Tuesday, August 14, 2018

Keluarga Indonesia Bisa Ciptakan Generasi Millennials yang Berprestasi dan Berbudi Pekerti

Internet tidak bisa dipisahkan dari kehidupan sehari-hari anak muda zaman sekarang. Menurut laporan Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia ( APJII), lebih dari 50 persen atau sekitar 143 juta orang telah terhubung jaringan internet sepanjang 2017. Sebanyak 49,52 persen pengguna internet di Tanah Air adalah mereka yang berusia 19 hingga 34 tahun. Sedang pengguna internet remaja usia 13 hingga 18 tahun berjumlah 16,68 persen.

Angka ini tentu tidak begitu mengejutkan. Mengingat aplikasi tiktok yang sangat viral dan sempat diblokir oleh negara kita, penggunanya adalah anak-anak muda. Saya sungguh tidak habis pikir, kenapa aplikasi lip singseperti tiktok menjadi sangat viral. Inilah yang menandakan betapa saya dan generasi millennials ini benar-benar dua generasi yang berbeda.
TIKTOK (Sumber gambar : detik.com)


Seperti yang sudah banyak dibicarakan, internet seperti pisau. Kita bisa memakai pisau untuk memasak tapi pisau juga bisa digunakan untuk melukai. Maka ada baiknya jika kita melihat kedua sisi positif dan negatif dari penggunaan internet untuk anak.

Thursday, July 26, 2018

My Acne Story (2) : Gelap Mata Belanja Skin Care Bikin Jerawat Makin Parah

Ini lanjutan dari cerita perjalanan jerawatku yang lalu. Kenapa dipisah-pisah sih? Karena gak sempet juga nulisnya kalo panjang-panjang sekaligus gitu dan sekalian deh dibikin review kecil-kecilan skin care mana yang jadi bikin jerawatku makin parah.

Baca juga : Jerawatan karena aloe vera gel

Januari 2018 jerawat makin banyak dan makin jelas keluarnya. Makin besar dan kayak gak berhenti tumbuuuuuh terus tanpa jeda. Aku cari tau dong apa yang harus aku lakukan biar jerawatku berkurang. Apa karena 10 steps korean skin careku kurang ya? Aku jadi mulai belanja produk skin care lagi untuk melengkapi 10 steps korean skin careku.

Baca juga : Santan untuk perawatan wajah ala Korea


Apa aja yang aku beli?

Thursday, July 19, 2018

My Acne Story : Mulai Bruntusan Lagi Karena Aloe Vera Gel

Oktober 2017

Habis lihat-lihat catatan belanja di shopee dan baru ngeh ternyata ini semua dimulai di bulan Oktober, kirain Desember hihihi...


Sejak ratu skin care kesayangan, Suhay Salim mengeluarkan video "update skincare routine 2017" dan mempublikasikan kecintaannya pada aloe vera gel Nature Republic di bulan Juni setahun yang lalu, aku mulai teracuni. Pengen juga nyoba aloe vera gel natrep yang katanya kece abis itu. Kenapa? Karena setelah bertahun-tahun pakai hada labo (walau cuma cuci muka dan pakai lotionnya doang 🙈) aku merasa masih ada yang kurang. Masih ada sedikiiiiiiiiit bekas jerawat di wajah dan itu membuat aku merasa terganggu. Karena penasaran abis, akhir September aku memberanikan diri memesan aloe vera gel ini di salah satu online shop terpercaya. Barangnya sampai awal Oktober. Dan saat sampai langsung ku cobain.

Baca juga : review hada labo

Kesan pertama menggunakan aloe vera gel natrep ini : adeeeeem, segeeeer, nyenengin banget. Apalagi misalnya dipakai malam jadi sleeping mask, bangun paginya langsung berasa cerah. Kalo efek kenyalnya sih di saya gak begitu terasa karena sejak pakai hada labo juga kondisi wajahku udah kenyal. Shombhoooooong kamu, Des! 😌

Monday, July 16, 2018

7 Langkah Sederhana Dukung Bersama Asian Games 2018

Sebagai orang asli Palembang, saya gak pernah nyangka Palembang bisa jadi kota yang semaju sekarang. Bahkan Palembang ditunjuk untuk jadi salah satu tuan rumah penyelenggara Asian Games. Saya ingat sekali waktu pertama kali resto burger paling terkenal di dunia (sebut saja Mekdi hahaha..) buka cabangnya di Palembang. Antriannyaaaa beuh rame banget! Dan itu terjadi di tahun 2003, ketinggalan banget dari kota lain di Indonesia. Makanya pas pulang lebaran ke Palembang kemarin, saya sempat kaget campur terpesona melihat jalur LRT yang sudah rampung, jalan layang ada di mana-mana, bahkan daerah Jakabaring Sport City yang dulunya hanya tanah rawa tak tersentuh, sekarang lebih kece dari pusat kota Palembang. Keren abiiiiis…

ciyeeeee Palembang punya LRT (sumber gambar : globalplanet.news)
Senang sekali rasanya melihat progres pembangunan venue Asian Games di Palembang.  Saya sangat berharap agar Asian Games yang akan dilaksanakan 18 Agustus hingga 2 September 2018 dapat terlaksana dengan sukses. 

