Wednesday, December 18, 2013

Inspirasi : Kalender Lucu dari Rabbani

Akhir november kemarin saya (plus Sachie) dan adik belanja ke rabbani. Oh iya jadi lulus SMA kemarin adik saya memutuskan untuk memakai jilbab. Sayangnya saat di rumah dia ga pakai jilbab. Alasannya dia ga punya kerudung instan seperti saya. Waktu ditanya kenapa ga ke rabbani, katanya karena ga ada yang menemani. Yasudah, akhirnya kami pergi bertiga. Ternyata rabbani Palembang yang di jalan R.Soekamto lumayan lengkap. Model jilbabnya update. Mbak-mbaknya juga ga jutek.

Kerudung baru
giginya udah limaaaaaa

Eh sekitar dua minggu kemudian, sahabat saya Nuri Izzatil Wafa (alias Ijah) memberitahu saya bahwa ada diskon besar-besaran di rabbani. All item diskon 50%. Ih senangnyaaaaa.. segeralah saya sebarkan kabar baik ini ke ibu dan adik saya. Ibu langsung semangat, karena belanja terakhir kemarin selain tak bisa ikut, ibu juga ga dibelikan. Akhirnya ibu kerjanya pinjam kerudung barunya si adik. Dan adik saya cuma bisa bilang "sewa ya bu.." dih uang-uang siapa juga -___-

Menurut saya polwan cuma strategi marketing,
sebenarnya ini year end sale

Belanja abis-abisan yang direncanakan sejak awal diskon, dari tanggal 14 Desember kemarin akhirnya baru terlaksana tanggal 17. Ternyata setengah toko kosong. Kenapa ya? Sudah habis atau stocknya disimpan? Kerudung yang tersisa hanya model Quds. Pakaian banyak, hanya saja ukuran tertentu untuk model tertentu tidak ada stocknya. Tapi tetap seru sih soalnya jadi telitiiiiii sekali memilih yang cocok hehe... (teteup ya ibu-ibu).

Nah pulangnya kami bawa oleh-oleh empat buah kalender 2014 yang konon katanya didapat jika belanja dengan minimal nominal tertentu. Kalendernya lucu, unik, dan saya suka. Walau menurut saya Solmet agak ganggu di kalender ini.

Kalender 1, Rabbani TV
kotaknya
Belum dirangkai


Sudah dirangkai
Lucu ya..

Kalender 2, Pop-up Rabbani
 
Kotaknya
depan
samping
belakang
Agak ribet sih model pop-up ini dirangkainya, dan agak ribet karena lembaran kalendernya misah-misah gitu (itu aja masih dalam plastik). Tapi tetep lucu dan unik.

Buat yang mau menikah dan pengen ngasih souvenir pernikahan atau undangan berupa kalender unik dan lucu bisa nih pake konsepnya rabbani. Semoga menginspirasi ya. Eh tapi jangan pake foto di setiap lembar, bikin eneg hehehe...

Mana nih year end sale lagi huwahahaha...

Bapak Ridwan Kamil

Yang ga kenal Ridwan Kamil mana suaranyaaaaaaaaaaaa???

Ini lho orangnya (diambil dengan semena-mena dari twitter beliau :p)

Ada?
Dulu waktu pilwalkot Bandung saya juga ga kenal lho sama pak RK ini. Saya cuma tau beliau adalah calon walikota yang diusung oleh PKS dan Gerindra. Diantara semua calon, pak RK ini yang paling muda sepertinya. Maklumlah saya yang bukan warga bandung jadi ga begitu memperhatikan siapa saja calon-calon walikotanya. Saya cuma pingin tau, PKS yang partainya menang waktu pilgub Jabar mencalonkan siapa dan bagaimana nasibnya. Mengingat saat itu PKS lagi dilanda isu-isu negatif.

Saya kaget, ga kaget-kaget amat sih, waktu quick count ternyata Ridwan Kamil menang hampir setengah suara (diatas 40%). Padahal ada delapan calon. Luar biasa. Apa yang membuat pak RK ini menang? Saya jadi bertanya-tanya.

Beberapa waktu kemudian, beberapa teman saya yang notabenenya warga Bandung meretweet tweet Ridwan Kamil. Setelah itu ada pula tweet yang mengelu-elukan sang walkot terpilih. Saya jadi penasaran. Akhirnya saya kepo-in akun twitter (at)ridwankamil tersebut. Isinya menarik, akhirnya saya follow.

Setelah follow akun twitternya saya jadi terpesona sama cara kerja beliau. Akhirnya saya cari-cari data tentang beliau. Dan setelah baca semua prestasinya, saya resmi ngefans sama bapak Ridwan Kamil ini.

