Food Preparation : Cara Menyimpan Bahan Makanan di Kulkas


Awal tahun 2016 saya dikenalkan oleh seorang teman (thanks to Cipi) dengan metode menyimpan bahan makanan di kulkas. Saya antusias banget kala itu karena saya tipikal orang yang belanja seminggu sekali dan biasanya di hari ke enam sayuran saya udah busuk jadi saya tetep harus ke warung sayur lagi buat beli sayuran. Sungguh tidak efektif dan tidak efisien. Makanya saya senang sekali waktu tau ada cara menyimpan bahan makanan terutama sayuran agar tidak cepat busuk. Sangking senangnya sampai saya abadikan di blog

Baca : Tips Menyimpan Sayuran Hijau di dalam Kulkas


Lalu tahun di akhir tahun 2017 di instagram mulai ramai foto-foto food preparation. Food preparation ini kita artikan metode penyimpanan bahan makanan di kulkas agar bahan makanan lebih awet, lebih hemat waktu saat memasak (karena bahannya sudah siap), menghindari kemubaziran serta mengurangi sampah rumah tangga. Karena sampah terbesar di dunia dihasilkan oleh rumah tangga, bukan sisa makanan di resto atau kondangan. Biasanya orang melakukan food preparation setelah belanja kebutuhan dapur untuk tiga hari sampai satu minggu.

Tapi hal yang paling penting dalam food preparation bagi saya adalah menentukan menu untuk seminggu. Dari menu inilah saya jadi tau bahan apa yang harus saya beli dan persiapkan. Membuat menu seperti ini membantu menghemat waktu pusing-pusing mau masak apa hari ini. Membuat menu juga membantu kita untuk fokus berbelanja hal-hal yang memang diperlukan bukan laper mata malah dibeli semua. Kita jadi lebih hemat dan menjauhi kemubaziran.

Apa saja sih yang dilakukan saat mempersiapkan bahan makanannya (food preparation)? Yang dilakukan adalah menyimpan bahan makanan setelah diberi perlakuan khusus seperti dipetik daunnya, dipotong batangnya, diganti airnya, dicuci, dipisahkan dll di wadah bahan makanan (food container). Food container yang dipakai untuk food preparation ini ada banyak jenis. Tapi yang paling populer adalah dari merk frenzy, ikea pruta, tupperware, komax biokips dll.

Inilah kenapa metode food prep ini sangat menghemat waktu saat hendak memasak. Misalnya mau masak sayur kangkung biasa habis waktu 30 menit karena harus petik-petik dulu, nah dengan metode food prep masak kangkung bisa paling lama cuma 10 menit. Lumayan lho hemat waktu. Buat IRT macam saya ini, hemat efektif dan efisien mengerjakan pekerjaan domestik sama dengan punya waktu lebih banyak untuk upgrade diri, mengerjakan hal lain.

Dalam food preparation ini ada banyak sekali metode berbeda yang digunakan. Ada yang sayurnya dicuci dulu, ada yang disimpan dengan tissu masak, ada yang disimpan dengan kain. Jadi wajar sekali  jika ada perbedaan cara menyimpan makanannya. Nah kemarin saya sempat membuat video food preparation ala keluarga kami. Di dalam video ini ada cara menyimpan toge, tahu, cabe, selada, kangkung, sayur sop (wortel, tomat, daun bawang seledri, kol), ikan, udang, ayam dan daging merah. Kalau ada perbedaan metode food prep saya dengan yang lainnya harap maklum ya. Yuk ditonton videonya


Semoga bermanfaat 💜


You Might Also Like

2 comments

Terima kasih sudah membaca, silakan tinggalkan komentar di tulisan ini