Pengalaman Mengatasi Anak Tidur Larut Malam

Kami pernah punya pengalaman memiliki anak yang tidur paling cepat jam 11 malam, selama tiga tahun lamanya!



Seperti biasa, kalo nulis pengalaman gini pasti panjang. Persiapkan niat, pasokan kesabaran dll. Karena postingan ini bakal lebih dari 1500 kata (lagi) dengan minim sekali infografis yang menarik huhuhu...

Setelah beberapa tahun kami berkutat dengan hidup sampai jam satu malam dan menonton bayi yang berloncatan [?], kami mencoba mencari tau apakah anak batita begadang ini normal. Lalu kami menemukan seorang pakar parenting yang mengatakan bahwa anak tidur larut malam adalah ciri anak yang memiliki perkembangan otak kanan yang baik, ciri anak kreatif. Kami membesarkan diri dengan anggapan ini. Semacam pembenaran "alhamdulillah anak-anal nurun bundanya, kreatif" wahahahaha... plis deh, Des..
 

Sampai akhirnya setelah hampir 3 tahun lamanya hidup dengan pola tidur yang sedemikian minim, kami merasa letih. Ditambah lagi kami makin mendekati deadline launching anak ketiga. Bisa gaswat nih kalo ketiga anak kami tidurnya malem semua. Kami teruskan mencari literatur baru soal tidur larut malam pada anak. Ternyata sebagian besar artikel menyatakan bahwa anak yang tidur terlalu malam tidak baik untuk perkembangannya.

Kami jadi sadar selama ini kami salah. Ibaratnya dulu kami menganggap perkataan satu pakar parenting yang memihak kami jadi paling benar dibanding pernyataan sebagian besar ilmuan lainnya yang tidak memihak kami. Heuheu..

Dari pengalaman kami ini, kami simpulkan lima poin apa yang menyebabkan anak tidur larut malam
  1. Kebiasaan ibu sejak mengandung
    Waktu hamil anak pertama, saya dan suami LDR-an. Saya di Bogor untuk menyelesaikan studi sedang suami bekerja di Palembang. Saya sering begadang karena mengerjakan tugas atau karena parno di rumah sendirian hahaha.. konon katanya kebiasaan ibu sejak mengandung ini mempengaruhi kebiasaan janin sampai janin ini lahir nantinya.
  2. Pengaruh lingkungan
    dengan ibu dan ayah yang suka begadang, bayi yang sejak di dalam kandungan sering diajak begadang ini makin menjadi-jadi kebiasaan begadangnya. Lha wong kalo bayinya bagun malem dia gak liat ortunya tidur, ortunya malah berisik nonton film berdua. Seneng deh dia ada temennya. Huhuhu..
  3. Dibiasakan bangun kesiangan
    Dulu kami juga membiarkan anak-anak bagun kesiangan sampe jam sembilan pagi, dengan anggapan "kasihan kalo dibangunin, dia kan belum kenyang tidurnya, semalem aja tidur jam satu". Padahal alasan lainnya kami juga pengen istirahat, pengen me time, pengen quality time sama suami, kapan lagi kan kalo g ak pas mereka tidur.

    Salah banget deh alasan ini. Justru dengan membiarkan mereka bangun kesiangan berarti mengulang lagi alasan kenapa mereka tidur kemaleman. Karena setiap manusia bahkan bayi sekalipun punya jam biologis yang dengan ciamiknya sudah Allah SWT atur. Ada istilah biological watch alias jam biologis. Ada istilah lain yaitu circadian rhytm. Intinya adalah pola manusia dalam mengelola waktu untuk aktivitasnya. Jam berapa bangun, jam berapa lapar, jam berapa waktunya aktif dalam berkegiatan, jam berapa waktunya ngantuk dan tidur. Waktu-waktu ini sbenarnya telah disetting secara teratur dalam tubuh dan sebenarnya seseorang dengan akan mudah secara disiplin mengikuti jadwal tersebut..