Kenapa ngefans?
Prestasinya banyak. Beliau pernah mengharumkan nama Bandung lewat karyanya desain masjid Al Irsyad. Konon katanya masjid ini merupakan salah satu dari 25 masjid terindah di dunia (googling aja hehe). Masih banyak lagi prestasinya dalam desain-mendesain bangunan.

masjid al irsyad (ngambil dari web kota baru parahyangan)

Aktif bekerja untuk bangsa khususnya Bandung sejak dulu, bukan kerja pencitraan yang setelah menjadi pejabat baru dikerjakan.
- jauh sebelum jadi walkot beliau ini aktif di komunitas Indonesia Berkebun dan merupakan salah satu penggagasnya. Beliau pula yang menjadikan kampung Blok Tempe menjadi kampung mandiri yang membebaskan diri mereka sendiri dari banjir, mengelolah sampah, air dan asuransi kesehatan mereka sendiri. Maka kalau sekarang beliau sibuk dengan pemanfaatan lahan kosong dan dijadikan lahan produktif itu wajar. Mengingat kerja beliau sejak dulu.
sepeda yang setia menemani kang Emil, sapaan Ridwan Kamil (diambil dari sini)

- beliau pergi ke kantor walikota dengan bersepeda lho. Pencitraan? tentu tidak, dari dulu beliau sudah aktif dalam komunitas bike to work

Sekarang beliau sedang giat-giatnya mengatasi macet dan banjir di Bandung. 1000 lubang biopori sedang diusahakan. Jalanan berlubang sedang ditambal. Sungai dan gorong-gorong sedang dibersihkan. PKL diberikan solusi jangka panjang. Saya kadang menemukan beliau sedang wara-wiri di twitter jam 12 malam. Duh Allah, jikalau beliau ikhlas berikan balasan yang setimpal.

Bandung memang masih banjir, masih macet, tapi kita tau semoga lima tahun lagi Bandung sudah berubah jauh lebih baik. Pak, jika anda baca blog ini, saya sedang berdoa semoga bapak tetap baik, tetap profesional dan suatu saat bapak mau jadi presiden RI hehe... Saya juga berdoa semoga banyak pemimpin daerah lainnya yang seperti bapak. Termasuk di daerah saya Palembang, Sumatera Selatan.


btw ini bukan postingan berbayar, cuma apresiasi

Wednesday, December 11, 2013

Caranya

Saya masih menyimpan pita yang tersemat pada bunga mawar merah pertama yang ia berikan. Dulu waktu ia berikan sang dua kuntum mawar itu, saya diminta mengambil sendiri bunganya dari dalam tasnya. Saat saya ambil syukurnya sang mawar tidak rusak dan saya melihat senyum penuh kelegaan di wajahnya. Walau caranya sedikit kurang manis, tapi saya terharu membayangkan senyumnya saat memilih bunga sambil memikirkan saya apalagi bagian bagaimana ia menjaga sang bunga yang ada di dalam tas agar tidak rusak.

coba tebak apa ini? yap benar, sang pita

Ada pula boneka biru yang katanya ia beli untuk menemani saya selama jauh darinya. Ia sedang jalan bersama teman-temannya saat melihat boneka biru itu. Karena malu ia memisahkan diri dan kembali ke toko tersebut untuk membeli boneka.Saat menyerahkan sang boneka biru ia berkata, "warna matanya persis warna mata kakak.." lucu ya dia.

Saya masih ingat saat ia pulang dari luar kota. Berkotak-kotak coklat ia bawa dan ia ingin makan bersama saya. "Cobain yang ini, yang ini deh ada isinya, yang ini juga.." antusias sekali. Walau sang coklat tak hanya buat saya (karena dia bawa sedikit) juga buat teman-temannya tapi saya bahagia karena saya jadi yang pertama dibagi coklat dan diceritakan betapa enak sang coklat.

Suatu hari karena menghindari macet kami melewati jalan yang asing bagi saya, lalu ia menunjuk kios kecil di pinggir jalan. "Masih inget ga bakso malang itu?" saya buru-buru menengok ke arah yang ia tunjuk sambil tersenyum. Tentu saya ingat, itu tempat pertama kami makan bakso bersama. Makanan favorit kami berdua.
 
Juga beberapa hari yang lalu, ia meminjam akun email saya diam-diam, ia pinjam untuk belanja online. Saya akhirnya tau karena ada email konfirmasi bahwa produk dengan kode ini itu telah dibayar. Walau tak tau item apa yang dibeli, saya bertanya belanja apa sampai segitu. Dia cuma nyengir sambil bilang "kado ulang tahun buat kamu, mungkin nyampe rumah tanggal sekian". Sebenarnya saya jadi pengen ketawa kenapa mesti pakai email saya, kenapa tak pakai emailnya sendiri biar makin jadi kejutan. Tapi saya tetap bahagia membayangkan ia membuka-buka situs belanja online dan kebingungan memilih hadiah untuk saya.

Dia memang sesederhana itu, semudah itu membuat saya jatuh cinta padanya...

