#KisahTanggalTuaku : Keluarga Tenang dan Bahagia Walau di Tanggal Tua

Ini adalah sebuah acara Kompetisi Blogger ShopCoupons X MatahariMall. Yang diselenggarakan oleh ShopCoupons. voucher mataharimall dan hadiah disponsori oleh MatahariMall.
mataharimall-kompetisi

Awal menikah saya dan suami mengalami long distance relationship, suami di Palembang sementara saya di Bogor. Kami bertemu sebulan sekali. Kalau ketemu langsung deh bikin agenda jalan berdua. Pacaran. Walau akhirnya setelah tujuh bulan berpisah kami tinggal satu atap, ternyata kebiasaan pacaran ini masih terbawa hingga sekarang. Kami masih suka nongkrong di cafe, ke tempat wisata, nonton berdua. Padahal di rumah anak kami sudah tiga.



Sekarang setelah punya anak, intensitas keluar berdua kami berkurang lumayan drastis. Selain karena faktor bertambahnya pemahaman kami tentang pentingnya kebersamaan dengan anak plus mikirin ribetnya bawa anak-anak kalau keluar rumah, alasan finansial jadi faktor lainnya. Mau nyobain makan di resto X eh langsung deh kepikiran “duh, popok masih ada gak ya? ngajak anak-anak ribet gak ya?". Mau nonton film Y kepikiran "beras di rumah masih cukup gak ya? minyak goreng udah habis apa belum ya?". Mau jalan ke tempat Z kepikiran "duh anak-anak nanti sama siapa ya?". Ya begitulah nikmatnya berumah tangga.

Jalan-jalan keluarga
Kalo tetep maksain jalan-jalan yang notabenenya selalu terjadi di awal bulan, hasilnya di penghujung bulan nanti keluarga kecil kami bisa masuk ke dunia yang serba terbalik 180 derajat. Botol kecap terbalik, botol saos terbalik, botol shampoo dan sabun pun terbalik, sampai kalau gak keluar tetesan isinya, botol-botol ini diketok-ketok dan dikocok dengan air hihihi…


semua serba terbalik, pasta gigi pun sudah kering dibalik pula 
Lihat tube pasta gigi itu? kayaknya udah gak mungkin keluar lagi kan isinya? Salah sodara-sodara! Itu masih ada isinya yang menempel di kulitnya. Berdasarkan pengalaman menghadapi tangga tua waktu masih kuliah dulu, dengan sedikit bantuan gunting kita masih bisa bertemu dengan pasta gigi sampai maksimal seminggu ke depan wahahaha...

Empat setengah tahun menikah, alhamdulillah seempet-empetnya tanggal tua, keadaan botol terbalik dicampur air ini mungkin adalah keadaan bokek keluarga kami yang paling parah. Separah-parahnya kalau sampo habis, cuci rambutnya pakai sabun atau sebaliknya sabunan pakai sampo. Buluan-buluan dah hahaha.. Alhamdulillah gak pernah sampe gak bisa makan atau makan mie doang. Sejak awal keluarga kami sudah punya perencanaan agar tidak ada kisah pilu di tanggal tua. Suami saya cermat sekali untuk urusan finansial ini.

Berikut tips dan streategi dari keluarga kami agar walau di tanggal tua sekali pun hidup tetap terasa lega:

1. Catat Semua Pengeluaran Setiap Bulannya
Mencatat semua pengeluaran akan membantu kita mengetahui di pos mana kebutuhan dana yang paling banyak hingga yang paling sedikit. Kita juga tau pos mana yang bisa diakali, pos mana yang sebenarnya bukan kebutuhan, serta kita juga tau mengerti tentang kisaran harga kebutuhan kita. Kalau dicatat kita jadi tau ternyata harga popok termurah saat diskon adalah Rp.1.500,- per popok (pengalaman banget ya). Kita jadi tau harga standar minyak goreng satu liter adalah Rp.25.000,- Karena tau harga barang ini, kita jadi tidak mudah tergiur dengan diskon yang sebenarnya sudah dinaikkan harganya terlebih dahulu.

2. Belanja Kebutuhan Dasar Terlebih Dahulu
Kebutuhan dasar ini sudah jelas bentuknya. Misalnya dalam keluarga kami beras, kebutuhan anak dalam hal ini popok, susu adalah kebutuhan utama. Kami harus memastikan bahwa dari gajian sampai akhir bulan nanti kebutuhan dasar ini tidak akan kurang. Setelah terima gaji, saya langsung belanja kebutuhan dasar ini sebelum uangnya terpakai untuk yang lain. 