    Kita pun menyadari bahwa pagi bukan jam istirahat kan ya. Mana bisa kita istirahat. Pagi adalah jam riweuh, kita harus bersiap. Mandi, nyuci, masak, beberes dll. Takut anak ganggu? hmm.. kita bahas nanti.
  4. Dibiarkan tidur menjelang atau setelah ashar
    Ini lingkaran setan sih ya. Jadi anggapannya kalau anak baru bangun jam sembilan, artinya anak ini baru bisa tidur siang jam tiga atau jam empat sore. yang imbasnya tidur malemnya paling cepet jam 11 malem. Doh...
  5. Tidak punya kebiasaan khusus sebelum tidur
    Kebiasaan sebelum tidur misalnya membaca buku, mengganti baju, menggosok gigi, berdoa, mematikan lampu, dll. Aktivitas ini berfungsi menyadarkan anak "oh..bentar lagi lampu mati nih, kita tidur deh.."

 Berdasarkan poin inilah kami juga menyimpulkan apa yang bisa dilakukan agar anak tidak tidur larut malam dan alasannya
  1. Ibu hamil jangan begadang yaaaa..
    Karena dalam Islam ternyata tidur di awal waktu adalah sunnah. Begadang apalagi jika kecil nilai kebaikannya sebaiknya ditinggalkan. Karena kita juga harus bersiap untuk sholat malam
    Dari Abu Barzah, bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam tidak suka tidur sebelum shalat ''Isya' dan berbincang-bincang setelahnya." (H.R. Bukhari)
  2. Bangunkanlah anak di waktu subuh
    Fitrah bayi adalah bangun satu jam sebelum subuh kitalah yang merusak fitrah itu. Kita susui lagi, kita ajak ia tidur lagi hingga ia baru bangun setelah matahari terbit. Padahal jika fitrah itu kita jaga kita tidak akan kesulitan lagi membangunkannya untuk sholat dan sekolah jika ia tumbuh dewasa. Ketika waktu bangun, masih tertidur sekalipun, pindahkan bayi-bayi ke tempat 'aware', nyalakan lampu, buat suara-suara adanya 'tanda kehidupan'
  3. Atur jam biologis anak
    Ritme tubuh anak bisa dilatih mendekati orang dewasa, sampai usia 2-3 tahun, jadwal tubuh mereka sudah akan mirip dengan orang dewasa. Jika sudah 3 tahun ke atas masih susah? Ada 2 kemungkinan, pembiasaannya kurang tepat atau ada masalah sensori integrasi sehingga self regulasinya belum terbangun.
  4. Pastikan anak dalam kondisi kenyang sebelum tidurSeperti yang kita ketahui bersama bahwa kenyang dapat menyebabkan kantuk, oleh karena itu agar anak tidur dengan nyenyak dan tidak gelisah, pastikan anak sudah kenyang sebelum jam tidurnya.
     
  5. Miliki rutinitas khusus sebelum tidur
  6. Jangan males dan harus tetap semangat
    Konsekuensi menjadi orang tua salah satunya adalah rasa lelah. Rasanya kita butuh istirahat, pengen santai, gak terganggu, gak mau rumah berantakan sementara kita belum mempersiapkan mental lihat mainan berceceran lagi. Tapi yakinlah buibu, semua hanya sementara. Lelahnya kita saat mereka kecil jauh lebih baik dari pada lelahnya kita saat mereka dewasa. InsyaAllah.

    Baca : Sachie's Story Tugas Domestik Pertama
  7. Dan yang paling penting berdoakarena Allah lah yang menguasai semua jiwa, semua hati. Oleh karena itu berdoalah padaNya, mintalah padanya kekuatan, kesabaran dalam mendidik anak-anak ini.
Menurut pengalaman kami, langkah paling awal mengubah kebiasaan tidur anak adalah membangunkan mereka di pagi hari. Paksa bangun. Dan istiqomah alias konsisten minimal sebulan. InsyaAllah ke depannya jauh lebih mudah. Di awal kita pasti lelah, tapi bersabarlah. Sekarang anak-anak kami alhamdulillah jam  sembilan malam sudah tidur semua. Paling lambat jam sepuluh. Sudah tidak ada lagi shift-shiftan tidur sama ayahnya. Jadi saya dan ayahnya anak-anak bisa punya quality time lebih panjang. Kami bisa nonton, saya bisa mengerjakan banyak hal termasuk ngeblog ini.

Wallahu'alam. Semoga tulisan panjang ini ada manfaatnya.
Buibu ada pengalaman yang sama? Share di komentar yuk..