Ternyata kita sebagai warga negara Republik Indonesia bisa banget lho berkontribusi menyukseskan Asian Games. 

Caranya gimana? Jadi atlet? 
Ya gak harus dong, repot kalo seluruh warga jadi atlet hihi.. Kementerian Kominfo menjabarkan ada empat (catur) sukses Asian Games 2018, yaitu sukses penyelenggaraan, prestasi, administrasi, dan pemberdayaan ekonomi. 


Nah agar catur sukses Asian Games 2018 ini terwujud kita bisa membantu menyukseskan dengan berbagai cara, seperti :


Menjadi tuan rumah yang ramah dan hangat
Kementerian Pariwisata memproyeksikan sekitar 150.000 penonton asing atau wisatawan mancanegara akan datang menyaksikan Asian Games 2018 (sumber : okezone.com). Indonesia sebagai negara timur terkenal banget nih dengan keramah-tamahannya masyarakatnya. Ayo kita buktikan pada dunia bahwa negara kita memang ramah dan menyenangkan. Kita mulai dengan yang paling sederhana yaitu tersenyum pada tamu-tamu kita. Percayalah, hal kecil seperti senyum kita bisa mengubah dunia!


Menjadi tuan rumah yang baik dengan berperilaku tertib sampah
Beberapa waktu belakangan ini muncul beberapa artikel tentang istimewanya Jepang. Salah satu isi artikel ini supporter sepakbola Jepang yang membersihkan sampah di stadion seusai mereka nonton piala dunia di Rusia. 

sumber gambar : viva.co.id

Kita bisa mencontoh perilaku keren warga Jepang. Jepang juga salah satu peserta Asian Games lho. Mungkin sulit mengubah perilaku semua orang Indonesia, tapi kenapa tidak mulai dari diri kita sendiri. Paling sederhana jaga sampah kita jangan sampai dibuang sembarangan. 



Menjadi tuan rumah yang baik dengan berperilaku tertib berkendara
Pasti tau dong ya sama jokes “emak-emak kalo kasih sein kiri, beloknya ke kanan” atau "cabe-cabean = cewek-cewek naik motor bonceng tiga". Perilaku ini sudah umum sekali di Indonesia tapi sayangnya perilaku ini sama sekali tidak mencerminkan perilaku tertib berkendara.


Apa saja sih perilaku tertib berkendara?
Patuhi marka jalan dan rambu lalu lintas, gunakan sabuk pengaman dan helm, jaga batas kecepatan berkendara, dan jangan melawan arah.

Menjadi tuan rumah yang baik dengan berperilaku tertib antrian
Kalo lagi asik-asik antri lalu tiba-tiba ada yang nyerobot antrian, pasti kita langsung kesel kan. Kebayang dong perasaan wisatawan asing kalau dapat perlakuan menyerobot antrian di negeri kita. Pasti sebel dan gak nyaman banget. 

Katanya di negara maju seperti Australia pelajaran penting pertama di sekolah dasar adalah antri. Belum telat lho buat kita belajar antri. Kita jadikan Asian Games 2018 ini ajang kita melatih kesabaran kita dalam antrian. Karena pasti kita akan dihadapkan dengan banyak antrian. Seperti antri saat masuk bus, LRT, antri beli karcis pertandingan, antri masuk keluar stadion, antri beli cemilan dll. Ayo kita pasti bisa!

Nonton langsung pertandingan 
Tahun 2004 yang lalu di Palembang juga pernah diselengarakan kompetisi olahraga yaitu PON XVI. Saat itu saya masih SMA (langsung deh ketahuan umurnya hihi..), kami siswa SMA mendapatkan kesempatan gratis nonton pertandingan bulutangkis. Saya ingat betul kondisinya. Stadionnya penuh sesak, tapi semua orang bergembira. Bersorak-sorai menyemangati atlet kesayangannya. Terasa sekali energi penonton tersalur kepada atlet kebanggannya. 

sumber gambar : malesbanget.com

Saat itu saya tersadar bahwa kalau kita mau atlet kita menang, datanglah ke pertandingannya. Bersoraklah “Indonesia..(dungdungdungdungdung)” agar atlet kita bersemangat mencapai prestasi tertinggi yang mereka bisa capai. 

Bikin heboh sosial mediamu 
Nah ini untuk yang gak bisa datang langsung menyaksikan altet kesayangan bertanding.

Ternyata jumlah penduduk Indonesia sangat besar yaitu mencapai 265 juta jiwa. Ini bisa jadi kekuatan untuk mengenalkan negara kita pada dunia. Dengan jumlah penduduk sebanyak itu tidak sulit sebenarnya bagi Indonesia mengangkat topik menjadi topik paling dibicarakan di sosial media seluruh dunia (trending topic world wide). Mari kita manfaatkan kekuatan kita ini untuk mengangkat hal-hal positif tentang negara kita khususnya Asian Games 2018. 

Sebarkan konten-konten mengenai Asian Games 2018 di sosial media kita. Sebarkan kegiatan torch relay di kotamu, beritakan kemenangan atlet, sebarkan serunya kegiatan nonton bareng (nobar) di tempatmu, serta ramai-ramai ikuti kompetisi yang diadakan penyelenggara Asian Games 2018 di sosial media dll. 