3. Menyimpan Bahan Makanan yang Benar
Sebagai ibu rumah tangga yang berkutat dengan dapur setiap hari, saya tau betul jika kita tidak dapat mengatur dapur dengan baik maka keuangan keluarga akan sangat boros. Terutama pengaturan kulkas. Mulailah menyimpan bahan makanan dengan benar di kulkas. Masukkan sayur ke dalam wadah kedap udara setelah dicuci dan dikeringkan akan mencegah sayur menjadi layu dan busuk. Jangan lupa beri label tanggal agar kita bisa mengetahui batas kadaluarsa bahan makanan tersebut,
sumber gambar klik disini


4. Membuat Rencana Menu 
Rencana menu ini dimaksudkan agar saat belanja bahan makanan kita sudah mengetahui apa yang ingin dibelanjakan sehingga bahan makanan tidak mubazir atau malah menumpuk. Rencana menu ini bisa disusun mingguan bisa juga bulanan.


5. Memeriksa Kembali Stok Kebutuhan Serta Membuat Daftar  Sebelum Belanja
Ini penting untuk menghindari penumpukan barang atau membeli barang yang ternyata masih ada di rumah padahal ada barang lain yang lebih dibutuhkan yang malah tidak dibeli.


6. Memasak dan bawa bekal
Makan di luar kalau sesekali boleh lah tapi kalau tiap hari rasanya gak hemat banget. Selain hemat, bawa bekal itu sehat.
Tas bekal buatan saya yang dibawa suami ke kantor

7. Memakai Produk yang Bisa Dipakai Berulang

Jika punya bayi, gunakanlah popok kain dibanding popok sekali pakai. Selain lebih hemat popok kain juga ramah lingkungan, dapat meminimalisir produksi limbah berupa popok. Selain itu popok kain juga lebih ramah pada kulit bayi dan tidak menyebabkan alergi.

Membeli produk dengan kemasan isi ulang juga membantu, kalau sudah punya botolnya buat apa numpuk-numpuk botol kan ya? Kecuali emang niat koleksi. Koleksi botol saos hihihi


8.  Nonton di rumah
Saya dan suami suka sekali nonton, dulu kami bahkan bisa nonton maraton sampai tiga film dalam satu hari di bioskop. Sekarang kami lebih sering nonton di rumah. Suami yang nyari filmnya, download, lalu sampai di rumah sudah dalam bentuk file MP4 di USB. Tinggal colok, selesai. Lumayan banget kan, selain gak ada batasan waktu nonton, tontonannya pun bisa milih sesuka hati.

9. Sering-sering Berburu Promo dan Diskon Online di MatahariMall.com
Sebenarnya banyak sih toko online di Indonesia. Tapi mataharimall.com ini beda!

- Produknya lengkap
Mau nyari popok sekali pakai atau popok kain ada. Bahkan skin care favorit saya yang susah banget ditemui di kota Palembang juga ada di mataharimall.com
popok kain di mataharimall.com

- Diskon bertebaran setiap hari
diskon mataharimall.com bisa dilihat disini https://super.mataharimall.com/info-promo-diskon/



-  bisa ambil di tempat, bahkan bisa juga bayar di tempat.
Kalau gratis pengiriman seluruh Indonesia kan sudah biasa, nah ini beda. Kita bisa ambil di tempat, juga bisa bayar di tempat. Ini solusi banget untuk yang takut tertipu online shop.
Lokasi pengambilan barang belanjaan mataharimall.com di kota Palembang
- Kiosk dan elocker, instant pick up
Kita bisa belanja online tapi barangnya bisa kita dapatkan di hari itu juga di mataharimall.com. Buat yang males ngantri di kasir kalau belanja offline dan males nunggu barang sampai lama kalau belanja online, mataharimall.com inilah solusinya. Ada pilihan berupa Kiosk dan eLocker, Keduanya ini solusi banget buat orang-orang yang males ngantri mengular di kasir setelah gajian, Tinggal pilih barangnya, bayar, ambil di Kiosk atau eLocker. Gak ada lagi kaki pegel karena ngantri, gak ada lagi kejadian udah di kasir lalu uangnya kurang atau lama nunggu kembalian.

