Fun Cooking with Kids : Sate Kerbau dengan Skippy Peanut Butter

Saya sering membagikan cerita keseharian saya bersama tiga anak di rumah lewat social media terutama Instagram. Bukan untuk pamer, apalah yang mau dipamerkan dari riweuhnya beraktivitas bersama anak-anak 😅. Saya ingin berbagi energi positif bahwa menjadi ibu itu menyenangkan, bermain bersama anak menyenangkan, mainan berserakan di rumah itu normal, dapur yang berantakan itu biasa saja, dan ibu yang ngomel itu bukan gak bersyukur tapi ya memang hanya manusia biasa... 😆😆😆




Salah satu kegiatan yang sering saya bagikan adalah kegiatan memasak bersama anak-anak. Hampir setiap hari kami membuat makanan bersama. Kami sudah pernah membuat pop corn, pudding, jagung rebus, ubi ala Thailand, kolak, burjo, cilok, cimol, pempek, stik keju, brownies, bakwan sayur, dan masih banyak lagi. Awalnya mereka hanya membantu memetiki sayuran hijau, di lain kesempatan anak-anak mulai saya libatkan saat membentuk adonan, dan sekarang mereka sudah naik kelas jadi mencampur bahan yang sudah disiapkan. 



Berantakan gak dapurnya? Oh tentu saja? Marah gak kalo berantakan? Enggak sih sejauh ini. Saya bahkan santai saja kalau tangan, baju, muka, rambut dan seluruh tubuh mereka kotor. Kan katanya “gak kotor, gak belajar”. Berantakan itu biasa, tinggal dibereskan, ajak anak saat membereskan sisa kegiatannya, agar anak belajar bertanggung jawab. Yang istimewa itu ilmu yang mereka bisa ambil saat memasak bersama. 
 
Salah satu karya masak bersama anak-anak, singkong Thailand dengan fla susu coklat 😆

Apa sih yang dipelajari anak-anak saat memasak bersama? Ini beberapa manfaat memasak bersama anak

- Anak akan belajar tentang proses, bagaimana suatu makanan tersedia dari sebelumnya tidak ada. Dari sini anak-anak juga belajar tentang menghargai makanan dan juga belajar sabar mengikuti prosesnya.

- Meningkatkan wawasan anak. Anak-anak belajar tentang cara membuat makanan, apa nama bahannya, apa nama prosesnya dll. 

- Memasak juga salah satu cara mudah menstimulasi indra anak lho. Membaui bumbu masakan, mencicipi masakan, menyentuh adonan, membentuk adonan adalah contoh stimulasi sensori anak. 

- Bagi anak yang baru belajar berbicara, kegiatan memasak bisa menjadi stimulasi bahasa untuknya. 

- Anak menjadi percaya diri

- Anak belajar tentang pola makan sehat  

- Buat ibu-ibu yang anaknya sering GTM (gerakan tutup mulut alias ogah makan) coba deh ajak anak terlibat dalam proses membuat makanannya. Mulai dari berbelanja, membersihkan, memotong, memasak hingga menyajikan. Anak yang terlibat dalam proses memasak makanannya sendiri, akan lebih lahap makannya. 

- Anak belajar bekerja sama dalam tim

- ikatan (bonding) antara ibu dan anak jadi semakin kuat. 

- Anak belajar bertanggung jawab. Anak jadi terbiasa dengan pekerjaan domestik dan masih banyak lagi manfaat kegiatan memasak bersama anak ini.


Kemarin saat belanja mingguan, saya menemukan daging kerbau di supermarket. Harganya murah hanya 80 ribuan per kilogramnya. Lumayan kan ya, bisa jadi pengganti daging sapi yang per kilogramnya bisa mencapai 130 ribuan. Sempat bingung mau diolah jadi apa daging kerbau ini. Lalu muncul ide bagaimana kalau daging kerbau ini diolah menjadi salah satu menu makan kesukaan anak-anak, sate! Anak-anak sangat suka sate, mau sate ayam, sate kambing, sate sapi, bahkan sate rusa pun mereka suka. Mau kuah kacang, kuah kecap bahkan tidak berkuah seperti sate taichan pun mereka suka. 😋😋😋

Agar lebih unik lagi, kali ini kita akan memasak satenya dengan bumbu special yaitu Skippy Peanut Butter. Bener-bener unik ya. Belum pernah kan makan sate pake selai kacang hihi.. Biasanya Selai Kacang Skippy cuma dipakai untuk olesan roti atau topping kue, nah kali ini ayo kita coba berkreasi dengan Skippy Peanut Butter ini. 