-desni-

Comments

  1. Kalo rafsanjani,dr dulu sudah teratur des,tidur jam 9 paling lambat jam 10,subuh bangun. Tp mmg belakangan agak lebih malem sih,paling cepet jam setengah 10,bs bablas sampe jam setengah 11. Efeknya mmg bangun paginya,jam setengah 7 malah pernah sampe setengah 8. Waktu tidur siang mmg perlu diatur sih menurut mbak,krn keliatan bgt perbedaannya pas rafs tidur kemaleman ini krn tidur siangnya molor,baru tidur jam 2an,bangun jam setengah 5 atau jam 5. Kalo dulu,paling banter ashar dia udah pasti bangun.
    Pernah pas weekend dia ga tidur siang,jam setengah 7 malem sudah tidur sendiri,dan bangun jam setengah 7 pagi. :D

    Kalo mama mbak,masih percaya banget kalo tidur siang (secukupnya) mempengaruhi perkembangan otak anak,jd tetep 'dipaksa' tidur siang.

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya enak ya kalo gak tidur siang hihi...anak-anakku jarang tidur siang mba, abis isya alhamdulillah skrg udah tidur semua. thanks for sharing mba riya

      Delete
  2. Anakku dulu tidur di atas jam 11 trus. Ya alloh tau bgt rasanya. Dan emang berhenti waktu dia sekolah umur 4 tahun karena pagi siangnya capek.

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mbak ya.. mau gak mau harus bangun pagi karena sekolah dan kecapean jd tidurnya lebih cepat

      Delete
  3. Mungkin bener kali ya.. Soalnya dulu pas hamil, aku tidurnya selalu jam 8 malam. Capek dan ngantuk banget bawaannya. Sekarang anakku kalo bobok juga paling malem jam 9. Enggak pernah begadang. :D

    ReplyDelete
  4. Tfs Mak, saya lagi hamil suka gimana gt liat ponakan tidur jam 1 malem, ibunya ngantuk bgt ga boleh tidur, mungkin karena lingkungan d rumah ini hehhe tp saya mah gasuka begadang, kalo suami suka hihi muga anak kami nanti bisa diajak kerja sama deh hehe

    ReplyDelete
  5. Alhmdulillah aku sdh melalui masa2 ini mbk, dan skrg jm tidur si kecil udh gk malem2 lg,:)

    ReplyDelete
  6. Kalo anakku baru beberapa bulan ini Mba', mungkin gara-gara awalnya suka bangun siang. Lah Bapaknya kan ngeshift, kadang pulang jam 11 malem, jadi otomatis abis subuh tidur lagi. Kayaknya anaknya jadi ikutan bangun siang juga deh. Makasih tipsnya Mba', berarti abis ini pagi-pagi harus dibangunin ya, biar siangnya bisa tidur lebih cepat, begitu juga malem.

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya betul mba, bangun pagi juga bikin anak lebih semangat

      Delete
  7. "Lelahnya kita saat mereka kecil jauh lebih baik dari pada lelahnya kita saat mereka dewasa. InsyaAllah."

    Setuju mbak, tfs yah. Saya kebetulan hamil anak pertama, jadi keinget sering begadang krn menunggu suami. Informatif sekali :)

    ReplyDelete
  8. Wah berarti dulu aku termasuk ibu yang ngerusak fitrah anak, soalnya dulu kalo pas mereka bayi bangun subuh-subuh ya aku susuin lagi biar tidur.. Huhuu. Padahal harusnya dibiarin aja jg gpp ya mak, biar jadi kebiasaan baik juga untuk mereka pas meraka besar nanti ya..

    ReplyDelete
    Replies
    1. huhu sama mba... aku puuun..:(
      yang penting tetep semangat terus memperbaiki diri kita ya mba.. biar jadi ibu yg makin baik :)

      Delete
  9. Ahhh ini Hana banget, dia sering banget tidur malam :(

    ReplyDelete

Post a Comment

Terima kasih sudah membaca, silakan tinggalkan komentar di tulisan ini

Popular posts from this blog

Tutorial Menjahit Pashmina Instan ala Nurina Amira

Tutorial Bunga Tulip dari Kain Perca

Repurpose : Mengubah Kemeja dan Rok Jadi Gamis Kekinian