Kiosk



eLocker


Jadi pengen cerita pengalaman belanja kemarin. Saya beli kebutuhan anak di mataharimall.com, saya pilih bayar di tempat (di rumah) karena sebagai emak-emak banget saya cuma pegang uang cash. Sekitar 5 hari (katanya kalo Jabodetabek cuma 1-2 hari) belanjaan saya di antar ke rumah, saya bayar tunai di rumah. Dan saya kaget karena kemasannya rapi banget. Padahal saya cuma belanja popok, tissue basah dan shampoo bayi. Belanjaan saya dibungkus dengan bubble wrap lalu dimasukkan ke dalam kardus. Asiiiik bubble wrapnya langsung jadi mainan kakak.

pengalaman belanja di mataharimall.com
Saat belanja kemarin saya belum tau soal elocker dan kiosk. Kalau tau, waaaah bisa jadi modus biar keluar rumah, alesannya mau ambil belanjaan di kiosk padahal pengen makan di luar juga hihihi...

Saya udah bisa membayangkan percakapan saya dan suami
Istri : Yah, ke mall yuk! Popok adik abis nih.. 
Suami : Ngapaian, males ah baru abis gajian, mall pasti rame, males ngantrinya 
Istri : Tenang yah, aku udah beli online di mataharimall.com udah aku bayar, tinggal ambil aja di kiosk nya di mall Palembang Square

trus abis dari kiosk langsung nodong minta ditraktir makan hahaha

Tau kisahnya Budi gak? Budi ini anak kos yang ngenes banget nasibnya tiap tanggal tua. Tapi sekarang udah happy dong si Budi. Gara-gara apa coba? Liat nih videonya

#jadilahsepertibudi

10. Sering-sering cek shopcoupons.co.id untuk dapetin voucher belanja gratis
Portal shopcoupons.co.id ini sering banget bag-bagi kupon belanja gratis. Mulai dari kupon belanja di mataharimall.com sampai voucher beberapa rumah makan pun ada. Seru kan kalau akhir bulan masih bisa kulineran dapet voucher makan gratis dari shopcoupons.co.id



Pengalaman menghadapi tanggal tua ini membuat kami menarik hikmah

~ Kami bisa menjauhi hal yang mubazir
Seringkali saat gaji sudah masuk ke rekening kita mulai kalap ingin beli ini-itu, jajan di sini di situ, jalan ke sini ke situ. Sekarang jadi lebih matang memikirkan setiap rupiah yang akan dikeluarkan. Benarkah belanja ini itu diperlukan, berguna gak kalau dibeli, bakal sering dipakai atau teronggok terlupakan. Memang benar, kita mungkin harus menikmati hidup, gak perlu banyak mikir, tapi kalau bisa gak mubazir kan lebih baik.

~ Saya jadi bisa masak aneka makanan

Awal nikah saya masih meraba-raba mengurus rumah. Masak gosong, kadang gak ada rasa, lebih sering keasinan. Sekarang saya jadi rajin nyobain masak variasi makanan biar suami dan anak-anak senang dan sudah mulai jarang salah eksekusi resep.

~ Kami jadi menyadari bahwa rezeki bukan soal uang
anak yang sehat adalah rezeki
Iya, rezeki juga berupa kesehatan seluruh anggota keluarga, bisa juga berupa makanan yang datang ke rumah dari keluarga atau tetangga. Saya sering sekali mengalaminya, misalnya lagi kepingin makan sate kambing tapi karena gajian masih lama, saya simpan sendiri ngidamnya. Eh alhamdulillah ada tetangga hajatan, ada sate kambing di dalem kotak makannya.
Satu lagi rezeki juga bisa berupa diskon. Lagi butuh barang tapi uangnya kurang eh pas banget ada diskon sekian persen, ngepas uang yang dipunya.

~ Tanggal tua mengajarkan kami untuk lebih banyak lagi bersyukur
Saya dan suami selalu berusaha bersyukur untuk semua kondisi yang kami hadapi. Bagaimanapun, kondisi kami jauh lebih baik dari orang-orang yang tinggal di daerah konflik. Kami masih punya tempat tinggal, aman dari panas dan dingin, serta bersama keluarga yang utuh dan bahagia. Semua harus disyukuri.


Tanggal tua ini semacam pembuktian keimanan, kepercayaan kita pada Sang MahaKaya. Ia tidak akan lalai pada hambaNya yang berusaha dan bersyukur. Jika cicak yang tidak bisa terbang rezekinya adalah nyamuk yang lincah sekali terbangnya, kenapa kita mesti khawatir. Bukan begitu?

Comments

Post a Comment

Terima kasih sudah membaca, silakan tinggalkan komentar di tulisan ini

Popular posts from this blog

Tutorial Menjahit Pashmina Instan ala Nurina Amira

Tutorial Bunga Tulip dari Kain Perca

Repurpose : Mengubah Kemeja dan Rok Jadi Gamis Kekinian