Saturday, December 7, 2013

Pengalaman Pertama Baby Spa

Menurut info baby spa bisa bikin bayi tidur lebih nyenyak, lebih tenang dan banyak kelebihan lainnya (silahkan googling sendiri hehe). Walau Sachie tidurnya nyenyak, anaknya anteng, manis, motoriknya cepat, bahasanya pun baik, tapi sebagai emak-emak gaol binti penasaran, akhirnya saya ajak Sachie ke baby spa kemarin. Tepat sehari sebelum usianya satu tahun.

Setelah selesai baby spa saya cuma bisa komen "yaaaah kok gitu doang sih" hahaha...

Soalnya ritualnya cuma pemanasan bentar, renang, pijat deh. Pijetnya juga standar pijat bayi yang setiap hari saya lakukan heu... Tapi tetap senang sih karena jadi punya pengalaman dan menghilangkan rasa penasaran.

Jadi pertama-tama Sachie dibuka bajunya, cuma menyisakan popok. Lalu sama mbak terapisnya Sachie diajak pemanasan sebelum renang. Bukannya nangis, dia malah cengar-cengir bahkan duduk bersandar ke mbak terapisnya. Alhamdulillah..

Tibalah saatnya berenang, popok Sachie dilepas dan kakinya pelan-pelan dicelupkan ke air. Airnya air dingin ya, karena Sachie sudah terbiasa reaksinya juga biasa saja. Dia malah kepingin ambil bola-bola yang mengapung di air. Setelah "nyebur" Sachie masih cengar-cengir, ngoceh-ngoceh, tapi setelah tangannya dilepas mbak terapisnya, dia langsung nangis kenceng. Takut kali ya berasa dilepas ke samudera.

Masih senyum
Setelah sekitar 10 menit dan dianya ga berhenti nangis, akhirnya Sachie diangkat, dihanduki, lalu diberi mainan. Saat saya peluk dia sudah tenang, pas lihat mainan dia langsung menyerbu kepingin main. Sambil duduk akhirnya dia dipijat. Sesekali dia merengek manja karena tangannya yang lagi sibuk memegang mainan malah ditarik-tarik untuk dipijat. Lucu deh dia...

Sebenernya ga nyesel-nyesel amat bawa Sachie ke baby spa ini, soalnya murmer, cuma seratus ribu, kalo buat 2x jadi 175 ribu. Kemarin Sachie spanya di RSIA Graha Mandiri, di deretan ruko belakang RM Sri Melayu Way Hitam. Iya emang di Palembang sini baby spa murah meriah. Tapi sepertinya mending beli kolam sama pelampungnya dan spa sendiri deh di rumaaaaah..

Salam ibu-ibu hemat hihihi
xoxo

Wednesday, December 4, 2013

One Day One Juz

Beberapa waktu yang lalu sahabat tersayang, Adkhilnong Utemong alias Adhil menawari saya untuk ikut grup One Day One Juz
"Des ikutan grup One Day One Juz bareng gue ya, grup gue masih kurang 3 orang nih.."
Sebenarnya waktu ditawari Adhil saya rada ragu, mengingat aktivitas saya yang punya bayi dan sedang hamil (lagi). Pertanyaan "bisa ga ya?" muncul seketika. Tapi karena yang nodong Adkhilni Utami, jadi rasa enggan untuk menolak itu hilang (heu..)

Saat gabung kebetulan koordinator butuh data ulang kelompok, jadilah saya tau grup ODOJ120 akhwat ini isinya luar biasa beraneka ragam. Mulai dari mahasiswa, ibu rumah tangga, sampe yang punya cucu. Serius! Ada yang tinggal di Bogor, Serang, Medan, Palembang, Mesir, Turki, dan Jerman. Dan semuanya keren-keren.

Aturannya gampang. Satu hari habiskan satu juz, jadi sekelompok (30 orang) bisa khatam quran dalam satu hari itu. Waktunya dimulai dari 00.00 sampai 24.00 waktu setempat. Gimana kalo haid? Bisa diganti dengan mendengarkan murotal sambil menyimak lewat quran digital. Seru deh, masa jam 6 pagi sudah ada yang laporan menuntaskan 1 juz. Hzzzz... sabar woiiii gue baru juga selembar hahaha...

Bagi saya sendiri grup ini membantu sekali. Menyemangati saya yang sedang hamil ini untuk membaca lebih banyak ayat-ayat al-quran. Walau kadang selesai target setelah mendekati limit laporan. Senang rasanya banyak teman-teman yang berjuang bersama saya. Walau awalnya "ala bisa karena terpaksa" (hehe) tapi semoga semakin hari kita makin bisa memperbaiki motivasi dan keikhlasan. Ayo semangat!!!

*nyeduh kopi*

Sachie edisi #onedayonejuz
terinspirasi dari abang mujahid dan dede alfa

oh iya ini kontak ODOJ bagi yang pengen gabung
facebooknya : https://www.facebook.com/KomunitasOneDayOneJuz
twitternya : https://twitter.com/ODOJ_ID
webnya : http://onedayonejuz.org/