Bantu membangkitkan ekonomi negara dengan membeli produk UKM
Seperti yang dibicarakan tadi bahwa akan ada ratusan ribu wisatawan asing yang datang ke Indonesia saat Asian Games 2018. Ini merupakan peluang bagus untuk perekonomian negara kita. Saatnya UKM kita menjadi primadona, menjajakan dagangannya di venue yang disediakan panitia Asian Games atau di lokasi-lokasi strategis yang telah mendapat izin pemerintah setempat. Ada baiknya kita yang mulai meramaikan gerai dagangan UKM lokal agar wisatawan asing pun tertarik. 

Simple bukan? Mamak-mamak rempong seperti saya pun pasti bisa nih berkontribusi #dukungbersama Asian Games 2018 agar bisa sukses dan berkesan di mata dunia.

Saturday, July 7, 2018

Short Escape : Bukittinggi

Minggu, tanggal 29 April 2018 yang lalu kami jalan-jalan super mendadak ke Bukittinggi. Walau jaraknya hanya tujuh jam dari Pekanbaru. Tapi kalau jalannya sambil galau "pergi-enggak-pergi-enggak" nyampenya bisa dua belas jam juga hihihi..

A post shared by desni utami (@desniutami) on

Waktu itu kebetulan long weekend. Eh gak long weekend sih tapi tanggal 1 Mei kan libur hari buruh. Dan tanggal 1 Mei itu jatuh pada hari Selasa. Jadi suami ambil cuti tanggal 30 April (hari Senin). Cuti buat apa? Gak buat apa-apa, cuma pengen cuti aja. Gak ada rencana mau liburan atau jalan-jalan. Kami bahkan gak ke mol dong tanggal 28 April, kenapa? karena belum gajian 😆😅

Lalu Minggu sore tanggal 29 April, suami lagi kepanasan di kamar. AC kamar belum dicuci lagi dan kami mager (males gerak) buat nyucinya. Alhasil suami ngajak ke luar. Awalnya ngajak ngadem di mall. Tapi sebelum berangkat malah bilang ke saya "Bun, kemasin pakaian ya..". Sebagai istri yang baik, penurut, gak banyak tanya, dan penuh pengharapan diajakin staycation di hotel dalam kota 😂, aku langsung mengemasi pakaian bahkan aku juga mengemasi pakaian renang. Ngarep banget, Buuuuu... 

Thursday, July 5, 2018

Cuma Punya Dua Pewarna Bibir

Ceritanya nih lagi pengen jadi beauty blogger ala ala, ala kadarnya 😂
Cuma punya dua gincu aja pengennya jadi beauty blogger 😅😆

Saya beneran cuma punya dua gincu, dua-duanya jenis lip cream matte keluaran tahun lalu bukan yang paling up to date hahaha.. Dua lip cream ini pun bukan jenis kosmetik high-end. Ini cuma lip cream lokal biasa. Jadi gak ada spesial-spesialnya 🙈


Saya punya Wardah Exclusive Matte Lip Cream : See You Latte (03) untuk warna nude nya dan Purbasari Hi-Matte Lip Cream : Fresia untuk warna bold nya. Kenapa pilih dua warna ini? Karena PENASARAN. Udah gitu aja hahaha...

Walau cuma punya dua lip cream tapi kita bisa siasati pemakaiannya jadi empat warna

Monday, July 2, 2018

Serba-Serbi Make Up Item Favoritku : Maskara

Kenapa suka maskara?
Gak tau kenapa. Rasa suka dan cinta kadang gak butuh alasan. Ecieeeee 😂

Gak tau kenapa walaupun gak kelihatan karena ketutupan kacamata frame lebar, saya tetep sukaaaa aja pake maskara. Saya suka lihat perubahan besar dari bulu mata saya setelah pakai maskara. Jadi ngerasa lebih pede aja gitu kalau pakai maskara.

Saya juga gak bisa dan gak kepengen bisa "ngalis" alias ngegambar alis. Alhamdulillah punya alis yang cukup tebal walau bentuknya gak sempurna. Jadi kalau mau ngasih statement "gue punya alis nih!" ya cukup nyisirin maskara di alis setelah mengaplikasikan maskara di bulu mata alias pake sisaan maskara. Nanti alisnya jadi lebih kelihatan aja.

Monmaap gak pro 😆

Penting banget ya "ngalis"?
Enggak lah.. Tapi kadang kalo mau kumpul keluarga, mau ketemu orang dan kemungkinan orang lain dandan plus bakal foto-foto, aku pilih pakai maskara di alis. Biar gak nampak suram di fotonya. Biar gak dianggap kelelahan ngurus keluarga hahahaha...


Alhamdulillah ternyata saya berhasil menghabiskan maskara sebelum habisnya Period After Opening (PAO). Apa sih PAO itu?