Siapkan bahan

SATE :
- 500 gram daging kerbau potong dadu
- Nanas secukupnya

Bumbu halus sate :
- 4 siung bawang merah
- 7 siung bawang putih
- 1 sdm ketumbar
- 1 iris jahe
- 1 ruas lengkuas
- 2 sdm gula merah sisir
- 1 sdm garam
- Air asam jawa secukupnya

Anak-anak lagi mencampurkan bumbu halus

Cara membuat sate
- Kita lembutkan dagingnya terlebih dahulu dengan cara blender/parut nanas hingga halus, lalu campurkan dengan daging, aduk. Diamkan 10 menit. Lalu cuci sampai bersih.

- Haluskan semua bumbu halus lalu tuang ke dalam daging yang sudah dicuci tadi. Diamkan 30 menit hingga meresap.

- Bakar sate

KUAH SATE
- 1 buah cabai (biar anak-anak mengenal cabai)
- 2 siung bawang putih 
- 3 sendok full Skippy Peanut Butter Creamy
- Air secukupnya
- Kecap manis
- Minyak untuk menumis

Cara membuat kuah sate
- Haluskan bawang putih dan cabai
- Tumis bumbu halus
- kecilkan api, masukkan Skippy Peanut Butter Creamy
- tambahkan air hingga kekentalan yang diinginkan
- tambahkan kecap manis

Sajikan sate bersama kuah sate



Kalau mau lebih jelas lihat cara masaknya dan keseruan masak bersama anak-anak, yuk lihat video ya..

Kenapa berani sekali bikin kuah sate dari Skippy Peanut Butter? Soalnya saya sering lihat video masak orang luar negeri, mereka menggunakan peanut butter untuk bumbu masakan. Ada yang menambahkan peanut butter pada salad, pada smoothies, pada pasta, bahkan pada tumisan ayam. Jadi saya pikir bakal seru nih kalau bumbu sate, makanan khas Indonesia pakai peanut butter. Dan ternyata enak banget lho. Kuah sate Skippy ini habis dicemilin sama anak-anak hihi.. Dan karena dia creamy teksturnya jadi mudah meresap di satenya. Saya sempat mencoba menambahkan kuah sate yang lebih encer saat memanggang, hasilnya jadi enaaaaak banget. 


Saya pikir rasa manis dari gula yang ada di selai Skippy akan mengganggu rasa satenya, ternyata selai Skippy rasanya gak manis lebay lho. Malah lebih ke gurih. Kayak rasa kacang goreng tumbuk aja gitu. Jadi cocok nih dijadikan kuah batagor, kuah cilok, bahkan bumbu rujak. Ide bagus nih kalo ada persediaan Skippy buat bulan puasa nanti. Jadi gak perlu buang-buang waktu beli kacang, goreng, ngulek sampe pegel lagi deh, praktis banget! Lebih baik waktunya dialihkan untuk ibadah atau mungkin ngeblog berbagi manfaat. 😉

Varian Skippy (sumber gambar : Blogger Perempuan)

Selain varian creamy, masih ada empat varian Skippy Peanut Butter. Ada varian chunky yang punya potongan kacang asli di dalam selainya, ada varian rasa chocolate, grape dan strawberry. Jadi penasaran nih nyobain varian rasa lainnya buat dikreasikan jadi makanan bersama anak-anak. So this is how I enjoy my SKIPPY Peanut Butter, kalau kamu gimana?



Artikel ini diikutsertakan dalam lomba blog yang diselenggarakan oleh Blogger Perempuan dan Praxis sebagai perwakilan SKIPPY® Peanut Butter Indonesia.

You Might Also Like

6 comments

  1. Wah daging kerbau ft selai skippy gimana ya rasanya. hehe. Apalagi aku belum pernah makan daging kerbau. Bikin penasaran hehe. Selai skippy juga blm pernah tau sebelumnya...

    ReplyDelete
    Replies
    1. kalo di pekanbaru sini katanya resto padang masak rendang pake daging kerbau lho..

      Delete
  2. Wah.. Saya belum pernah merasakan sate kerbau. Apalagi dimakan pakai kuah sate skippy, jadi penasaran ingin coba juga resepnya.

    ReplyDelete

Terima kasih sudah membaca, silakan tinggalkan komentar di tulisan ini