asogan. Selamat datang di pintu keberkahan sholat... :)

Tuesday, July 10, 2012

Dreams

Saya suka menggambar, mewarnai..

Dulu saat masih sekolah (SMP-SMA) saya paling suka matematika, dan suka sekali bab dimensi tiga. Bab yang katanya otak wanita "akan kesulitan disana".

Kesukaan saya menggambar, mewarnai dan dimensi tiga serta kemajuan teknologi akhirnya mempertemukan saya dengan dunia design grafis ecek-ecek yang disponsori corel draw dan photoshop.

Di tahun pertama kuliah saya sudah berkenalan dengan photoshop saat ditunjuk secara acak untuk menjadi penanggung jawab sertifikat salah satu acara di departemen Jaknas BEM KM IPB Bersatu (2006-2007). Sejak saat itu saya sering dipercaya mengerjakan berpuluh-puluh (mungkin ratusan) design spanduk, baliho, pamflet, sertifikat, dll-dsb-dkk di kampus. Bahkan saat KKP (kuliah kerja profesi) di Dinas PU Provinsi Jambi saya didaulat untuk mendesign.

design di PU
Keseringan mendesign ini membuat saya rada terkenal di kampus sebagai tukang design wanita SATU-SATUNYA. Sampai akhirnya ada teman (kakak kelas) menghubungi saya diam-diam secara personal untuk mendesign. Mendesign UNDANGAN PERNIKAHANNYA. Mba Aqila dan Kak Yayan. Sayang sekali saya ga nyimpen undangn pernikahan pertama yang saya kerjakan karena sang laptop raib diambil pencuri huwuwuwu...

Mendesign undangan pernikahan memberikan sensasi tersendiri bagi saya. Bahagia gimana gitu saat tau "lebih dulu" tentang kabar bahagia. Bahagia juga karena secara tak langsung saya tentu diundang mihihi.. dan walau tak bisa datang, saya bahagia karena berkontribusi sedikit dalam hari bahagianya.

Berikut undangan-undangan yang saya kerjakan dan filenya masih ada

Undangan Mei Janu



undangan Tami Kiki-1
undangan Tami Kiki-2


udangan Tami Kiki-3

undangan Asih Sobari

Hingga akhirnya karena hobi saya ini di ultah ke-23 kemarin saya mendapat hadiah intuos4 dari ayah.

Begini ni bentuk intuos (hasil googling), males foto-foto :p

Intuos4 adalah pen tablet dari Wacom yang biasa digunakan untuk design.

Dan undangan pertama yang saya kerjakan dengan bantuan intuos4 ini adalah undangan pernikahan saya sendiri.
detail peta lokasi pernikahan desni-tyo

Undangan Ala Palembang Desni Tyo

serta dua jenis design souvenir pernikahan untuk pernikahan saya sendiri

Souvenir Desni Tyo


Dan sebenarnya ada sedikit bangga menyusup saat tamu yang datang berkata

 "undangannya unik ya, souvenirnya juga lucu.."

dan ayah ibu membalas "itu kerjaannya Desni, dia yang desain..."

Sekarang saya sedang menyerjakan satu undangan pernikahan sahabat, ini salah satu detail dari salah satu option designnya

undangan yang masih dirahasiakan :p


Saat mengerjakan undangan ini suami berada di sisi. Mengomentari, membantu ini itu, dan yang paling penting kehadirannya benar-benar menginspirasi.

Sampai beberapa hari yang lalu suami bercerita tentang mimpinya.
 
"Semalem kakak mimpi, kita punya percetakan, di Palembang udah ada 3 cabang blablabla..." matanya berbinar-binar. Membuat saya begitu terharu. Ia memimpikan mimpi saya. Dan seketika saya jatuh cinta untuk kesekian kalinya dengan pria yang sama. 


Oh hampir lupa salah satu yang membanggakan, saat masuk ke ruang tengah rumah mertua setelah menikah, ada satu karya saya yang dipajang dan dibingkai indah >> poster Skripsi suami :)

poster skripsi

Jadi, mari buru-buru lulus daaaan segera wujudkan mimpi berdua untuk bisa bekerja dalam satu kantor agar selalu bisa bersama-sama, tak terpisahkan :)

Ayo ada yang mau dibuat design undangan pernikahan? Bisa hubungi saya di desniutami@yahoo.com

Selain personil Ksatria 43 dan Jelita, harga bersahabat.. :)