Sunday, June 24, 2018

Mudahnya #JadiBaik Demi Ibu Tercinta di Bulan Ramadhan Bersama TCASH

Waktu saya mulai beranjak remaja, saya dan ibu punya ikatan yang cukup unik. Benci tapi cinta itulah mungkin jenis ikatannya. Setiap kali ada kesempatan membantah, saya membantahnya. Setiap kali bisa mendebat, saya mendebatnya. Namun saat saya harus merantau demi pendidikan 12 tahun yang lalu ikatan ini berubah menjadi sangaaaaat dekat. Mungkin di saat jauh seperti itulah kami akhirnya sama-sama menyadari bahwa keberadaan yang satu sangat berarti untuk yang lainnya. Bahkan saya yang dulu sempat malu punya ibu yang berprofesi "hanya" sebagai ibu rumah tangga, jadi berbalik ingin meniru sosok ibu. Wanita yang cerdas, cantik, cekatan, penyayang dan memiliki segudang potensi tapi bertekad mengabdikan diri hanya untuk keluarga kecilnya.


Sayangnya kesadaran saya atas pentingnya ibu bagi hidup saya sudah mulai terlambat. Peluang saya  mengabdi dan berbakti sebanyak-banyaknya pada ibu semakin kecil. Sejak usia 17 tahun, saya yang orang asli Palembang, Sumatera Selatan ini telah merantau untuk sekolah di pulau Jawa. Selesai sekolah saya lantas menikah dan suami memboyong saya untuk tinggal di Jakarta. Kini saya diboyongnya lagi untuk tinggal di Pekanbaru. Saya tidak bisa membersamai ibu dalam waktu lama. Sesekali saya mudik tapi mudik tidak pernah lebih dari satu bulan bahkan ada kalanya saya mudik tidak sampai satu minggu dalam waktu setahun. Saya harus kembali lagi bertugas mendampingi suami dan anak-anak di perantauan. 😢

Tuesday, June 5, 2018

Untuk Siapa Takjil atau Makanan Berbuka DIbagikan?

Kemarin saya lihat di facebook seorang teman membagikan screen capture status whatsapp seseorang yang isinya begini



Begitu banyak orang miskin yang ingin merasakan berbuka puasa dengan takjil. Tapi apa daya mereka tak punya kendaraan untuk datang ke lampu-lampu merah. Akhirnya mereka hanya ikhlas berbuka ala kadarnya di gubuk mereka yang mungkin hanya dengan nasi dan garam.

Pertanyaan saya adalah sudah tepat sasarankah saudara saudariku yang berbagi takjil di lampu-lampu merah. Karena alangka ruginya keikhlasan kalian bila itu tidak tepat sasaran dan tahukah kalian kalau sebenarnya kalian telah mengurangi omset pendapatan dari para penjual takjil. Di mana orang yang mau pergi beli takjil batal belanja karena kalian sudah memberi di lampu merah.


Wow saya kaget dong sodara-sodara bacanya. Pemikiran manusia memang beragam ya.. Dan sebagai mantan relawan pemberi takjil di perempatan, saya jadi gatel pengen membahas hal ini.

Monday, June 4, 2018

Mudik Via Jalur Darat : Tips Packing Mudik Lebaran 2018

InsyaAllah akhir pekan ini kami sekeluarga akan mudik ke Palembang dari Pekanbaru via jalur darat dengan kendaraan pribadi. Anak-anak bersemangat sekali menanti jadwal mudik. Saya pun begitu, saya sudah mulai tidak konsentrasi di rumah karena sibuk membayangkan jalanan Pekanbaru-Palembang yang berliku, merencanakan akan kulineran ke mana saja, juga sibuk merencanakan bertemu teman-teman semasa sekolah dulu.

Resep Pempek Ikan Tenggiri Asli Palembang

Bismillah

Pake basmallah dulu bok, soalnya abis liat video bikin pempek di youtube dan komennya ya Allah julid banget, jahat.. itu padahal orang berbagi positive vibes lho, komennya udah kayak liat videonya awkarung, youngless dll astaghfirullah... Jadi ciut nyali saya bikin video masak hahaha..

Kenapa ya ada orang yang ngerasa perlu ninggalin komen negatif gitu? Padahal ketikan jempol juga dimintai pertanggungjawabannya. Padahal resep itu apalagi makanan daerah gak ada resep patennya. Padahal kalo videonya "lelet, kelamaan, durasi kepanjangan" dll yaudah skip-skip aja nontonnya. Paling mudah ya banyakin kuota internetnya. Kalo gak suka gak usah ditonton. Kenapa harus nyakitin orang lain. Gak mudah lho bikin video masak gitu..😔

Duh jadi curcol..

Setelah nonton video dan baca komen-komen tadi saya jadi bertanya-tanya apakah cara mereka masak pempek itu salah ya? Karena saya juga bikinnya begitu. Jadi saya pun langsung menelpon ibu saya yang orang Palembang. Begini resep pempek ikan tenggiri ala ibu saya.

Sunday, June 3, 2018

Trend Kerudung Lebaran 2018

Sejak Hijabers Community muncul di akhir tahun 2010, rasanya semakin banyak pengguna hijab di Indonesia. Selain semakin banyak, pengguna hijab juga semakin beragam. Sebelumnya hijabers (istilah untuk wanita yang menggunakan hijab) identik dengan anak pesantren, anak sekolah Islam dan anak ROHIS. Sekarang hijab sudah digunakan hampir semua kalangan. Mulai dari anak sekolah dasar hingga kalangan selebritis.


Wednesday, May 30, 2018

Pengalaman Hamil, Menyusui serta Hamil sambil Menyusui di Bulan Ramadhan

Saya dan suami menikah Maret 2012. Hingga 2018 ini alhamdulillah kami telah memiliki 3 orang anak. Anak pertama lahir Desember 2012, anak kedua Mei 2014 dan anak ketiga Januari 2016. Dari enam tahun pernikahan ini juga saya sudah melewati lebih kurang 7 kali bulan Ramadhan dengan kondisi yang berbeda. Dan dari 7 tahun ini, baru di tahun 2018 ini saya berpuasa tanpa hamil ataupun menyusui.

Saya berikan gambaran timeline 7 kali Ramadhan yang saya lewati ya

Tuesday, May 29, 2018

Mengubah Kemeja Pria Dewasa Menjadi Dress Anak

Bulan puasa gini pasti adaaaaa aja wacana soal baju baru. Hal ini wajar mengingat adanya tunjangan hari raya (THR) yang turun di bulan Ramadhan dan juga viralnya iklan toko baju Ramayana 2018 ini. 😆😂😂😂 Becanda ya..

Ibu ngapain bu?
Tapi baju baru tuh gak harus beli baru lho.. Bisa juga dengan mengubah baju lama menjadi baju dengan model berbeda. Seperti yang saya lakukan dengan kemeja suami yang sudah kesempitan dan gak pernah lagi dipakai. Saya mengubahnya menjadi dress untuk Sachie.



Thursday, May 24, 2018

Pola Gamis Anak Gratis , Anak Punya Baju Baru Buatan Ibu!!!

Assalamu'alaykum..


Cung! Mana ibu-ibu yang kepengen bikin baju sendiri buat anaknya? AHA!!! Ada kejutan buat ibu-ibu.. Ini ada pola gamis GRATIS dari saya. Sudah ada pola lengan dan pola badan plus ada juga panduan ukuran gamis anak untuk usia 0-5 tahun. Jadi ibu-ibu tinggal cetak polanya di kain trus jahit deh.. Ada juga video panduannya biar lebih jelas cara bikin gamisnya.

Wednesday, May 23, 2018

Bangun 17 Menit Sebelum Adzan Subuh di Bulan Ramadhan


"Tami!!! Kesiangan ini!!! Kamu sih dibangunin dari tadi gak bangun-bangun!!!" suami panik

Saya langsung bangun, duduk lalu nanya "ini jam berapa?"

"SETENGAH LIMA!" kata suami. Ya ALLAH... paniiiiiiiikkk

Monday, May 21, 2018

Tips Agar Wajah Tetap Glowing di Bulan Ramadhan

Ramadhan Mubarak teman-teman semua!
Gimana puasanya? Lancar kan ya insyaAllah..

Saat orang-orang rame ngomongin ibadah di bulan Ramadhan atau ngomongin menu sahur dan buka puasa, kenapa kita malah ngomongin wajah glowing? Hayo kenapa?
 

Bulan puasa itu identik banget dengan kurang tidur karena bangun lebih pagi untuk sahur, juga kurang tidur karena memperbanyak ibadah malam (aamiin), tubuh kita juga kurang cairan karena berpuasa selama lebih kurang 14 jam, plus udara Indonesia yang sedang panas-panasnya, hasilnya kulit kita jadi kering dan kusam. Tapi Ramadhan bukan jadi alasan pembenaran kulit kita jadi kusam. Berikut ada tips agar kulit kita tetap terhidrasi dengan baik, kenyal, sehat, glowing selalu selama bulan Ramadhan.

Saturday, May 12, 2018

Inspirasi Menu Sahur yang Mudah, Praktis, Cepat Saji Namun Bergizi dan Lezat

Assalamu'alaykum..


Gak terasa ya sebentar lagi masuk bulan Ramadhan, lebih kurang empat hari lagi kita akan berhadapan dengan tamu yang dinanti-nanti setiap tahunnya. H-4 ini ibu-ibu sudah mempersiapkan apa saja?

Tuesday, May 8, 2018

5 Tips Agar Anak Mau Tidur Sendiri di Kamarnya

Alhamdulillah sudah sebulan Sachie-Syira tidur di kamarnya sendiri. Setelah 5.5 tahun Sachie dan 4 tahun Syira, tidur di kamar ayah-bundanya. Agak telat sebenarnya tapi alhamdulillah berhasil juga. Bagaimana reaksi mereka saat diminta tidur di kamarnya sendiri? Apa saja yang dipersiapkan sebelum anak-anak pindah ke kamarnya?


Saturday, May 5, 2018

Fun Cooking with Kids : Sate Kerbau dengan Skippy Peanut Butter

Saya sering membagikan cerita keseharian saya bersama tiga anak di rumah lewat social media terutama Instagram. Bukan untuk pamer, apalah yang mau dipamerkan dari riweuhnya beraktivitas bersama anak-anak 😅. Saya ingin berbagi energi positif bahwa menjadi ibu itu menyenangkan, bermain bersama anak menyenangkan, mainan berserakan di rumah itu normal, dapur yang berantakan itu biasa saja, dan ibu yang ngomel itu bukan gak bersyukur tapi ya memang hanya manusia biasa... 😆😆😆




Salah satu kegiatan yang sering saya bagikan adalah kegiatan memasak bersama anak-anak. Hampir setiap hari kami membuat makanan bersama. Kami sudah pernah membuat pop corn, pudding, jagung rebus, ubi ala Thailand, kolak, burjo, cilok, cimol, pempek, stik keju, brownies, bakwan sayur, dan masih banyak lagi. Awalnya mereka hanya membantu memetiki sayuran hijau, di lain kesempatan anak-anak mulai saya libatkan saat membentuk adonan, dan sekarang mereka sudah naik kelas jadi mencampur bahan yang sudah disiapkan. 

Sunday, April 29, 2018

Tutorial Bubble Snake

Anak-anak kami tidak pernah menolak jika ditawari bermain air, gelembung (bubble), dan permainan kotor-kotoran lainnya (messy play). Hampir setiap pagi atau sore hari sebelum mandi, kami bermain kotor-kotoran atau basah-basahan. Buat apa? Kalo lagi bener saya akan jawab, buat menstimulasi sensory anak-anak. Kalo lagi iseng saya akan jawab, biar anak-anak gak nolak kalo diajak mandi wuehehehe...

Salah satu permainan kotor-kotoran yang disukai anak-anak kami adalah bubble snake (ular busa). Permainan bubble snake ini adalah permainan diy pertama yang saya buat untuk anak-anak. Alhamdulillah saya memilih bikin ini ya waktu pertama kali bikin diy mainan. Soalnya langsung berhasil, anak-anak sukaaaaa banget dan bikinnya pun super mudah. Coba kalo pas pertama bikin saya bikinnya finger paint yang pake acara dimasak dulu. Ooooowwwwhh itu super rempong dan besar kemungkinan gagalnya. Kalo gagal, bisa-bisa saya jadi males bikin mainan untuk anak-anak 
Beberapa hari yang lalu saya lihat kakak kelas saya bikin bubble snake juga. Tapi ia mengganti nama permainan ini menjadi "permainan belalai busa". Menurut saya nama belalai busa jauh lebih cocok dari nama ular busa. Kan soalnya gelembungnya pas ditiup lebih mirip belalai di wajah ya dari pada ular ngegigit mulut 

Jadi apapun namanya mau bubble snake atau belalai busa, ini dia tutorial membuatnya

Alat dan bahan
- botol bekas
- karet gelang
- kaos kaki
- cutter
- mangkuk berisi air putih
- sabun cuci piring cair, bisa juga pakai sabun mandi anak biar sekalian mandi dan busanya gak pedih di mata.

Cara membuat
1. Potong botol menjadi dua bagian atas dan bawah.

2. Buang bagian bawah botol dan juga tutup botolnya. Kita hanya butuh bagian kepala botol.

3. Masukkan kaos kaki ke bagian ujung kepala botol.

4. Pasang karet gelang untuk menjaga kaos kaki tidak bergerak dari botol.
5. Sekarang kita membuat cairan sabunnya. Masukkan sabun cair ke dalam mangkuk berisi air putih. 
Selesai

Cara bermainnya
- Celupkan kaos kaki yang sudah diikat ke botol hingga basah semua kaos kakinya. Pastikan mulut botol tidak terkena air sabun
- angkat botol dan kaos kaki dari mangkuk lalu tiup mulut botol hingga keluar gelembung yang panjang menyerupai belalai



Bagaimana ibu-ibu, mudah bukan membuatnya? (baca pakai nada bu sisca )

Sunday, April 22, 2018

Wanita dan Hormon


Saya dulu pernah berpikir wanita dan hormon itu cuma teori berlebihan. Soalnya kalau lagi mens, saya cuma merasakan sakit perut. Lalu sakit perut aka sumilangeun ini bikin saya jadi cranky, emosi, marah-marah. Jadi bukan karena hormon trus tiba-tiba marah. Saya pikir saya marah ya karena badan saya sakit. Orang sakit tuh sengol bacok. Diganggu dikit dia emosi. Iya kan? 😆 (Padahal sakitnya juga karena hormon ya hahaha... dasar pinter 😌)


Thursday, April 12, 2018

5 Ide Mainan Anak dari Kertas Origami


Kertas origami di tempat kami dijual dengan harga bervariasi, sekitar Rp4.000,- hingga Rp15.000,- per paketnya. Harga origami yang berbeda ini tergantung ukuran dan jenis kertas. Yang jelas kertas origami ini masih sangat terjangkau. Kami menyetok kertas origami di rumah selama dua bulan terakhir ini. Dan dari pengalaman kami selama dua bulan ini berikut ide bermain dengan kertas origami.

Wednesday, April 11, 2018

9 Akun Instagram Inspiratif Versi desniutami.com

Kita bisa belajar dari mana saja. Bisa dari bangku sekolah, dari ikut kelas singkat, dari buku, ikut kajian ilmu, majelis taklim, kejadiaan sehari-hari bahkan bisa dari instagram. Ilmu tidak melulu soal matematika. Ilmu bisa berbentuk nasihat pernikahan dari pakarnya, nasihat mendidik anak dari ibu beranak 5, cara membuat kerajinan penghias rumah, cara membuat sabun cuci ramah lingkungan dll.

Saya sangat tertarik dengan hal-hal yang berbau DIY, berkebun, recycle, masak, mainan anak dan parenting. Sehingga halaman timeline dan explore akun sosmed saya isinya gak jauh-jauh dari hal di atas. Dan inilah 9 akun instagram yang saya anggap kreatif dan inspiratif tempat saya menemukan banyak ilmu baru dan hikmah.

Saturday, March 31, 2018

Tips Agar Anak Suka Makan Sayur Bersama So Good Chicken Nugget

Dulu sebelum menikah saya tidak bisa membedakan apa itu jahe, lengkuas, kencur, dan kunyit. Awal menikah dan mulai tinggal berdua dengan suami adalah masa paling berat dalam sejarah dapur keluarga kami. Masakan saya kacau, kalau gak keasinan ya gak ada rasa. Dulu saya masak tumis kangkung bisa menghabiskan waktu satu jam, itu pun masih perlu baca resep di internet. Sering kali saya masak ayam goreng dan hasilnya zonk, bagian dalam ayam masih mentah, berdarah. Merinding sendiri saya mengingatnya.


Friday, March 9, 2018

Pilihan Frame Kacamata di Optik Tunggal || Tips Memilih Kacamata Untuk Wanita Berhijab


lensa kacamata berkualitas
Kacamata dari Optik Tunggal

Pilihan Frame Kacamata Berkualitas di Optik Tunggal -  Saya memutuskan berhijab di tahun 2007, saat itu akhir kelas 10 SMA. Artinya saat saya mulai berhijab, saya masih abege centil yang kebanyakan gaya. Jadi walau berhijab saya masih ingin terlihat modis. Sayangnya karena malas dan gak pede-an plus tuntutan sekolah, ya gaya hijab saya sangat sederhana - menjulur menutup dada, itu-itu saja. Keinginan tampil modis itu jauh, Jendral! haha.. Apalagi di tahun 2007 masih lumayan jarang anak SMA berhijab. Hijab masih identik dengan kesan tua. Biasanya wanita yang memakai hijab cuma dua golongan, anak kuliahan atau ibu-ibu. Tua banget kaaaaan.. Akibatnya agar tetap mencerminkan pribadi saya yang muda dan enerjik, saya rajin melengkapi gaya hijab saya dengan aksesoris warna-warni.

Tahun 2009 keinginan tampil modis itu diuji lagi. Karena sering menonton televisi keseringan membaca, mata saya menderita miopia alias rabun jauh. Selain wajah yang sudah boros dari sananya dan hijab yang membuat saya tampak tua, saya juga harus menggunakan kacamata. Huwaaaa.. makin tua deh.

5 Trend Kacamata Wanita 2018 di Indonesia

Dahulu kacamata hanya berfungsi sebagai alat bantu pengelihatan. Sekarang fungsi kacamata mulai bertambah seperti pelindung dari cahaya (sunglasses) dan sebagai aksesoris fashion. Berikut adalah 5 trend kacamata wanita di tahun 2018.

Hanya Orang Berkacamata yang Tau 10 Masalah Ini

Orang berkacamata itu sering dinilai pintar, berkharisma, rajin membaca, berpengetahuan luas, kaku dll. Tapi tau kah kamu kalau orang berkacamata mengalami permasalahan-permasalahan ini hampir setiap hari?

konon kacamatanya Afgan menaikkan level kegantengannya 😎

Thursday, March 8, 2018

Pengalaman Membeli Kacamata Di Optik Tunggal

Alhamdulillah beberapa bulan lalu diberi kesempatan untuk mengganti kacamata. Yang bikin senang itu kami punya platform ganti kacamata gratis dari kantor suami. Kalau ganti frame kami boleh mengganti setiap dua tahun sekali, sedangkan untuk lensa boleh setahun sekali. Dan kami sebagai orang yang tidak akan menyia-nyiakan kesempatan, kami memanfaatkan platform penggantian frame kacamata ini sebaik-baiknya. Mengingat harga frame kacamata berkualitas itu mahal sodara-sodara.

pilihan frame kacamata di optik tunggal


Kenapa harus pakai frame kacamata berkualitas? Kenapa gak beli frame murah yang dijual di online shop? Ini dia alasannya

Tuesday, March 6, 2018

Cerita Pernikahan : Gamer yang Sayang Anak Istri

Suamiku gamer yang serius. Terlihat dari seperangkat komputer miliknya dengan spek khusus gaming. Tapi itu dulu, sebelum ia menikahiku.

Foto dari facebook suami, captionnya "GAMING GEAR" wew 😐

Setelah menikah semua peralatan gamenya dijual. Sejak tinggal bersama, aku bahkan tidak pernah melihatnya bermain "game". Dari 6 tahun pernikahan kami, aku hanya pernah melihatnya bermain flappybird dan duel otak. Sungguh deh itu juga bukan masuk kategori game berat 

Friday, February 23, 2018

Tutorial : Ubah Tampilan Sendal Jepitmu Jadi Lebih Cantik

DIY Flip Flops aka kreasikan sendiri sendal jepitmu
Selama setahun tinggal di Pekanbaru, sendal jepit saya sudah putus dua kali. Akhirnya bulan kemarin mau gak mau saya harus beli lagi sendal jepitnya. Saya beli yang standar aja, sendal merk sky way yang harganya pas sepuluh ribu.


Sebagai orang yang kreatif alias kere tapi aktif atau keren dan aktif 😂 saya gatel gitu liat sendalnya polosan. Cari-cari ide di pinterest eh nemu banyak banget yang kreasiin sendal jepitnya. Bule nyebut sendal jepit dengan sebutan sandals atau flip flops. Kreasinya macem-macem, ada yang di buang talinya lalu diganti pakai tali lain, sampai ada yang bikin sendalnya jadi macem sendal gladiator. Itu lho yang talinya ngelilit sampe betis.

Thursday, February 15, 2018

Tutorial Menjahit Gamis Anak dan Bagi-Bagi Pola Gratis



Salah satu yang mendasari kenapa saya akhirnya belajar menjahit adalah keinginan saya untuk bisa bikin baju sendiri untuk anak-anak kami. Terlepas dari harga baju anak-anak yang UWOW banget, yang kadang harganya sama kayak baju orang tuanya, saya ingin bisa menjahit agar anak-anak kami memakai pakaian yang nyaman tapi juga cantik. Saya juga ingin mereka berpenampilan layaknya anak kecil, bukan seperti orang dewasa yang diciutkan. Saya gak mau anak-anak pakai high heels, anak-anak pake baju ala gadis-gadis abege yang lagi hits. Intinya pengen baju yang nyaman, simple dan cantik.

Monday, February 12, 2018

Rasanya Punya 3 Balita di Rumah, Tanpa ART Tanpa Baby Sitter

Dari judulnya aja kita udah tau ya postingan ini udah pasti curhatan doang hihihi.. So be prepare! 😂
Dan tambahan saya menghargai semua pilihan. Nikah muda atau menunda, bekerja atau di rumah, pakai baby sitter/art atau tidak, punya anak jarak usia dekat atau jauh dll. Selama kita semua mempertangungjawabkan pilihan kita, maka kita wajib menghormati. 😊


Friday, January 12, 2018

Ayo Jahit Jilbab dan Pashminamu Sendiri (Tutorial Menjahit Kelim Tepi Jilbab Tanpa Sepatu Kelim)

Assalamu'alaykum..

Sekarang ya, harga jilbab mahal-mahal banget lho. Beda banget sama waktu aku masih kuliah. Dulu beli selembar jilbab paling mahal dua puluh ribu rupiah. Itu dapet yang bahan satin jaguar, tebel gak nerawang. Sekarang, dua puluh ribu dapetnya jilbab paris yang tipis bin nerawang. Apalagi kalau jilbab yang judulnya "signature scraft" udah tuh harganya paling murah seratus lima puluh ribu rupiah. Itu mah dapet gamis katun jepang di samarahshop hahaha...

Jahit tepi pada jilbab kualitas butik

Pernah aku coba-coba intip akun hijab yang hits, yang kalo launching produk, belum sampe satu jam udah sold out ribuan jilbab. Itu harganya gak dua puluh ribu lho selembarnya. Sekitar delapan puluh sampai seratus ribu untuk varian segiempatnya. Subhanallah. Dari sinilah aku mulai nyoba-nyoba bikin jilbab sendiri. Ternyata bikin jilbab sendiri lebih murah lho. Dan mudah pun.

Kalau mau bikin jilbab sendiri, yang paling penting tentukan ukuran jilbab yang kamu mau dan bahan jilbab yang mau kamu pakai. Aku biasanya kalau mau bikin jilbab, berkelana dulu di olshop jilbab. Biar tau bahan kain apa nih yang lagi hits, yang bagus dan cucok. Setelah menentukan kedua itu baru deh finishing, yaitu menentukan nasib tepian kain yang bakal jadi jilbab ini.

Temenku yang punya usaha jilbab pernah bilang, ada perbedaan mendasar banget antara jilbab kualitas butik dengan jilbab biasa. Apa coba? Jahitan tepinya. Jika jilbab biasa hanya diobras mini alias dineci tepi jilbabnya, jilbab kualitas butik dijahit kelim dibagian tepinya. Sehingga hasilnya lebih rapi. Obras mini atau neci pada jilbab berisiko benang cepat mbrudul.

Nah ternyata jahit tepi jilbab dengan menggunakan mesin jahit ini ada alat khususnya lho, namanya sepatu kelim.




Aku baru tau, ternyata menjahit tepi dengan bantuan sepatu kelim ini tidak gampang lho. Butuh keahlian dan pengalaman khusus. Bagi pemula sepertiku, memakai sepatu kelim ini sungguh menguras emosi. Aku bisa lebih banyak stressnya dari pada menjahitnya hihi.. Alhamdulillah beberapa waktu lalu aku menemukan cara menjahit tepi jilbab tanpa bantuan sepatu kelim. Caranya ternyata mudaaaah dan simple banget. Nih aku sudah bikin video tutorialnya. Dilihat yuk!



Oh iya biasanya kalau mau bikin jilbab segiempat sendiri, kita butuh kain dengan ukuran 115 x 115 cm hingga 130 x 130 cm. Sedang untuk pashmina, kamu bisa bikin varian 180 x 75 cm, 180 x 80 cm atau 200 x 85 cm. Kalau bikin jilbab sendiri kita bisa berhemat hingga setengah harga jilbab elit di pasaran.

Gimana? Tertarik bikin jilbabmu sendiri?

ps : kalo videonya bermanfaat jangan lupa kasih like dan share videonya, kalau penasaran sama upload-an video lainnya silahkan disubscribe channelnya. Terima kasih..